Back

Biar Nggak Bingung! Kenalan Sama Istilah Penting di Program Au Pair China Yuk

Buat kamu yang lagi kepikiran ikut program Au Pair ke China, entah karena pengin nambah pengalaman internasional, belajar budaya baru, atau sekalian upgrade kemampuan bahasa Mandarin, pasti sempat kebingungan sama istilah-istilah yang muncul di brosur, kontrak, atau penjelasan agen.

Soalnya, program Au Pair itu punya kosakata khas yang kalau nggak dipahami dengan benar, bisa bikin salah paham atau bahkan salah ambil keputusan. Banyak calon peserta yang awalnya cuma fokus ke “tinggal gratis di luar negeri” dan “dapet uang saku”, padahal sebenarnya program ini lebih luas dari itu.

Ada sistem, ada aturan, ada tanggung jawab, dan tentu saja ada benefit besar yang bakalan kamu rasakan kalau dijalani dengan serius. Jadi, sebelum bener-bener apply, kamu wajib paham dulu makna setiap istilah pentingnya.

Biar pas udah berangkat, kamu nggak cuma siap mental, tapi juga siap secara pengetahuan. Nah, di artikel ini kita bakal bahas satu-satu istilah penting yang sering banget dipakai di program Au Pair China, mulai dari yang paling basic sampai yang mungkin sebelumnya belum pernah kamu dengar.

Santai aja bacanya, kita bahas dengan bahasa yang ringan, friendly, tapi tetap jelas dan to the point. Cus kita mulai!

Baca juga: Bakatnya Nggak Main-Main! Ini Deretan Tokoh Dunia yang Ternyata Lahir di Prancis

Apa Itu Au Pair China? Singkat Tapi Harus Paham!

Sebelum masuk ke istilah, sedikit warming up dulu. Au Pair itu sebenarnya program pertukaran budaya. Jadi bukan kerja murni, bukan liburan doang juga.

Kamu bakal tinggal bersama keluarga angkat di China, bantu mereka menjaga anak, nemenin belajar, main, sekaligus mengenal budaya mereka langsung dari kehidupan sehari-hari.

Sebagai gantinya, kamu dapat tempat tinggal, makan, uang saku, kesempatan ikut kelas Mandarin, plus pengalaman hidup yang literally priceless. Tapi ya, namanya juga tinggal bareng orang, tentu ada rules yang harus disepakati. Nah di sinilah istilah-istilah tadi jadi penting.

1. Host Family – Keluarga Baru di Negeri Orang

Ini adalah istilah yang paling sering kamu dengar. Host family adalah keluarga yang akan menampung kamu selama program berlangsung. Mereka yang menyediakan kamar, makanan, tempat tinggal, dan jadi orang tua kamu selama di China.

Biasanya terdiri dari ayah, ibu, dan anak yang nanti bakal kamu bantu pengasuhannya. Kenapa host family penting banget? Karena mereka adalah tempat kamu hidup setiap hari.

Suasana rumah, kenyamanan, komunikasi, sampai pengalaman kamu selama program, semuanya sangat dipengaruhi keluarga ini. Biasanya sebelum penempatan, kamu akan video call dulu buat saling kenal. Dari situ bisa kelihatan cocok atau nggaknya.

Hal yang perlu kamu pahami dari host family:

  • Mereka bukan majikan, tapi juga bukan sekadar “teman tinggal”.
  • Kamu punya tanggung jawab, tapi mereka juga punya kewajiban ke kamu.
  • Hubungan baik adalah kunci nyaman atau nggaknya hidupmu nanti.

Intinya, host family itu kayak rumah kedua kamu. Jadi penting banget buat buka diri, sopan, fleksibel, tapi tetap tahu batasan.

2. Pocket Money – Bukan Gaji, Tapi Tetap Bikin Senyum

Istilah kedua yang paling bikin mata bersinar, yaitu pocket money alias uang saku. Ini adalah uang yang diberikan setiap bulan sebagai bentuk apresiasi atas bantuan kamu pada host family.

Catatan pentingnya:

  • Ini bukan gaji pekerja.
  • Besarnya tergantung kebijakan program atau kesepakatan.
  • Biasanya dibayar bulanan.
  • Dipakai buat kebutuhan pribadi, jalan-jalan, belanja, atau nabung.

Walau namanya uang saku, tapi lumayan banget kok. Apalagi biaya makan dan tinggal kamu udah ditanggung. Jadi kalau dipakai dengan bijak, bisa banget buat nabung atau belanja hal-hal kecil yang bikin hidup makin happy di China.

3. Working Hours – Jam Tugas yang Harus Kamu Patuhi

Walaupun program budaya, tetap ada tanggung jawab yang harus dijalankan. Nah, di sinilah istilah working hours masuk. Ini adalah jumlah jam yang harus kamu jalani untuk membantu keluarga, biasanya fokus ke childcare alias urusan anak.

Contoh aktivitas yang termasuk working hours:

  • Nemenin anak belajar bahasa Inggris atau pelajaran sekolah.
  • Main bareng anak.
  • Antar jemput anak sekolah (kalau diminta).
  • Kadang bantu hal ringan terkait anak.

Ini bukan kerja rodi kok. Working hours biasanya udah diatur dengan jelas dari awal. Kamu nggak bakal disuruh kerja tanpa batas. Yang penting, kamu paham jadwalnya, disiplin, dan profesional.

Baca juga: Pekerjaan Hits di Korea Selatan yang Lagi Naik Daun, Siap Jadi Karier Impian?

4. Mandarin Class – Bonus Skill yang Super Berharga

Ini salah satu bagian paling menarik dari Au Pair China. Banyak program yang menyediakan Mandarin class atau kelas bahasa Mandarin gratis untuk peserta. Jadi, selain tinggal dan dapat pengalaman budaya, kamu juga sekalian belajar bahasa resminya langsung di negaranya. Win banget kan?

Kenapa ini penting?

  • Mandarin itu salah satu bahasa paling powerful di dunia kerja.
  • Kamu bakal lebih gampang adaptasi.
  • Bisa dipakai buat belanja, ngobrol sama orang lokal, bahkan buat masa depan karier.

Biasanya kelas ini diadakan beberapa kali seminggu. Ada yang kelas formal di lembaga bahasa, ada yang semi santai. Kalau dimanfaatkan maksimal, kemampuan Mandarin kamu bisa naik signifikan selama program.

5. Reimbursement – Sistem Penggantian Biaya

Nah, ini istilah yang agak formal tapi penting banget buat dipahami. Reimbursement adalah penggantian biaya tertentu yang sebelumnya kamu bayarkan dulu, kemudian dikembalikan oleh pihak program atau host family sesuai kesepakatan.

Contohnya:

  • Tiket pesawat.
  • Visa.
  • Biaya program tertentu.

Tapi ingat, reimbursement selalu tergantung kebijakan. Ada yang diganti full, ada yang sebagian, ada yang setelah beberapa bulan, ada juga yang setelah program selesai. Jadi baca kontrak baik-baik. Jangan cuma fokus ke kata “diganti”, tapi pahami kapan, berapa, dan syaratnya.

6. Childcare – Tugas Utama Selama Program

Kalau ini sudah cukup jelas sebenarnya. Childcare adalah tanggung jawab kamu dalam membantu mengurus anak. Tapi jangan kebayang babysitter keras kepala dulu ya. Peran au pair lebih ke “kakak asuh”, bukan pembantu rumah tangga.

Biasanya childcare meliputi:

  • Dampingi anak bermain.
  • Nemenin belajar.
  • Ajak komunikasi dalam bahasa Inggris.
  • Ngebantu mereka lebih mandiri.

Kamu jarang diminta kerjaan rumah berat. Fokus utama tetap anak. Justru di sini letak serunya. Kamu bakal punya bonding sama anak host family, dan sering banget yang akhirnya jadi kayak adik kandung sendiri.

7. Extend Program – Lanjut Atau Pulang? Kamu yang Tentukan

Kalau kamu udah nyaman, betah, dan merasa program ini masih worth it buat dilanjutkan, biasanya ada opsi extend program alias memperpanjang masa tinggal. Perpanjangan bisa 6 bulan atau 1 tahun, tergantung kebijakan.

Alasan orang biasanya extend:

  • Sudah klik sama host family.
  • Masih pengin belajar Mandarin.
  • Betah dengan lingkungan.
  • Ngerasa masih banyak hal yang bisa diexplore.

Tapi kalau ternyata kamu merasa cukup, nggak masalah juga buat pulang. Program ini fleksibel kok. Yang penting, keputusan diambil dengan sadar, bukan karena ikut-ikutan.

Baca juga: Belajar Nama Warna dalam Bahasa Jerman! Simple, Fun, dan Bikin Nambah Vocabulary!

8. Day Off – Waktu Buat Diri Sendiri

Tenang, hidup kamu di China nggak bakal cuma childcare doang. Ada yang namanya day off, yaitu hari libur kamu. Biasanya 1 sampai 2 hari dalam seminggu, tergantung perjanjian.

Day off ini bisa kamu manfaatkan buat:

  • Jalan-jalan.
  • Explore kota.
  • Nongkrong.
  • Istirahat full recharge energi.
  • Ketemu sesama au pair.

Ini penting banget buat kesehatan mental. Jadi walaupun kamu bantu keluarga, kamu tetap punya kehidupan pribadi. Balance tetap nomor satu.

Kenapa Wajib Banget Paham Istilah-Istilah Ini?

Karena ini bukan liburan gratis. Ini program yang ada aturan, hak, dan kewajiban. Dengan paham istilahnya, kamu:

  • Bisa tahu apa yang seharusnya kamu dapatkan.
  • Bisa tahu apa tanggung jawab kamu.
  • Nggak gampang dimanipulasi.
  • Lebih siap secara mental dan logika.

Program Au Pair itu seru banget kalau dijalanin dengan persiapan yang matang. Kamu bisa dapat pengalaman hidup internasional, networking global, belajar bahasa, nambah kepercayaan diri, plus CV kamu langsung auto naik level.

Au Pair China Itu Worth It Banget Kalau Kamu Serius

Intinya, Au Pair China bukan cuma tentang “tinggal di luar negeri”, tapi tentang tumbuh, belajar, dan ngeliat dunia dari perspektif baru.

Selama kamu paham istilahnya, ngerti sistemnya, dan siap menjalani prosesnya dengan sikap positif, program ini bisa jadi salah satu perjalanan paling berkesan dalam hidup kamu.

✨ Penawaran Spesial Buat Kamu yang Pengen Siap 100% ke China!

Kalau kamu punya impian ke China, entah buat Au Pair, studi, kerja, atau sekadar upgrade kemampuan diri, kemampuan bahasa Mandarin itu super penting. Nah kabar baiknya, Ultimate Education siap banget jadi partner terbaik kamu.

Ultimate Education menyediakan:

  • Kursus persiapan HSK dari level dasar sampai advanced, dengan pengajar profesional dan materi yang gampang dipahami.
  • Bimbingan bahasa Mandarin yang fun tapi tetap efektif.
  • Jasa penerjemah profesional buat kamu yang butuh bantuan dokumen, komunikasi, atau keperluan akademik dan profesional.

Belajar di sini nggak cuma fokus ke teori, tapi juga praktik, budaya, dan kebutuhan real di dunia nyata. Cocok banget buat kamu yang beneran serius pengin melangkah lebih jauh.

Kalau kamu mau cari tempat kursus Mandarin yang terpercaya, berkualitas, dan recommended banget, Ultimate Education jelas pilihan terbaik. Siap bantu kamu sampai benar-benar bisa dan percaya diri!