
Ngikutin program Ausbildung di Jerman sering jadi impian banyak orang. Bisa belajar sambil kerja, dapat gaji, plus peluang karier jangka panjang yang jelas.
Tapi di balik semua itu, muncul satu pertanyaan klasik yang hampir pasti kepikiran oleh semua peserta Ausbildung, terutama yang lagi ngitung biaya hidup: “Kalau ambil kerja part time lagi, boleh nggak sih?”
Jawaban singkatnya, boleh. Jawaban panjangnya, boleh, tapi ada aturan main yang wajib banget kamu pahami. Kalau kamu asal gas tanpa tahu regulasi, risikonya bukan cuma capek, tapi bisa kena masalah administrasi sampai izin tinggal.
Nah, di artikel ini, kita bakal bahas tuntas soal kerja part time saat Ausbildung, mulai dari aturan jam kerja, izin yang dibutuhkan, jenis pekerjaan yang aman, sampai tips biar tetap waras secara fisik dan mental.
Baca juga: 5 Hal Absurd tapi Relate yang Pernah Dilakuin Pejuang IELTS Demi Skor 8.0+
Sekilas Tentang Ausbildung dan Realita Kehidupannya
Buat yang belum terlalu familiar, Ausbildung adalah sistem pendidikan vokasi di Jerman yang menggabungkan pembelajaran teori di sekolah kejuruan (Berufsschule) dan praktik langsung di perusahaan. Jadi kamu bukan cuma duduk di kelas, tapi juga kerja langsung sesuai bidang yang dipelajari.
Enaknya, peserta Ausbildung dapat gaji bulanan. Tapi realitanya, gaji ini belum tentu cukup untuk nutup semua kebutuhan hidup, apalagi di kota besar seperti Berlin, München, atau Frankfurt. Biaya sewa, asuransi, transportasi, dan kebutuhan harian bisa bikin dompet ketar-ketir.
Makanya, keinginan buat ambil kerja part time itu wajar banget. Tapi Jerman bukan negara yang fleksibel soal aturan imigrasi dan ketenagakerjaan. Semuanya ada regulasinya, dan itu harus dipatuhi.
Jadi, Bolehkah Kerja Part Time Saat Ausbildung?
Jawabannya tegas: BISA.
Tapi dengan beberapa syarat penting.
Sebagai peserta Ausbildung, status kamu itu bukan pekerja penuh, tapi juga bukan pelajar murni. Kamu ada di tengah-tengah, dan itu yang bikin aturannya agak spesifik. Kerja part time diperbolehkan selama tidak mengganggu Ausbildung dan tidak melanggar batas jam kerja yang ditetapkan.
Aturan Jam Kerja: Ini yang Paling Krusial
Hal pertama yang wajib kamu pahami adalah soal jam kerja. Ini bukan bisa ditawar-tawar. Peserta Ausbildung diperbolehkan bekerja part time maksimal 20 jam per minggu di luar jam Ausbildung. Artinya, jam kerja di tempat Ausbildung tidak dihitung sebagai part time tambahan.
Contohnya: Kalau kamu sudah kerja 40 jam seminggu di tempat Ausbildung, lalu ambil part time 20 jam, itu masih dianggap aman secara aturan. Tapi kalau part time-nya lebih dari itu, kamu sudah masuk zona merah.
Kalau ketahuan melanggar, konsekuensinya bisa serius:
- Teguran dari kantor migrasi
- Masalah dengan izin tinggal
- Bahkan risiko kontrak Ausbildung diputus
Jadi, jangan pernah berpikir “ah paling nggak ketahuan”. Di Jerman, data administrasi itu rapi dan saling terhubung.
Izin Itu Wajib, Bukan Opsional
Ini bagian yang sering disepelekan, padahal super penting. Sebelum ambil kerja part time, kamu harus izin ke dua pihak:
- Perusahaan tempat kamu menjalani Ausbildung
- Kantor migrasi (Ausländerbehörde)
Kenapa perusahaan Ausbildung harus tahu? Karena mereka bertanggung jawab atas performa dan kesehatan kamu selama program. Kalau part time bikin kamu keteteran, yang kena dampaknya juga perusahaan.
Sedangkan kantor migrasi perlu memastikan bahwa aktivitas tambahan kamu masih sesuai dengan visa dan izin tinggal yang dimiliki. Kerja part time tanpa izin itu ibarat main api. Sekali ketahuan, urusannya bisa panjang.
Baca juga: Program Non STEM Favorit Awardee LPDP! Jalan Karier Keren Buat Kamu
Jenis Kerja Part Time yang Paling Aman Buat Peserta Ausbildung
Nggak semua kerja part time cocok buat peserta Ausbildung. Idealnya, kamu pilih kerja yang:
- Jamnya fleksibel
- Tidak terlalu menguras tenaga
- Tidak bentrok dengan jadwal Ausbildung dan sekolah
Beberapa contoh kerja part time yang cukup populer:
- Barista di kafe atau restoran
- Staff dapur atau pelayan
- Pekerja gudang
- Mini market atau supermarket
- Cleaning service
- Kerja akhir pekan di event tertentu
Kalau kamu punya skill bahasa yang oke, peluangnya bisa lebih luas. Misalnya bantu-bantu administrasi atau kerja yang berhubungan dengan komunikasi.
Jangan Asal Ambil Kerja, Pikirkan Dampaknya
Secara teori, kerja part time itu membantu finansial. Tapi secara praktik, kamu harus jujur sama diri sendiri: kuat nggak? Ausbildung itu sendiri sudah cukup melelahkan.
Kamu harus:
- Kerja fisik atau teknis
- Belajar teori
- Adaptasi budaya
- Pakai bahasa asing setiap hari
Kalau ditambah part time tanpa manajemen waktu yang baik, efeknya bisa ke mana-mana:
- Nilai sekolah turun
- Performa kerja menurun
- Badan gampang sakit
- Mental burnout
Ingat, tujuan utama kamu di Jerman adalah lulus Ausbildung dengan baik, bukan sekadar bertahan hidup bulan ini.
Kesehatan dan Belajar Tetap Nomor Satu
Ini klise, tapi nyata.
Banyak peserta Ausbildung yang terlalu fokus cari tambahan uang sampai lupa istirahat. Padahal, kalau sampai sakit, kamu malah keluar biaya lebih besar dan performa makin anjlok.
Tips sederhana tapi penting:
- Tidur cukup, minimal 6–7 jam
- Jangan ambil shift malam terus-menerus
- Sisakan waktu buat belajar dan review materi
- Jangan ragu berhenti part time kalau sudah terasa berat
Ingat, Ausbildung itu investasi jangka panjang. Jangan dikorbankan demi keuntungan sesaat.
Baca juga: Biaya Hidup Kuliah di Malaysia Realistis Gak Sih Buat Anak Indonesia? Ini Jawabannya!
Manajemen Waktu Jadi Kunci Utama
Kalau kamu tetap ingin kerja part time, kunci suksesnya ada di manajemen waktu. Bikin jadwal mingguan yang realistis. Tandai jam kerja Ausbildung, jam sekolah, jam part time, dan waktu istirahat. Jangan isi kalender sampai penuh tanpa jeda.
Kalau perlu, komunikasikan kondisi kamu ke atasan part time. Banyak employer di Jerman yang cukup pengertian, asal kamu jujur dari awal.
Kerja Part Time Boleh, Tapi Jangan Lupa Tujuan Awal
Ausbildung bukan cuma soal kerja dan gaji. Ini tentang:
- Bangun skill
- Dapat sertifikasi
- Buka peluang kerja tetap di Jerman
- Naik level karier
Kalau part time sampai mengganggu semua itu, berarti ada yang perlu dievaluasi. Lebih baik jalan pelan tapi konsisten, daripada ngebut tapi akhirnya kelelahan dan gagal di tengah jalan.
Siapkan Diri Sejak Awal Biar Nggak Salah Langkah
Kerja part time saat Ausbildung itu bisa dan legal, asal kamu patuh aturan, tahu batasan, dan tetap memprioritaskan kesehatan serta pendidikan. Jangan cuma ikut-ikutan, tapi pahami kondisimu sendiri.
Kalau kamu sedang mempersiapkan diri ke Jerman dan ingin lolos persyaratan bahasa dengan lebih percaya diri, Ultimate Education siap bantu kamu lewat kursus dan bimbingan TestDaF yang terstruktur, plus jasa penerjemah dokumen yang rapi dan sesuai standar resmi.
Semua dipandu oleh tim berpengalaman, jadi kamu bisa fokus ke tujuan besar tanpa ribet urusan teknis. Buat kamu yang pengin persiapan maksimal dan anti salah langkah, Ultimate Education bisa jadi pilihan kursus terbaik buat nemenin langkahmu menuju Jerman.
