Back

5 Kesalahan Mengerjakan TOEFL ITP yang Sering Dilakukan Peserta

Lagi persiapan TOEFL ITP buat syarat wisuda, daftar beasiswa, atau mau ambil S2?

Tes ini terlihat sederhana, tapi banyak peserta yang nilainya mentok di 450–500 karena melakukan kesalahan yang sama.

Kesalahan mengerjakan TOEFL ITP yang sebenarnya bisa dihindari dengan persiapan yang tepat. Selain itu, kalau kamu tahu apa aja jebakan umumnya, skor TOEFL ITP bisa naik signifikan dalam 2–4 minggu!

Biar nggak stuck di kesalahan fatal yang sama, yuk kita bahas 7 kesalahan terbesar peserta TOEFL ITP, lengkap dengan contoh dan cara mengatasinya.

Baca juga: 6 Jenis Soal TOEIC yang Paling Sering Muncul

Berikut Kesalahan Mengerjakan TOEFL ITP yang Sering Dilakukan Peserta

1. Tidak Familiar dengan Format Tes

Banyak peserta langsung “main tembak” tanpa benar-benar memahami struktur TOEFL ITP.

Di TOEFL ITP, formatnya sudah fixed:

  • Listening (50 soal, 35 menit)
  • Structure & Written Expression (40 soal, 25 menit)
  • Reading (50 soal, 55 menit)

Kalau kamu nggak tahu urutan soal, tipe audio, atau pola pertanyaannya, kamu akan kaget saat tes mulai.

Misalnya, banyak yang baru tahu saat ujian bahwa Part A Listening adalah dialog pendek yang harus dijawab dalam hitungan detik.

Solusinya adalah latihan pakai format TOEFL ITP asli minimal 5-10 set dan coba dengar audio real TOEFL.

2. Menunda Jawab Saat Listening

Ini kesalahan mengerjakan TOEFL ITP yang sangat fatal karena di tes ini tidak ada pengulangan audio.

Kalau kamu ketinggalan 1 detik saja, kamu bisa kehilangan 1 soal penuh.

Contoh:

  • “Aku tunggu sampai akhir dulu baru isi jawaban.” kamu akan ketinggalan audio berikutnya.
  • “Kayaknya jawabannya C, tapi aku mau mikir dulu…” audio sudah lanjut ke soal selanjutnya.

Solusinya adalah jawab langsung saat pembicara selesai ngomong. Jika kamu ragu, tebak cepat dan jangan buang waktu.

Baca juga: Mau Tes IELTS? Ini 5 Hal Yang Gak Perlu Kamu Lakukan

3. Salah Tangkap Tricky Words di Listening

Kesalahan mengerjakan TOEFL ITP

TOEFL suka menggunakan tricky answers, seperti:

  • I’m afraid I can’t… → artinya MENOLAK, bukan takut
  • You’d better… → artinya menyarankan
  • Why don’t we… → artinya mengajak
  • Not until… → artinya “baru setelah…”

Banyak peserta yang melakukan kesalahan mengerjakan TOEFL ITP bagian ini karena terkecoh menerjemahkan secara harfiah.

Contoh Soal:

Woman: “I can’t find my keys.”
Man: “Did you check the kitchen counter?”

Pertanyaan: What does the man suggest?
Jawaban benar: She should look in the kitchen.

Namun, banyak peserta yang menganggap “He can help her” (SALAH).

Oleh karena itu, hafalkan frasa TOEFL Listening dengan latihan dialog pendek setiap hari.

4. Menghafal Grammar Tanpa Mengerti Polanya

Structure & Written Expression itu bukan tes hafalan. Kebanyakan peserta TOEFL iBT menghafal 100 aturan grammar, tapi tetap bingung karena:

  • Tidak tahu pola kalimat dasar
  • Tidak mengenali subject & verb
  • Bingung mana yang menjadi error

Contoh soal umum:
The teacher who gave us the assignment were very strict.

Banyak peserta fokus ke “who”, padahal subject utamanya teacher → singular → harusnya was.

Solusinya adalah fokus pada 5 pola besar Structure yaitu:

  • S + V
  • S + V + O
  • Adjective Clause
  • Passive Voice
  • Inverted sentences

Baca juga: 7 Tips Menjawab GMAT Data Insights Bagi Pemula

5. Panik dan Tidak Mengatur Waktu

Karena TOEFL ITP adalah tes cepat, panik dapat menurunkan skor 20–40 poin. Beberapa kesalahan waktu yang umum yaitu:

  • Menghabiskan 10 menit di 10 soal structure
  • Membaca ulang reading berkali-kali
  • Tidak menandai jawaban ragu
  • Ngebut di akhir dan salah semua

Solusinya yaitu gunakan alokasi waktu seperti berikut:

  • Listening: ikuti alur audio
  • Structure: 40 soal / 25 menit → 35 detik per soal
  • Reading: 50 soal / 55 menit → 1 menit per soal

Jika kamu tidak yakin, tandai cepat, lanjut, baru kembali jika ada waktu.

Baca juga: 6 Perbedaan TOEFL dan IELTS yang Wajib Kamu Ketahui

Butuh Skor TOEFL ITP Tinggi untuk Beasiswa atau S2?

Kalau kamu ingin:

  • latihan soal harian,
  • bimbingan grammar yang gampang dipahami,
  • tips cepat untuk Listening & Reading,
  • atau butuh skor tinggi untuk apply beasiswa/pendidikan lanjutan

Ultimate Education punya program kursus TOEFL ITP, les privat, dan simulasi resmi yang bisa bantu kamu naik skor cepat. Tutornya juga ramah dan penjelasannya mudah banget dipahami!

Dengan memahami jenis-jenis soal yang paling sering muncul dan strategi menjawabnya, skor TOEFL ITP kamu bisa naik dengan cepat dan percaya diri.

Mulai latihan dari bagian termudah, catat pola soal, dan konsisten setiap hari.

Siap gaspol dan dapat skor tinggi? Yuk, mulai belajar TOEFL bareng Ultimate Education dan wujudkan karier impianmu!