Back

6 Tips Berani Speaking Meski Masih Banyak Salah

Banyak orang sebenarnya paham grammar dan kosa kata Bahasa Inggris, tapi begitu disuruh ngomong langsung… langsung blank.

Takut salah, takut diketawain, takut grammar berantakan.

Padahal, speaking itu soal berani dulu, benar belakangan.

Kalau kamu ngerasa masih sering salah tapi pengen tetap pede ngomong Bahasa Inggris, artikel ini pas banget buat kamu.

Yuk, kita bahas tips berani speaking supaya kamu lebih pede meski belum sempurna!

Baca juga: 5 Peran Penting IELTS untuk Studi dan Karir di Luar Negeri

Tips Berani Speaking Meski Belum Sempurna

Berani speaking meski masih banyak salah adalah tantangan yang hampir dirasakan oleh semua orang.

Banyak orang sebenarnya sudah paham grammar dan vocabulary, tetapi ketika harus berbicara, rasa takut langsung muncul.

Takut salah ucap, takut grammar berantakan, atau takut dinilai orang lain sering kali membuat seseorang memilih diam.

Padahal, kemampuan speaking tidak akan berkembang jika hanya disimpan di kepala.

Berikut adalah tips berani speaking supaya kamu lebih pede dan nggak takut untuk memulai.

1. Ubah Mindset Bahwa Speaking itu Skill, Bukan Tes

Banyak orang takut speaking karena menganggapnya seperti ujian dengan penilaian benar atau salah.

Padahal, speaking adalah keterampilan yang hanya bisa berkembang lewat praktik, bukan hafalan.

Sama seperti belajar naik sepeda, kamu pasti jatuh dulu sebelum lancar.

Kalau terus menunggu sampai merasa “siap” atau “sempurna”, kamu justru tidak akan pernah mulai.

Jadi, tanamkan mindset bahwa speaking adalah proses belajar, bukan ajang penilaian.

Contoh:

“Aku harus benar dulu baru ngomong.” (SALAH)
“Aku ngomong dulu, nanti pelan-pelan dibenerin.” (BENAR)

Baca juga: 10 Tips Belajar Grammar Bahasa Inggris dengan Mudah dan Seru

2. Fokus ke Pesan, Bukan ke Grammar

Saat berbicara, kesalahan terbesar adalah terlalu sibuk memikirkan grammar.

Padahal, tujuan utama speaking adalah menyampaikan pesan.

Selama lawan bicara memahami maksudmu, berarti komunikasi berhasil, meskipun struktur kalimat belum sempurna.

Contoh:

“Yesterday I go to campus and meet my lecturer.”

Kalimat diatas secara grammar salah, tetapi maknanya jelas.

Grammar bisa diperbaiki seiring waktu, tetapi keberanian berbicara harus dilatih sejak awal.

3. Gunakan Kalimat Sederhana

Tips Berani Speaking

Speaking yang baik tidak harus terdengar rumit atau akademis.

Justru kalimat sederhana lebih efektif, mudah diucapkan, dan minim kesalahan.

Dengan menggunakan struktur dasar dan kosakata yang kamu kuasai, kamu bisa berbicara lebih lancar dan percaya diri.

Contoh:

“I don’t understand. Can you explain again?” (Kalimat 1)

Daripada,

“I am having difficulty comprehending the explanation…” (Kalimat 2)

Speaking yang bagus itu jelas dan efektif seperti kalimat 1, bukan pamer grammar.

Baca juga: Mau Tes IELTS? Ini 5 Hal Yang Gak Perlu Kamu Lakukan

4. Biasakan Salah dan Jangan Takut Keliru

Tips berani speaking selanjutnya yaitu sadar bahwa kesalahan adalah bagian alami dari proses belajar bahasa.

Semakin sering kamu berbicara, semakin sering kamu salah, dan dari situlah kemampuanmu berkembang.

Jika kamu terus menghindari speaking karena takut salah, maka kamu tidak memberi kesempatan pada diri sendiri untuk berkembang.

Anggap kesalahan sebagai bahan belajar, bukan sebagai sesuatu yang memalukan.

5. Latihan Speaking secara Mandiri

Berlatih speaking tidak selalu harus dengan orang lain.

Kamu bisa mulai dengan berbicara sendiri, misalnya menceritakan kegiatan harian, berbicara di depan cermin, atau merekam suara sendiri.

Latihan ini membantu otak akan terbiasa menyusun kalimat secara spontan dan meningkatkan kelancaran berbicara tanpa tekanan dari orang lain.

Contoh latihan:

  • Ngomong depan kaca
  • Ceritain aktivitas harian dalam Bahasa Inggris
  • Rekam suara sendiri lalu dengarkan ulang

Misal:

“Today I woke up at 6 a.m. I feel tired but I must work.”

Ini kelihatan sepele, tapi sangat efektif buat bangun kebiasaan ngomong.

Baca juga: 5 Do and Don’ts IELTS Speaking yang WAJIB Kamu Tahu

6. Jangan Takut Minta Lawan Bicara Mengulang atau Mengoreksi

Dalam percakapan Bahasa Inggris, meminta lawan bicara mengulang atau mengoreksi adalah hal yang sangat wajar.

Ini menunjukkan bahwa kamu serius belajar dan ingin berkembang.

Sebagian besar orang justru menghargai sikap ini dan dengan senang hati membantu.

Contoh:

“Sorry, I don’t understand.”
“Can you repeat, please?”
“Is my sentence correct?”

Semakin sering kamu terbuka terhadap koreksi, semakin cepat kemampuan speaking kamu meningkat.

Baca juga: 9 Tips Pronunciation Bahasa Inggris agar Lebih Natural

Percaya diri dalam speaking tidak datang secara tiba-tiba, melainkan terbentuk dari kebiasaan latihan yang konsisten.

Lebih baik berbicara sedikit setiap hari daripada menunggu rasa percaya diri datang dengan sendirinya.

Dengan latihan rutin, kemampuanmu akan meningkat, dan rasa percaya diri akan mengikuti secara alami.

Butuh Bantuan Biar Lebih Berani Speaking?

Ultimate Education punya program kursus IELTS atau TOEFL, atau General English, les privat, dan latihan soal speaking yang bisa bantu kamu naik lebih mantap pemahamannya.

Tutornya juga ramah dan penjelasannya mudah banget dipahami!

Dengan memahami jenis-jenis soal yang paling sering muncul dan strategi menjawabnya, vocabulary dan kemampuan speaking kamu bisa lebih percaya diri.

Siap gaspol dan dapat skor tinggi? Yuk, mulai belajar bareng Ultimate Education dan wujudkan goals impianmu!