Back

TOEFL/IELTS Diperlukan untuk Melanjutkan Studi di Korea Selatan?

Jika Anda bermimpi melanjutkan studi di Korea Selatan, kemampuan bahasa Inggris yang baik menjadi salah satu persyaratan penting yang harus dipenuhi. Korea Selatan adalah tujuan populer bagi mahasiswa internasional, dan universitas-universitas di negara tersebut sering kali menetapkan persyaratan bahasa Inggris sebagai bagian dari proses penerimaan mahasiswa baru. Salah satu pertanyaan umum yang sering muncul adalah apakah tes TOEFL atau IELTS diperlukan sebagai syarat pendaftaran.

Korea Selatan, dengan universitas-universitas ternama seperti Seoul National University dan KAIST, menawarkan pendidikan berkualitas dunia, peluang beasiswa, dan pengalaman budaya yang kaya. Namun, untuk sukses di lingkungan akademik yang kompetitif ini, mahasiswa Indonesia perlu mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris mereka dengan baik. Artikel ini akan membahas pentingnya kemampuan bahasa Inggris, persyaratan tes TOEFL atau IELTS, cara mempersiapkan diri, serta alternatif jika skor Anda belum memenuhi syarat.

Baca juga: 7 Rekomendasi Kursus IELTS di Jakarta

Pentingnya Kemampuan Bahasa Inggris dalam Studi di Korea Selatan

Sebagai mahasiswa internasional di Korea Selatan, memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik sangat penting. Bahasa Inggris tidak hanya digunakan dalam perkuliahan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, seperti berinteraksi dengan komunitas internasional atau mengakses sumber belajar global. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kemampuan bahasa Inggris diperlukan:

1. Studi di Universitas Internasional

Beberapa universitas di Korea Selatan menawarkan program internasional dengan kurikulum berbahasa Inggris. Mahasiswa internasional yang ingin mengikuti program ini harus memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai untuk mengikuti kuliah dan menyelesaikan tugas-tugas akademik. Misalnya, program di bidang bisnis, teknik, atau ilmu sosial di universitas seperti Yonsei University atau Korea University sering kali menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama.

Untuk pelajar Indonesia, ini berarti Anda perlu memahami istilah akademik, menulis esai, dan berpartisipasi dalam diskusi kelas dalam bahasa Inggris. Kemampuan ini akan membantu Anda bersaing dengan mahasiswa internasional lainnya dan mencapai prestasi akademik yang optimal.

2. Komunikasi dengan Dosen dan Mahasiswa Lokal

Selain itu, kemampuan bahasa Inggris yang baik memungkinkan mahasiswa internasional berkomunikasi dengan dosen dan mahasiswa lokal di luar kelas. Interaksi sosial yang baik dengan orang Korea dapat memperkaya pengalaman studi dan membantu mahasiswa memahami budaya setempat dengan lebih baik. Misalnya, Anda mungkin perlu berdiskusi dengan dosen tentang proyek penelitian atau berkolaborasi dengan teman sekelas dalam tugas kelompok.

Bagi pelajar Indonesia, kemampuan bahasa Inggris juga memudahkan interaksi di lingkungan multikultural, seperti asrama universitas atau acara budaya kampus. Ini juga dapat membantu Anda membangun jaringan profesional yang akan berguna untuk karier masa depan.

Baca juga: Kursus Persiapan IELTS: Panduan Lengkap

Persyaratan Bahasa Inggris untuk Penerimaan Mahasiswa Asing

Persyaratan bahasa Inggris bagi calon mahasiswa asing di Korea Selatan bisa berbeda-beda tergantung universitas dan program studi yang dipilih. Namun, terdapat beberapa persyaratan umum yang sering kali diterapkan.

Sebelum mendaftar, penting untuk memeriksa situs resmi universitas atau menghubungi kantor penerimaan mahasiswa untuk memastikan persyaratan spesifik. Beberapa universitas juga menawarkan panduan dalam bahasa Inggris untuk memudahkan pelamar internasional, termasuk pelajar dari Indonesia.

1. Persyaratan Umum

Sebagian besar universitas di Korea Selatan menerima skor TOEFL atau IELTS sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris. Selain itu, beberapa universitas juga menerima skor tes bahasa Inggris lainnya, seperti TOEIC. Namun, TOEFL dan IELTS adalah tes yang paling umum diterima karena standar internasionalnya.

Untuk pelajar Indonesia, penting untuk memilih tes yang sesuai dengan kebutuhan universitas tujuan. Misalnya, jika Anda menargetkan universitas seperti Sungkyunkwan University (SKKU), pastikan untuk memeriksa apakah mereka menerima TOEFL iBT, TOEFL ITP, atau IELTS.

2. Persyaratan Spesifik untuk Program Studi

Beberapa program studi tertentu, seperti program studi kedokteran atau hukum, mungkin memiliki persyaratan bahasa Inggris yang lebih tinggi dibandingkan dengan program studi lainnya. Ini dikarenakan kebutuhan khusus dalam bidang tersebut yang membutuhkan pemahaman bahasa Inggris yang lebih mendalam.

Misalnya, program kedokteran di Seoul National University mungkin mensyaratkan skor IELTS minimal 7.0 atau TOEFL iBT minimal 100 untuk memastikan mahasiswa dapat memahami literatur medis dan berkomunikasi dengan pasien dalam konteks internasional. Oleh karena itu, pelajar Indonesia perlu mempersiapkan diri dengan baik untuk memenuhi standar ini.

Baca juga: Perbedaan Antara TOEFL ITP dan TOEFL iBT: Mana yang Lebih Sesuai untuk Kamu?

Pilihan Tes TOEFL atau IELTS

Ketika mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi di Korea Selatan, Anda akan dihadapkan pada pilihan tes TOEFL atau IELTS. Keduanya adalah tes bahasa Inggris yang diakui secara internasional, tetapi memiliki perbedaan dalam format dan penilaian.

Memilih antara TOEFL dan IELTS bisa menjadi keputusan penting bagi pelajar Indonesia. Faktor seperti kenyamanan dengan format tes, biaya, dan ketersediaan pusat ujian di Indonesia perlu dipertimbangkan. Berikut adalah perbandingan mendetail untuk membantu Anda memilih:

Perbedaan Antara Tes TOEFL dan IELTS

Tes TOEFL lebih berfokus pada kemampuan berbahasa Inggris akademik, terutama dalam konteks universitas. Sementara itu, IELTS lebih terkait dengan penggunaan bahasa Inggris dalam situasi sehari-hari dan dapat mencakup berbagai konteks.

TOEFL iBT, misalnya, menilai kemampuan membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis dalam format akademik, seperti memahami kuliah atau menulis esai. IELTS, di sisi lain, memiliki dua versi: Academic (untuk studi) dan General Training (untuk imigrasi atau kerja). Untuk studi di Korea Selatan, Anda biasanya memerlukan IELTS Academic.

Keunggulan dan Kekurangan Tes TOEFL

Keunggulan dari tes TOEFL adalah hasilnya dapat digunakan untuk penerimaan di universitas di seluruh dunia. Tes ini juga dilakukan dalam format yang terstandarisasi dan menggunakan komputer, sehingga memungkinkan penilaian yang objektif. Namun, kelemahan tes TOEFL adalah biaya ujian yang relatif tinggi dan jadwal ujian yang terbatas.

Bagi pelajar Indonesia, TOEFL iBT sering menjadi pilihan karena banyak universitas Korea Selatan menerima skor ini. Namun, pastikan Anda memiliki akses ke pusat ujian komputer dan mempersiapkan diri untuk format berbasis komputer yang mungkin terasa menantang bagi sebagian orang.

Keunggulan dan Kekurangan Tes IELTS

Keunggulan dari tes IELTS adalah fleksibilitasnya dalam hal jadwal ujian dan lokasi. Tes ini juga memiliki komponen Speaking yang dievaluasi oleh pewawancara manusia, sehingga memberikan pengalaman interaktif. Namun, kelemahan tes IELTS adalah hasilnya hanya dapat digunakan untuk penerimaan di beberapa universitas di Korea Selatan.

IELTS sering disukai oleh pelajar Indonesia yang merasa lebih nyaman dengan tes lisan langsung. Namun, Anda perlu mempersiapkan diri untuk format penulisan tangan di bagian Writing, yang mungkin memerlukan latihan tambahan.

Baca juga: Persiapan TOEFL Efektif: Rahasia dan Strategi Maksimal

Skor yang Diperlukan untuk Penerimaan di Universitas Korea Selatan

Skor TOEFL atau IELTS yang diperlukan untuk penerimaan di universitas Korea Selatan dapat bervariasi tergantung pada universitas dan program studi yang dituju.

Untuk membantu pelajar Indonesia, berikut adalah panduan umum tentang skor yang diperlukan dan bagaimana mempersiapkan diri untuk mencapainya:

Skor TOEFL yang Diterima

Sebagai contoh, beberapa universitas membutuhkan skor TOEFL minimal 80 atau 90 untuk program sarjana, sementara universitas lain mungkin memiliki persyaratan yang lebih tinggi, seperti skor 100 atau lebih.

Misalnya, KAIST mungkin mensyaratkan TOEFL iBT minimal 83, sementara Seoul National University sering meminta skor minimal 88-100, tergantung pada program studi. Pelajar Indonesia disarankan untuk memulai persiapan jauh-jauh hari untuk mencapai skor ini.

Skor IELTS yang Diterima

Sedangkan untuk skor IELTS, persyaratan umum untuk penerimaan di universitas Korea Selatan adalah skor minimal 6.0 hingga 7.0. Namun, seperti halnya dengan skor TOEFL, beberapa universitas memiliki persyaratan yang lebih tinggi.

Contohnya, Yonsei University mungkin mensyaratkan IELTS minimal 6.5, sedangkan program tertentu di Korea University bisa meminta skor hingga 7.0. Pastikan Anda memeriksa persyaratan spesifik di situs resmi universitas.

Baca juga: Mau pilih IELTS atau TOEFL? Ini perbedaanya, jangan lewatkan

Persiapan untuk Tes TOEFL atau IELTS

Panduan Pertanyaan dan Jawaban Speaking

Untuk mencapai skor yang dibutuhkan dalam tes TOEFL atau IELTS, persiapan yang baik sangatlah penting. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa digunakan untuk mempersiapkan diri dengan baik:

1. Belajar Mandiri

Anda dapat memanfaatkan sumber daya online dan buku-buku referensi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda. Luangkan waktu setiap hari untuk membaca, mendengarkan, dan berlatih berbicara dalam bahasa Inggris.

Sumber daya seperti aplikasi Duolingo, podcast BBC Learning English, atau situs web ETS dan British Council dapat membantu Anda meningkatkan kosa kata dan pemahaman tata bahasa. Untuk pelajar Indonesia, cobalah membaca artikel berbahasa Inggris tentang topik yang relevan dengan program studi Anda, seperti teknologi atau bisnis, untuk membiasakan diri dengan istilah akademik.

2. Mengikuti Kursus Persiapan

Kursus persiapan TOEFL atau IELTS dapat memberikan struktur dan bimbingan dalam mempersiapkan diri. Kursus ini umumnya menawarkan materi pelajaran, latihan soal, dan umpan balik dari pengajar yang berpengalaman.

Di Indonesia, lembaga seperti Ultimate Education menawarkan kursus intensif dengan pengajar profesional dan simulasi tes yang realistis. Kursus ini sangat membantu untuk memahami format tes, meningkatkan kepercayaan diri, dan mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki.

3. Praktik Melalui Materi dan Latihan Soal

Praktik secara konsisten dengan menggunakan materi dan latihan soal yang relevan dengan format tes TOEFL atau IELTS. Hal ini akan membantu Anda mengenali pola-pola soal, meningkatkan kecepatan dan ketepatan Anda dalam menjawab, serta memperluas kosa kata dan tata bahasa Anda.

Cobalah berlatih dengan soal-soal resmi dari ETS (untuk TOEFL) atau Cambridge (untuk IELTS). Anda juga bisa bergabung dengan grup belajar atau forum online seperti Reddit untuk berbagi tips dengan pelajar lain dari Indonesia.

Baca juga: Beasiswa Fully Funded 2023 – Peluang Mendapatkan Beasiswa Penuh untuk Tahun Ini

Tempat dan Jadwal Ujian TOEFL atau IELTS di Indonesia

Anda dapat mengikuti tes TOEFL atau IELTS di pusat ujian resmi yang ada di Indonesia. Pusat-pusat ujian ini menyediakan jadwal tes yang teratur, sehingga Anda dapat memilih waktu yang sesuai dengan jadwal Anda.

Bagi pelajar Indonesia, penting untuk merencanakan jadwal tes dengan baik, mengingat ketersediaan slot bisa terbatas, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, atau Bandung.

Pusat Ujian Resmi

Untuk tes TOEFL, Anda dapat mendaftar di pusat ujian resmi seperti ETS TOEFL iBT. Sedangkan untuk tes IELTS, British Council dan IDP Education merupakan penyelenggara resmi di Indonesia.

Pusat ujian ini tersedia di berbagai kota, termasuk Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Bali. Pastikan Anda memeriksa lokasi terdekat dan ketersediaan slot ujian melalui situs resmi penyelenggara.

Pendaftaran dan Biaya

Untuk mendaftar, Anda perlu mengunjungi situs web resmi pusat ujian dan mengisi formulir pendaftaran secara online. Setelah itu, Anda akan diberikan informasi mengenai biaya ujian dan langkah-langkah pembayaran.

Biaya tes TOEFL dan IELTS di Indonesia bervariasi, biasanya berkisar antara Rp2,5 juta hingga Rp3,5 juta, tergantung pada lokasi dan penyelenggara. Pastikan Anda merencanakan anggaran dan mendaftar jauh-jauh hari untuk mendapatkan jadwal yang sesuai.

Baca juga: Mau Les IELTS Di Jakarta, Jangan Lewatkan Ini….

Alternatif Jika Tidak Memiliki Skor TOEFL/IELTS yang Cukup

visa

Jika Anda tidak memiliki skor TOEFL atau IELTS yang cukup untuk memenuhi persyaratan penerimaan di universitas Korea Selatan, Anda masih memiliki beberapa alternatif.

Alternatif ini sangat membantu bagi pelajar Indonesia yang ingin tetap mengejar impian studi di Korea Selatan meskipun menghadapi kendala dalam tes bahasa Inggris.

1. Program Persiapan Bahasa di Korea Selatan

Beberapa universitas di Korea Selatan menawarkan program persiapan bahasa bagi mahasiswa internasional. Program ini dirancang untuk membantu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda sebelum memulai studi formal.

Misalnya, universitas seperti Yonsei University dan Sogang University memiliki program bahasa Inggris intensif yang mencakup pelatihan akademik dan budaya Korea. Program ini biasanya berlangsung selama beberapa bulan hingga satu tahun, memberikan Anda waktu untuk mencapai skor yang diperlukan.

2. Program Persiapan Bahasa di Indonesia

Selain itu, Anda juga dapat mencari program persiapan bahasa di Indonesia yang fokus pada persiapan tes TOEFL atau IELTS. Program ini akan membantu Anda meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan mempersiapkan Anda untuk tes.

Lembaga seperti Ultimate Education menawarkan kursus yang dirancang khusus untuk pelajar Indonesia, dengan fokus pada strategi tes dan latihan intensif. Program ini juga sering menyediakan sesi simulasi untuk membiasakan Anda dengan tekanan ujian.

Jika Anda ingin melanjutkan studi di Korea Selatan, tes TOEFL atau IELTS seringkali diperlukan sebagai persyaratan bahasa Inggris. Kemampuan bahasa Inggris yang baik akan membantu Anda dalam mengikuti program studi, berinteraksi dengan dosen dan mahasiswa lokal, serta meraih kesuksesan akademik. Persiapkan diri Anda dengan baik, dan jangan ragu untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan bahasa Inggris yang ditetapkan oleh universitas Korea Selatan.

Untuk Kamu yang Ingin Melanjutkan Studi di Korea Selatan, Berikut Daftar Beasiswa Fully Funded yang Tersedia!

FAQs

Apakah seluruh universitas di Korea Selatan memerlukan tes TOEFL/IELTS?

Tidak semua universitas di Korea Selatan memerlukan tes TOEFL/IELTS. Persyaratan bahasa Inggris dapat bervariasi antara universitas dan program studi tertentu.

Beberapa universitas mungkin menerima alternatif seperti TOEIC atau bukti studi sebelumnya di negara berbahasa Inggris. Namun, untuk program internasional, TOEFL atau IELTS biasanya menjadi standar utama.

Apakah skor TOEFL/IELTS menjadi satu-satunya faktor penentu penerimaan?

Skor TOEFL/IELTS bukanlah satu-satunya faktor penentu penerimaan. Universitas juga akan mempertimbangkan prestasi akademik sebelumnya, surat rekomendasi, esai pendaftaran, dan faktor-faktor lainnya.

Bagi pelajar Indonesia, penting untuk menyiapkan dokumen pendukung yang kuat, seperti transkrip nilai dan surat motivasi, untuk meningkatkan peluang diterima.

Bagaimana jika saya telah menyelesaikan studi S1 di negara berbahasa Inggris?

Jika Anda telah menyelesaikan studi S1 di negara berbahasa Inggris, beberapa universitas di Korea Selatan mungkin tidak memerlukan tes TOEFL/IELTS. Namun, pastikan untuk memeriksa persyaratan penerimaan dari universitas yang Anda minati.

Misalnya, jika Anda lulus dari universitas di Australia atau Inggris, Anda mungkin hanya perlu menyertakan surat keterangan dari universitas tersebut. Hubungi kantor penerimaan untuk konfirmasi.

Apakah saya bisa mengikuti tes TOEFL/IELTS di Korea Selatan?

Ya, Anda dapat mengikuti tes TOEFL/IELTS di Korea Selatan. Terdapat pusat-pusat ujian resmi yang menyelenggarakan tes tersebut di berbagai kota di Korea Selatan.

Namun, untuk pelajar Indonesia, lebih praktis untuk mengikuti tes di Indonesia sebelum berangkat, karena biaya dan logistik mungkin lebih terjangkau. Pastikan Anda mendaftar jauh-jauh hari untuk mendapatkan slot ujian.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mempersiapkan diri menghadapi tes TOEFL/IELTS?

Waktu yang diperlukan untuk mempersiapkan diri menghadapi tes TOEFL/IELTS dapat bervariasi tergantung pada tingkat kemampuan bahasa Inggris Anda. Disarankan untuk memberikan waktu yang cukup untuk belajar dan berlatih sebelum mengikuti tes.

Sebagai panduan, persiapan selama 3-6 bulan dengan latihan intensif (2-3 jam per hari) biasanya cukup untuk meningkatkan skor secara signifikan. Jika Anda sudah memiliki dasar bahasa Inggris yang baik, 1-2 bulan persiapan mungkin sudah memadai.

Berikut adalah persyaratan IELTS untuk universitas Korea yang termasuk dalam daftar 100 universitas terbaik di Asia:

Nama KampusRanking di AsiaSkor IELTS minimum
KAIST (Korea Advanced Institute of Science and Technology)86.5
Seoul National University107
Korea University126.5
Sungkyunkwan University (SKKU)156.0
Yonsei University176.5
Postech (Pohang University of Science and Technology)246.0
Hanyang University256.5
Kyung Hee University376
Ewha Womans University505.5
Sogang University606
Pusan National University766.5
HUFS – Hankuk (Korea) University of Foreign Studies84Contact organization for bandscore
Sejong University Dongguk University906
Dongguk University916
Gwangju Institute of Science and Technology936.5
Chonbuk National University965.5

Tips Tambahan untuk Pelajar Indonesia

Selain langkah-langkah di atas, berikut adalah beberapa tips tambahan untuk membantu pelajar Indonesia sukses dalam mempersiapkan studi di Korea Selatan:

  • Rencanakan jauh-jauh hari: Mulai persiapan tes TOEFL atau IELTS setidaknya 6 bulan sebelum tenggat pendaftaran universitas untuk memberikan waktu yang cukup untuk belajar dan memperbaiki skor.
  • Manfaatkan komunitas pelajar: Bergabunglah dengan grup pelajar Indonesia di Korea Selatan, seperti PPI Korea, untuk mendapatkan tips dan dukungan dari mereka yang sudah berpengalaman.
  • Pelajari budaya akademik Korea: Pahami ekspektasi akademik, seperti kerja keras dan disiplin, untuk mempersiapkan diri menghadapi lingkungan belajar yang kompetitif.
  • Eksplorasi beasiswa: Selain mempersiapkan tes bahasa, cari informasi tentang beasiswa seperti Global Korea Scholarship (GKS) yang dapat mendukung studi Anda.

Dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat, Anda dapat mencapai skor TOEFL atau IELTS yang diperlukan dan mewujudkan impian studi di Korea Selatan. Untuk bimbingan lebih lanjut, kunjungi Ultimate Education untuk kursus persiapan yang terpercaya.

Mengatasi Tantangan sebagai Pelajar Internasional di Korea Selatan

Sebagai pelajar internasional dari Indonesia, Anda mungkin menghadapi beberapa tantangan saat mempersiapkan studi di Korea Selatan. Salah satu tantangan utama adalah memenuhi persyaratan bahasa Inggris yang ketat, terutama untuk universitas top seperti Seoul National University atau KAIST.

Selain itu, budaya akademik Korea yang menekankan kerja keras dan ketepatan waktu bisa terasa menantang. Untuk mengatasinya, cobalah mengikuti kursus orientasi budaya atau bergabung dengan komunitas pelajar Indonesia di Korea untuk mendapatkan dukungan.

Jika Anda merasa kesulitan dengan persiapan tes, pertimbangkan untuk mengikuti kursus intensif di Ultimate Education, yang menawarkan bimbingan personal dan strategi teruji untuk meningkatkan skor TOEFL atau IELTS Anda.