Bahasa Jerman sering keburu dicap sebagai bahasa yang kaku, serius, bahkan terdengar galak di telinga. Padahal, kalau kamu benar-benar ngulik lebih dalam, bahasa ini justru punya banyak keunikan yang bikin geleng-geleng kepala sekaligus nagih buat dipelajari.
Kalau dengar bahasa Jerman, kebanyakan orang langsung mikirnya satu negara: Jerman. Padahal faktanya, bahasa Jerman itu dipakai secara resmi di beberapa negara lain di Eropa. Bahkan, jumlah penutur bahasa Jerman sebagai bahasa ibu termasuk salah satu yang terbanyak di Uni Eropa.
Belajar bahasa Jerman itu nggak cuma soal hafal kosakata dan ngerti grammar doang. Salah satu skill penting yang bikin bahasa kita terasa hidup adalah gimana cara nge-respond lawan bicara dengan natural. Salah satunya pas kita lagi ngobrol dan pengen bilang, “Oh, aku ngerti kok!”
Kalau ngomongin belajar bahasa asing, salah satu hal paling basic tapi penting banget buat dipelajari itu adalah… warna! Kedengarannya sepele sih, tapi percaya deh, nama warna itu kepake di banyak situasi sehari-hari.
Belajar bahasa asing itu ibarat naik roller coaster. Awalnya bikin deg-degan, pusing mikirin kosakata yang aneh-aneh, terus lama-lama jadi nagih […]
Halo, teman-teman! Lagi kepikiran buat kuliah, kerja, atau bahkan pindah ke Jerman? Atau mungkin cuma pengen jalan-jalan keliling Eropa dengan […]
Belajar bahasa asing, khususnya bahasa Jerman, menjadi sebuah investasi berharga, terlebih jika kamu memiliki rencana untuk melanjutkan studi, bekerja, atau […]
Bahasa Jerman adalah salah satu bahasa asing yang semakin banyak diminati oleh pelajar, mahasiswa, hingga profesional di Indonesia. Alasannya beragam: dari beasiswa pendidikan di Jerman yang terjangkau hingga peluang karier di perusahaan multinasional asal Jerman. Namun, mempelajari bahasa yang memiliki struktur gramatikal yang kompleks ini bukanlah hal yang mudah. Tak sedikit yang merasa frustrasi di tengah jalan atau tidak mencapai kemajuan signifikan meskipun telah belajar berbulan-bulan. Salah satu penyebab utamanya adalah pendekatan belajar yang kurang tepat. Tanpa disadari, banyak pelajar bahasa Jerman yang terjebak dalam pola belajar yang salah, sehingga hasil belajar menjadi tidak maksimal.