Korupsi merupakan salah satu tantangan terbesar yang dapat menghambat kemajuan sosial, ekonomi, dan politik suatu negara. Praktik seperti suap, penyalahgunaan dana publik, dan nepotisme tidak hanya merusak kepercayaan masyarakat, tetapi juga menghambat inovasi dan kesejahteraan. Namun, beberapa negara di Uni Eropa telah berhasil menekan tingkat korupsi ke level yang sangat rendah, menjadikan mereka panutan global dalam tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Artikel ini akan membahas lima negara di Uni Eropa dengan tingkat korupsi terendah, berdasarkan indikator seperti Indeks Persepsi Korupsi (CPI) dari Transparency International, serta mengeksplorasi mengapa negara-negara ini menjadi destinasi ideal untuk belajar, bekerja, dan menetap.