Back

Shazfa Adesya! Member Group No Na yang Ternyata Lulusan Kampus Top Dunia

Kadang kita suka mikir, “Bisa nggak sih anak Indonesia tembus industri hiburan internasional sambil tetap punya pendidikan kece?” Jawabannya? Bisa banget. Bukan cuma bisa, tapi udah ada buktinya.

Salah satu sosok yang bikin banyak orang ter-wow adalah Shazfa Adesya, atau yang lebih akrab disebut Shaz, member girlgroup No Na yang berada di bawah naungan 88rising, sekaligus lulusan salah satu kampus bergengsi dunia.

Yep, lengkap banget paketnya: berbakat, berprestasi, dan berpendidikan tinggi. Shaz ini bukan sekadar nama yang lewat lalu menghilang.

Dia adalah representasi nyata kalau mimpi besar itu bukan cuma bahan omongan, tapi sesuatu yang bisa diwujudkan dengan usaha, kerja keras, dan keberanian buat keluar dari zona nyaman. Di saat banyak orang masih galau milih jalan hidup, Shaz sudah melangkah jauh dan bikin jejaknya sendiri.

Baca juga: 8 Destinasi Wisata di China yang Bikin Kita Melongo Kayak Ngeliat Dunia Lain!

Dari Indonesia ke Australia: Perjalanan yang Nggak Instan

Banyak yang lihat Shaz sekarang sebagai sosok yang sukses dan keren, tapi pasti ada perjalanan panjang di baliknya. Shaz adalah lulusan University of New South Wales (UNSW), Sydney, Australia, salah satu universitas top dunia yang reputasinya udah nggak perlu diragukan lagi.

UNSW ini termasuk dalam jajaran universitas terbaik global, dan masuk ke sana jelas bukan perkara gampang. Yang bikin makin salut, Shaz bukan cuma numpang kuliah dan sekadar lulus.

Dia ambil jurusan yang nggak main-main, yaitu Media, Public Relations & Advertising. Bidang ini butuh kreativitas tinggi, kemampuan komunikasi yang matang, pemikiran strategis, dan tentu aja disiplin yang kuat. Cocok banget sama dunia entertainment yang sekarang dia jalani.

Dan nggak berhenti sampai situ, Shaz juga berhasil masuk Dean’s List UNSW, penghargaan prestisius buat mahasiswa yang punya nilai akademik tinggi. Artinya, dia bukan sekadar mahasiswa biasa, tapi termasuk yang terbaik dari yang terbaik.

Selain itu, Shaz juga dapet UNSW Global Academic Award, bentuk pengakuan langsung dari kampus atas prestasinya. Jadi, bukan cuma bakat dan visual yang mendukung kariernya, tapi juga otak dan prestasi akademik yang solid.

No Na dan 88rising: Level Karier yang Bikin Bangga

Kalau kamu ngikutin perkembangan musik internasional, terutama yang berhubungan sama Asia, pasti udah nggak asing lagi dengan nama 88rising. Label ini udah dikenal sebagai rumahnya talenta-talenta Asia yang mendunia.

Banyak nama besar lahir dari sini, dan sekarang ada Shaz sebagai bagian dari girlgroup No Na. Menjadi bagian dari girlgroup internasional itu jelas bukan hal kecil. Industri hiburan global punya standar tinggi, seleksi ketat, dan persaingan yang keras. Tapi Shaz berhasil ada di posisi itu.

Ini bukti kalau anak Indonesia juga mampu berdiri sejajar dengan talenta dunia lainnya. Keberadaan Shaz di No Na bukan cuma tentang nyanyi atau tampil di panggung. Ini tentang representasi, tentang menunjukkan ke dunia kalau anak Indonesia juga punya kualitas kelas internasional.

Dan yes, itu bikin bangga banget.

Baca juga: University of Exeter! Tempat Anak Tech Belajar dengan Level Serius Tapi Tetap Fun

Pendidikan Tetap Nomor Satu: Pesan Kuat dari Perjalanan Shaz

Hal yang paling menarik dari sosok Shaz adalah keseimbangannya. Di saat banyak orang mikir kalau fokus di entertainment berarti ninggalin pendidikan, Shaz buktiin hal yang sebaliknya. Dia tetap menjadikan pendidikan sebagai prioritas dan pembuktian diri.

Dengan background Media, Public Relations & Advertising, Shaz jelas punya modal besar bukan cuma sebagai performer tapi juga sebagai individu yang paham branding, komunikasi publik, strategi media, sampai cara membangun personal image.

Ini yang bikin dia punya value lebih. Dia bukan hanya “artis”, tapi juga sosok yang punya kualitas akademik yang bisa dibanggakan.

Buat Gen Z, ini jadi reminder yang kuat. Boleh kok punya mimpi besar di dunia hiburan, industri kreatif, atau karier apapun. Tapi jangan pernah remehkan pendidikan. Karena pendidikan itu nambah value, ngebuka peluang, dan bikin kita punya pondasi yang lebih kokoh.

Jadi Role Model Anak Muda: Bukan Sekadar Public Figure Biasa

Yang bikin Shaz spesial adalah caranya jadi inspirasi yang realistis. Dia bukan gambaran kesempurnaan yang nggak bisa diraih. Dia adalah contoh nyata kalau mimpi besar itu valid, tapi juga perlu disertai usaha yang konsisten.

Dari kisahnya, ada beberapa hal yang bisa kita pelajari:

  1. Berani keluar zona nyaman Berani kuliah di luar negeri, bersaing di lingkungan global, itu bukan keputusan kecil. Tapi Shaz berani ambil langkah itu.
  2. Nggak cuma ngejar satu hal Dia buktiin kalau bisa kok sukses di dua dunia sekaligus: akademik dan entertainment.
  3. Kerja keras itu wajib Masuk Dean’s List dan dapet beasiswa bukan hadiah keberuntungan. Itu hasil kerja keras yang serius.
  4. Bikin bangga Indonesia Dengan berprestasi di level internasional, Shaz ikut ngebawa nama Indonesia ke panggung dunia.

UNSW: Kampus Bergengsi yang Jadi Bagian Cerita Besarnya

University of New South Wales bukan kampus sembarangan. Kampus ini termasuk dalam jajaran universitas terbaik dunia dan jadi tujuan favorit banyak pelajar internasional.

Fasilitasnya top, lingkungannya mendukung, dan sistem pendidikannya bikin mahasiswa berkembang secara akademik sekaligus profesional.

Masuk kampus seperti ini jelas butuh persiapan matang, mulai dari kemampuan bahasa Inggris, kemampuan akademik, sampai mental yang kuat buat hidup jauh dari rumah.

Jadi, pencapaian Shaz ini bukan cuma soal “kuliah di luar negeri”, tapi juga kemampuan beradaptasi, bertahan, dan tetap berprestasi di lingkungan global.

Baca juga: 4 Profesi yang Dianggap Bergaji Rendah di Indonesia tapi Dibayar Super Tinggi di Swiss

Motivasi Buat Kamu yang Lagi Mikirin Masa Depan

Kalau kamu lagi ada di fase bingung, insecure, atau merasa mimpi kamu terlalu tinggi, cerita Shaz seharusnya bikin kamu lebih semangat. Anak Indonesia bisa kok bersaing di level dunia. Bisa kok jadi bagian dari industri internasional. Bisa kok tetap keren secara akademik sekaligus karier.

Kuncinya cuma satu: niat yang kuat, usaha yang konsisten, dan percaya kalau kamu juga punya peluang yang sama.

Inspirasi Nyata dari Anak Indonesia untuk Dunia

Shazfa Adesya adalah contoh nyata kalau mimpi besar bukan cuma buat ditulis di notes atau di kepala. Mimpi itu harus diperjuangkan.

Dari Indonesia, kuliah di kampus bergengsi dunia, lulus dengan prestasi, sampai jadi bagian dari girlgroup internasional di bawah 88rising, semuanya membentuk sosok Shaz sebagai simbol harapan dan motivasi buat generasi muda.

Dia buktiin kalau jadi anak Indonesia bukan penghalang buat bersinar di level global. Malah jadi kebanggaan tersendiri.

Kalau kamu punya mimpi kayak Shaz, pengen kuliah ke luar negeri, pengen upgrade kemampuan bahasa Inggris, atau lagi nyiapin diri buat berbagai tes internasional, kamu nggak harus jalan sendiri. Ultimate Education siap jadi partner terbaik kamu.

Ultimate Education menyediakan kursus dan bimbingan IELTS, TOEFL iBT, TOEFL ITP, GMAT, GRE, ACT, GED, TOEIC, IGCSE, SAT, PTE, plus jasa penerjemah profesional buat keperluan studi dan dokumen resmi.

Jadi kalau kamu pengen serius ngejar masa depan yang lebih besar, Ultimate Education bisa jadi tempat terbaik buat mulai langkah kamu. Siap level up? Saatnya buktiin kalau kamu juga bisa jadi generasi hebat berikutnya 👌