Skip to main content
persiapan gmat

Strategi GMAT Verbal Anti Ribet! Cara Cerdas Naikkan Skor Tanpa Harus Overthinking

Strategi GMAT Verbal Anti Ribet! Cara Cerdas Naikkan Skor Tanpa Harus Overthinking

Strategi GMAT Verbal Anti Ribet! Cara Cerdas Naikkan Skor Tanpa Harus Overthinking
Strategi GMAT Verbal Anti Ribet! Cara Cerdas Naikkan Skor Tanpa Harus Overthinking

Kalau kamu lagi prepare GMAT, pasti sadar banget kalau bagian Verbal Reasoning sering jadi “momok” buat banyak peserta. Bukan karena bahasanya susah banget, tapi karena soalnya bikin mikir keras, muter-muter, dan sering menjebak. Banyak yang ngerasa udah belajar lama, tapi skor verbal tetap stagnan.

Padahal, kunci utama GMAT Verbal itu bukan cuma hafal grammar atau jago bahasa Inggris, tapi juga soal strategi. Kalau kamu tahu cara mainnya, kamu bisa ngerjain soal dengan lebih santai, cepat, dan minim drama.

Nah, di artikel ini, kita bakal bahas tuntas strategi GMAT Verbal yang efektif, mulai dari memahami jenis soal, teknik ngerjainnya, sampai tips latihan biar skor kamu makin naik. Jadi, baca sampai habis ya, karena semuanya bakal kepake banget buat persiapanmu.

Baca juga: Skor GMAT! Cara Bacanya, Strateginya, dan Tips Biar Nilaimu Makin Ngebut

Kenapa GMAT Verbal Itu Penting Banget?

Sebelum masuk ke strategi, kita perlu paham dulu kenapa bagian verbal ini krusial. Di GMAT, skor Verbal punya pengaruh besar terhadap skor total.

Banyak kampus bisnis top dunia yang memperhatikan bagian ini karena Verbal dianggap mencerminkan:

  • Kemampuan berpikir kritis
  • Logika dalam membaca teks
  • Ketelitian dalam memahami informasi
  • Cara menyusun argumen
  • Kemampuan komunikasi akademik

Artinya, nilai Verbal bukan cuma soal bisa bahasa Inggris, tapi juga soal cara berpikir kamu. Jadi, kalau mau tembus sekolah bisnis favorit, bagian ini nggak boleh disepelekan.

Kenalan Dulu dengan Tiga Jenis Soal GMAT Verbal

Supaya strateginya tepat sasaran, kamu harus tahu dulu “lawan” kamu. Di GMAT Verbal, ada tiga tipe soal utama.

1. Reading Comprehension (RC)

Ini adalah soal membaca teks panjang lalu menjawab beberapa pertanyaan.

Biasanya ngetes:

  • Ide utama bacaan
  • Detail penting
  • Kesimpulan
  • Tujuan penulis
  • Nada tulisan

Teksnya bisa tentang sains, ekonomi, sejarah, sampai topik abstrak. Kadang bikin ngantuk, tapi tetap harus fokus.

2. Critical Reasoning (CR)

Di sini kamu bakal dikasih argumen, lalu diminta:

  • Menguatkan argumen
  • Melemahkan argumen
  • Menarik kesimpulan
  • Menemukan asumsi
  • Mengevaluasi logika

Soal ini lebih ke main logika daripada sekadar bahasa.

3. Sentence Correction (SC)

Ini soal grammar, struktur kalimat, dan gaya bahasa.

Biasanya kamu diminta milih versi kalimat yang:

  • Paling benar secara tata bahasa
  • Paling jelas
  • Paling efektif
  • Paling logis

Nah, dari tiga tipe ini, masing-masing butuh pendekatan berbeda.

Mindset Dulu: Jangan Kejar Sempurna, Kejar Konsisten

Banyak peserta GMAT yang gagal bukan karena nggak pintar, tapi karena mindset-nya salah.

Beberapa mindset yang perlu kamu ubah:

❌ “Aku harus ngerti semua kata di bacaan.”
❌ “Aku harus jawab semua soal dengan benar.”
❌ “Kalau ragu, berarti aku gagal.”

Ganti dengan ini:

✅ “Aku fokus ke ide utama.”
✅ “Aku maksimalkan peluang benar.”
✅ “Ragu itu normal, yang penting strategis.”

GMAT itu bukan ujian sempurna-perfeksionis, tapi ujian strategi dan manajemen waktu.

Strategi Reading Comprehension Biar Nggak Tersesat

Reading Comprehension sering bikin peserta capek duluan sebelum jawab soal. Padahal, ada cara biar tetap efisien.

1. Jangan Baca Kata per Kata

Kesalahan paling umum adalah baca terlalu detail.

Yang harus kamu lakukan:

  • Fokus ke ide utama tiap paragraf
  • Tangkap alur logika
  • Perhatikan kata transisi (however, therefore, although)

Bayangin kamu lagi ngerangkum bacaan di kepala.

2. Gunakan Teknik Mapping

Setelah baca, coba bikin “peta” mental:

  • Paragraf 1: pengenalan topik
  • Paragraf 2: pendapat utama
  • Paragraf 3: contoh
  • Paragraf 4: kesimpulan

Dengan mapping ini, kamu nggak perlu baca ulang panjang-panjang.

3. Jawab Berdasarkan Teks, Bukan Perasaan

Di RC, jawaban yang benar selalu didukung teks. Kalau ada jawaban yang “kayaknya benar” tapi nggak ada di bacaan, skip. Ingat: GMAT nggak peduli opini kamu.

Baca juga: Ini Dia Persiapan GMAT dari Nol sampai Siap Tempur!

Strategi Critical Reasoning: Main Logika, Bukan Tebak-tebakan

Critical Reasoning itu kayak main puzzle. Kalau kamu tahu polanya, jadi lebih gampang.

1. Temukan Struktur Argumen

Setiap soal CR pasti punya:

  • Premis (fakta)
  • Kesimpulan
  • Asumsi

Tugas kamu: cari hubungan antara ketiganya.

Biasanya kesimpulan ditandai dengan kata:

  • Therefore
  • Thus
  • Hence
  • So

Kalau ketemu ini, fokus di situ.

2. Cari Celah Logika

Banyak argumen GMAT punya “bolong”.

Contoh:

“Penjualan naik, berarti iklan berhasil.”

Belum tentu, kan? Bisa aja karena faktor lain. Nah, kamu harus peka sama celah kayak gini.

3. Baca Pertanyaan dengan Super Teliti

CR punya banyak tipe soal:

  • Strengthen
  • Weaken
  • Assumption
  • Inference
  • Evaluate

Strateginya beda-beda. Salah baca tipe soal = salah jawab. Biasakan tandai dulu: ini soal mau apa sih?

Strategi Sentence Correction: Kuasai Pola, Bukan Hafalan

Sentence Correction sering bikin panik karena banyak pilihan mirip. Tapi sebenarnya bisa ditaklukkan.

1. Fokus ke Error Paling Umum

Beberapa kesalahan yang sering keluar:

  • Subject-verb agreement
  • Parallel structure
  • Verb tense
  • Pronoun reference
  • Modifier

Kalau kamu hafal pola ini, peluang benar naik drastis.

2. Jangan Terpaku ke Kalimat Asli

Kalimat awal sering salah. Jadi jangan mikir: “Kayaknya udah bener deh.” Anggap aja semua salah, tugas kamu cari yang paling tepat.

3. Pilih yang Paling Jelas

GMAT suka kalimat:

  • Ringkas
  • Logis
  • Tidak ambigu

Biasanya jawaban terpendek dan paling jelas sering menang.

Manajemen Waktu: Senjata Rahasia Skor Tinggi

Banyak yang pinter tapi skornya rendah karena kehabisan waktu. Di Verbal, kamu punya sekitar 65 menit untuk 36 soal. Artinya: Sekitar 1,8 menit per soal.

Tipsnya:
  • Jangan stuck lebih dari 2 menit
  • Kalau bingung, eliminasi lalu tebak cerdas
  • Simpan waktu buat soal terakhir

Lebih baik salah satu soal daripada kehilangan 3 soal terakhir.

Cara Latihan GMAT Verbal yang Efektif

Belajar tanpa strategi itu capek tapi hasilnya minim. Ini pola latihan yang lebih efektif.

1. Analisis Kesalahan

Setelah latihan, jangan cuma lihat skor.

Tanya:

  • Salah karena apa?
  • Grammar? Logika? Kurang fokus?
  • Terburu-buru?

Catat kesalahanmu. Itu “harta karun” buat berkembang.

2. Buat Jadwal Realistis

Contoh:

Senin: RC
Rabu: CR
Jumat: SC
Minggu: full test

Nggak perlu tiap hari 5 jam. Yang penting konsisten.

3. Simulasi Ujian

Minimal 1–2 kali seminggu, kerjain full test.

Biar kamu:

  • Terbiasa tekanan waktu
  • Latih stamina mental
  • Nggak kaget pas ujian asli

Kesalahan Fatal yang Harus Kamu Hindari

Biar nggak jatuh di lubang yang sama, hindari ini:

❌ Belajar tanpa evaluasi
❌ Fokus cuma satu tipe soal
❌ Terlalu percaya feeling
❌ Jarang latihan full test
❌ Nunda-nunda belajar

Ingat, GMAT itu marathon, bukan sprint.

Baca juga: IELTS untuk WHV Australia! Syarat, Skor Minimal, dan Strategi Lolosnya

Bangun Kepercayaan Diri Saat Tes

Mental juga ngaruh besar, lho.

Beberapa tips biar tetap pede:

  • Tidur cukup sebelum tes
  • Jangan belajar berat H-1
  • Datang lebih awal
  • Tarik napas kalau panik
  • Fokus satu soal, satu waktu

Kalau pikiran tenang, logika jalan lebih lancar.

GMAT Verbal Itu Bisa Ditaklukkan

GMAT Verbal memang menantang, tapi bukan mustahil.

Dengan:

  • Strategi yang tepat
  • Latihan terarah
  • Evaluasi rutin
  • Manajemen waktu
  • Mental yang kuat

Kamu bisa banget ningkatin skor secara signifikan. Ingat, yang sukses bukan yang paling pintar, tapi yang paling konsisten dan strategis.

Rekomendasi Kursus GMAT Terbaik untuk Hasil Maksimal

Kalau kamu pengen persiapan GMAT Verbal yang lebih terarah, didampingi tutor profesional, plus dapat strategi personal sesuai kemampuanmu, Ultimate Education bisa jadi pilihan terbaik buat kamu.

Di Ultimate Education, kamu bisa dapat:

  • Program kursus GMAT intensif
  • Bimbingan Verbal, Quantitative, dan Integrated Reasoning
  • Latihan soal terupdate
  • Simulasi ujian rutin
  • Pendampingan sampai siap tes
  • Layanan jasa penerjemah profesional untuk kebutuhan akademik dan dokumen penting

Dengan sistem belajar yang fleksibel, materi yang lengkap, dan mentor berpengalaman, persiapan GMAT kamu jadi lebih fokus, efektif, dan nggak bikin stres.

Yuk, mulai langkahmu sekarang juga bareng Ultimate Education, dan wujudkan skor GMAT impianmu dengan persiapan yang matang dan terpercaya.

Zola Azizah

Zola Azizah

Penulis di Ultimate Education

Lihat semua artikel →

Artikel Terkait

Need Help? Chat with us