
Berbicara bahasa Inggris dengan kefasihan seperti penutur asli (native speaker) adalah impian banyak pembelajar bahasa di Indonesia. Namun, mencapai tingkat kefasihan tersebut bukanlah hal yang mudah atau instan. Dibutuhkan strategi yang tepat, dedikasi, dan latihan konsisten untuk bisa berbicara dengan natural, percaya diri, dan sesuai dengan konteks budaya penutur asli. Artikel ini akan membahas delapan strategi jitu untuk membantu Anda belajar bahasa Inggris layaknya native speaker, mulai dari memilih aksen yang tepat hingga menggunakan slang dalam percakapan sehari-hari. Dengan bimbingan dari Ultimate Education, Anda juga dapat mempersiapkan diri untuk tes internasional seperti IELTS atau TOEFL untuk mendukung tujuan akademik atau profesional Anda.
Baca juga: Apakah Belajar Bahasa Inggris Menggunakan Kamus Masih Efektif?
1. Pemilihan Aksen Bahasa Inggris yang Tepat untuk Dilatih
Langkah pertama untuk berbicara seperti native speaker adalah memilih aksen bahasa Inggris yang ingin Anda kuasai. Bahasa Inggris memiliki berbagai variasi aksen yang digunakan di seluruh dunia, seperti American English, British English, dan Australian English. Setiap aksen memiliki ciri khas dalam pengucapan, intonasi, dan kosakata, sehingga penting untuk fokus pada satu aksen agar tidak membingungkan proses pembelajaran Anda.
- American English: Umum digunakan di Amerika Serikat, dengan pengucapan yang cenderung lebih santai dan vokal yang kuat.
- British English: Digunakan di Inggris, dikenal dengan aksen yang lebih formal dan pengucapan yang tajam, seperti Received Pronunciation (RP).
- Australian English: Memiliki nuansa yang unik dengan pengucapan vokal yang lebih terbuka dan intonasi yang khas.
Memilih satu aksen untuk dipelajari membantu Anda mengembangkan konsistensi dalam pengucapan dan memahami nuansa budaya yang terkait dengan aksen tersebut. Misalnya, American English sering menggunakan kata “apartment” untuk “flat,” sementara British English lebih sering menggunakan “flat.” Mencampur aksen dapat membuat Anda terdengar tidak alami dan membingungkan pendengar. Oleh karena itu, pilihlah aksen yang sesuai dengan tujuan Anda, seperti American English untuk karier di perusahaan multinasional Amerika atau British English untuk studi di Inggris.
Tips Praktis:
- Tentukan aksen berdasarkan tujuan Anda, misalnya American English untuk pasar kerja global atau British English untuk studi di Eropa.
- Gunakan sumber referensi berkualitas, seperti kursus online dari BBC Learning English (untuk British English) atau VOA Learning English (untuk American English).
- Berinteraksi dengan penutur asli melalui platform seperti Tandem atau HelloTalk untuk melatih aksen pilihan Anda.
- Gunakan aplikasi seperti ELSA Speak untuk melatih pengucapan spesifik sesuai aksen yang dipilih.
Baca juga: Pentingnya Belajar Bahasa Inggris Melalui Film maupun TV Series
2. Bergaul Akrab dengan Kamus
Kamus adalah alat penting dalam perjalanan Anda untuk berbicara seperti native speaker, terutama karena membantu Anda memahami fonetik, yaitu ilmu yang mempelajari bunyi kata. Fonetik memungkinkan Anda menguasai cara mengucapkan kata dengan benar, termasuk intonasi dan penekanan yang sesuai. Banyak kamus modern, seperti Oxford atau Merriam-Webster, menyediakan simbol fonetik (International Phonetic Alphabet/IPA) dan audio pengucapan untuk membantu Anda belajar secara mandiri.
Selain fonetik, kamus juga membantu Anda memperluas kosakata dan memahami makna konteks kata. Misalnya, kata “lead” bisa memiliki pengucapan dan makna berbeda tergantung pada konteksnya (sebagai “memimpin” atau “timbal”). Dengan memanfaatkan kamus secara rutin, Anda dapat membangun dasar yang kuat untuk berbicara dengan percaya diri.
Tips Praktis:
- Gunakan kamus online seperti Cambridge Dictionary atau Longman Dictionary yang menyediakan audio pengucapan oleh penutur asli.
- Pelajari simbol IPA untuk memahami pengucapan kata secara tepat, misalnya /æ/ untuk suara “a” dalam “cat.”
- Catat 5–10 kata baru setiap hari dari kamus dan praktikkan pengucapannya dalam kalimat.
- Gabungkan penggunaan kamus dengan aplikasi seperti Anki untuk menghafal kosakata dengan metode pengulangan terstruktur.
Baca juga: Apa itu Esai? Begini Struktur, Jenis, hingga Cara Membuat Esai dalam Bahasa Inggris
3. Intonasi dan Pelafalan
Intonasi dan pelafalan adalah dua elemen kunci untuk berbicara seperti native speaker. Intonasi mengacu pada nada atau “melodi” dalam kalimat, yang menentukan emosi atau maksud pembicara, seperti pertanyaan, pernyataan, atau penekanan. Pelafalan, di sisi lain, berfokus pada cara mengucapkan kata secara individu. Memahami intonasi terlebih dahulu membantu Anda menangkap nuansa percakapan sehari-hari, seperti penggunaan “gonna” (going to) dalam situasi informal atau “I’m not sure” dengan nada naik untuk menyatakan keraguan.
Misalnya, dalam British English, intonasi pertanyaan sering naik di akhir kalimat (“Are you coming?”), sementara dalam American English, intonasi bisa lebih datar. Dengan mempelajari intonasi terlebih dahulu, Anda dapat menyesuaikan pelafalan kata agar sesuai dengan konteks, membuat percakapan Anda terdengar lebih alami.
Tips Praktis:
- Tonton video YouTube dari penutur asli, seperti saluran English Addict with Mr Steve (British English) atau Rachel’s English (American English), untuk mempelajari intonasi.
- Latih intonasi dengan mengulang kalimat sederhana, seperti “What time is it?” dengan nada berbeda (pertanyaan vs. pernyataan).
- Rekam diri Anda saat berbicara dan bandingkan dengan audio penutur asli untuk memperbaiki pelafalan.
- Ikuti kursus fonetik online untuk memahami perbedaan suara seperti /θ/ (think) dan /ð/ (this).
Baca juga: Mengenal Lebih dalam Perbedaan Antara GMAT Test dan GRE Test
4. Memanfaatkan Buku Audio
Buku audio adalah alat yang sangat efektif untuk meningkatkan kefasihan berbicara, karena memungkinkan Anda mendengar dan meniru pengucapan penutur asli sambil mengikuti teks tertulis. Dengan mendengarkan buku audio, Anda dapat mempelajari intonasi, ritme, dan penekanan yang digunakan dalam konteks nyata, seperti cerita, dialog, atau narasi nonfiksi.
Misalnya, mendengarkan buku audio seperti “Harry Potter” dibacakan oleh penutur asli (seperti Jim Dale untuk American English atau Stephen Fry untuk British English) membantu Anda menangkap nuansa emosional dan gaya berbicara yang berbeda. Dengan membaca teks sambil mendengarkan, Anda dapat melatih pengucapan dan membangun kepercayaan diri dalam berbicara.
Tips Praktis:
- Pilih buku audio yang sesuai dengan level Anda, seperti buku anak-anak untuk pemula atau novel ringan untuk tingkat menengah.
- Gunakan platform seperti Audible atau LibriVox untuk menemukan buku audio gratis atau berbayar.
- Baca teks keras-keras setelah mendengarkan, fokus pada meniru intonasi dan kecepatan pembicara.
- Rekam suara Anda dan bandingkan dengan audio asli untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki.
5. Mendengarkan untuk Berbicara
Mendengarkan adalah kunci untuk berbicara seperti native speaker, karena Anda perlu terbiasa dengan cara penutur asli menggunakan bahasa dalam situasi nyata. Menonton film, serial TV, video YouTube, atau mendengarkan podcast memungkinkan Anda mempelajari pengucapan, intonasi, dan frasa sehari-hari yang tidak selalu diajarkan di kelas formal.
Misalnya, serial seperti “Friends” (American English) atau “The Crown” (British English) menawarkan dialog yang kaya dengan ekspresi informal dan formal. Podcast seperti “The English We Speak” dari BBC atau “All Ears English” membantu Anda memahami frasa sehari-hari dan konteks penggunaannya. Dengan mendengarkan secara aktif, Anda dapat meniru gaya berbicara dan meningkatkan kefasihan Anda.
Tips Praktis:
- Pilih konten yang sesuai dengan minat Anda, seperti komedi, drama, atau podcast motivasi, untuk menjaga motivasi belajar.
- Gunakan subtitle dalam bahasa Inggris untuk membantu memahami kata-kata baru, lalu coba tanpa subtitle untuk melatih pendengaran.
- Perhatikan gerakan bibir dan ekspresi wajah aktor untuk memahami pengucapan, seperti perbedaan “th” dalam “think” dan “this.”
- Ulangi frasa yang Anda dengar dalam konteks, seperti “What’s up?” atau “I’m good, thanks!” dalam percakapan sehari-hari.
Baca juga: Pentingnya Mengetahui Perbedaan TOEFL, IELTS, TOEIC, dan PTE
6. Berbicara dengan Jelas dan Pelan
Berbicara dengan jelas dan pelan adalah strategi penting, terutama untuk pemula. Dengan berbicara pelan, Anda memiliki waktu untuk memikirkan pengucapan yang benar, memilih kata yang tepat, dan menggunakan intonasi yang sesuai. Ini juga membantu pendengar memahami Anda dengan lebih baik, terutama jika Anda masih melatih aksen atau kosa kata.
Berbicara pelan juga memungkinkan Anda untuk fokus pada mekanika berbicara, seperti posisi lidah dan bibir untuk menghasilkan suara yang akurat. Misalnya, suara “r” dalam American English (lebih bulat) berbeda dari British English (lebih lembut). Dengan latihan yang konsisten, Anda dapat meningkatkan kecepatan berbicara tanpa mengorbankan kejelasan.
Tips Praktis:
- Latih pengucapan dengan kalimat sederhana, seperti “I’m going to the store,” dengan fokus pada kejelasan setiap kata.
- Gunakan aplikasi seperti Speechling untuk mendapatkan umpan balik tentang pengucapan Anda.
- Berlatih di depan cermin untuk memperhatikan gerakan mulut dan ekspresi wajah Anda.
- Minta teman atau mentor untuk mendengarkan dan memberikan masukan tentang kejelasan Anda.
Baca juga: Cara Mudah Membaca Kalimat Bahasa Inggris
7. Sesekali Selipkan Idiom
Idiom adalah frasa yang memiliki makna kiasan, seperti “break a leg” (semoga sukses) atau “under the weather” (sedang tidak sehat). Penutur asli sering menggunakan idiom untuk membuat percakapan lebih hidup dan ekspresif. Dengan mempelajari dan menggunakan idiom, Anda dapat membuat bahasa Inggris Anda terdengar lebih alami dan menarik.
Berikut beberapa idiom populer dan penggunaannya:
- Break a leg! – Digunakan untuk mendoakan keberuntungan, terutama sebelum pertunjukan.
- Get out of hand – Berarti situasi menjadi tidak terkendali.
- Hang in there – Berarti tetap bertahan dalam situasi sulit.
- It’s a piece of cake – Berarti sesuatu yang sangat mudah.
- Speak of the devil – Digunakan saat seseorang yang dibicarakan tiba-tiba muncul.
- Under the weather – Berarti merasa tidak sehat atau kurang bersemangat.
Tips Praktis:
- Pelajari 2–3 idiom setiap minggu dan gunakan dalam percakapan atau tulisan.
- Tonton film atau serial untuk melihat bagaimana idiom digunakan dalam konteks nyata.
- Gunakan aplikasi seperti Quizlet untuk menghafal idiom dengan contoh kalimat.
- Praktikkan idiom dengan teman atau di platform language exchange untuk memastikan penggunaan yang tepat.
Baca juga: Menganalisis dan Memahami Puisi Bahasa Inggris
8. Menggunakan Slang
Slang adalah bahasa gaul yang sering digunakan dalam percakapan informal oleh penutur asli. Menguasai slang membantu Anda terdengar lebih santai dan terhubung dengan budaya populer. Namun, slang harus digunakan dengan hati-hati, karena sering kali bersifat spesifik untuk wilayah atau kelompok sosial tertentu.
Berikut beberapa contoh slang dalam American English:
- Chill out – Berarti rileks atau tenang.
- What’s up? / Sup? – Berarti apa kabar atau apa yang sedang terjadi.
- Wheels – Merujuk pada mobil.
- No biggie – Berarti tidak masalah atau santai saja.
- Shady – Berarti mencurigakan atau tidak jujur.
Tips Praktis:
- Pelajari slang dari sumber autentik, seperti serial TV (misalnya “Brooklyn Nine-Nine”) atau lagu pop.
- Hindari menggunakan slang dalam situasi formal, seperti wawancara kerja atau email profesional.
- Gabung dengan komunitas online seperti Reddit untuk melihat slang dalam konteks percakapan nyata.
- Praktikkan slang dalam percakapan santai dengan teman atau penutur asli.
Baca juga: Membuat Pidato dalam Bahasa Inggris
9. Konsistensi dan Latihan Sehari-hari
Kunci utama untuk berbicara seperti native speaker adalah konsistensi dalam latihan. Bahasa Inggris adalah keterampilan yang membutuhkan praktik harian untuk berkembang. Bahkan 15–30 menit latihan setiap hari, seperti membaca keras-keras, menonton video, atau berbicara dengan teman, dapat membuat perubahan besar dalam beberapa bulan.
Jangan takut membuat kesalahan, karena kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Dengan terus berlatih dan mencari umpan balik, Anda akan semakin mendekati kefasihan ala native speaker.
Tips Praktis:
- Buat jadwal belajar harian, misalnya 10 menit membaca, 10 menit mendengarkan, dan 10 menit berbicara.
- Gabung dengan klub bahasa Inggris atau komunitas online untuk berlatih berbicara secara rutin.
- Gunakan aplikasi seperti Duolingo atau Babbel untuk latihan harian yang terstruktur.
- Minta umpan balik dari penutur asli atau pengajar untuk memperbaiki pengucapan dan intonasi.
Persiapan Tes Bahasa Inggris untuk Tujuan Akademik dan Profesional
Untuk mendukung tujuan akademik atau profesional Anda, seperti studi di luar negeri atau bekerja di perusahaan internasional, menguasai bahasa Inggris dan lulus tes standar seperti IELTS, TOEFL iBT, TOEFL ITP, TOEIC, PTE, atau GED adalah langkah penting. Tes-tes ini mengukur kemampuan Anda dalam berbicara, mendengar, membaca, dan menulis, serta diakui secara global oleh universitas dan perusahaan.
Ultimate Education menawarkan kursus persiapan tes yang dirancang untuk membantu Anda mencapai skor terbaik. Dengan pengajar profesional, kurikulum terstruktur, dan simulasi tes yang realistis, kami membantu Anda menguasai bahasa Inggris dan mempersiapkan diri untuk kesuksesan global.
Keunggulan Ultimate Education:
- Kursus Intensif: Program khusus untuk IELTS, TOEFL, TOEIC, dan lainnya dengan fokus pada strategi ujian.
- Pengajar Bersertifikasi: Tim pengajar berpengalaman yang telah membantu ribuan siswa mencapai skor tinggi.
- Simulasi Tes: Latihan ujian yang menyerupai kondisi asli untuk meningkatkan kepercayaan diri.
- Konsultasi Akademik: Bimbingan untuk melamar universitas atau beasiswa di luar negeri.
🎯 Mulailah perjalanan Anda menuju kefasihan bahasa Inggris bersama Ultimate Education! Hubungi kami untuk konsultasi gratis dan wujudkan impian Anda untuk studi atau karier internasional!
Kesimpulan: Berbicara seperti Native Speaker adalah Perjalanan yang Berharga
Berbicara bahasa Inggris seperti native speaker membutuhkan waktu, dedikasi, dan strategi yang tepat. Dengan memilih aksen yang sesuai, menggunakan kamus untuk memahami fonetik, melatih intonasi dan pelafalan, memanfaatkan buku audio, mendengarkan secara aktif, berbicara dengan jelas, serta menambahkan idiom dan slang, Anda dapat mendekati kefasihan ala penutur asli. Konsistensi dan latihan harian adalah kunci untuk mencapai hasil yang signifikan.
Dengan dukungan dari Ultimate Education, Anda tidak hanya akan meningkatkan kemampuan berbicara, tetapi juga mempersiapkan diri untuk tes internasional seperti IELTS atau TOEFL, membuka pintu menuju peluang akademik dan profesional di seluruh dunia. Jangan tunda lagi—mulai langkah Anda menuju kefasihan bahasa Inggris sekarang!
