Back

Gak Cuma Jerman! Ini 3 Negara yang Pakai Bahasa Jerman sebagai Bahasa Resmi

Kalau dengar bahasa Jerman, kebanyakan orang langsung mikirnya satu negara: Jerman. Padahal faktanya, bahasa Jerman itu dipakai secara resmi di beberapa negara lain di Eropa. Bahkan, jumlah penutur bahasa Jerman sebagai bahasa ibu termasuk salah satu yang terbanyak di Uni Eropa.

Menariknya lagi, setiap negara punya karakter bahasa Jerman yang sedikit berbeda, baik dari segi aksen, kosakata, sampai gaya komunikasi. Jadi, belajar bahasa Jerman itu bukan cuma soal grammar dan kosakata, tapi juga soal memahami konteks budaya di baliknya.

Nah, buat kamu yang lagi kepikiran belajar bahasa Jerman entah buat kuliah, kerja, atau sekadar nambah skill global, penting banget tahu negara mana saja yang menggunakan bahasa Jerman sebagai bahasa resmi. Yuk, kita bahas satu per satu dengan santai tapi tetap padat isinya.

Baca juga: Homesick Saat Kuliah di Eropa? Santai, Ini Cara Waras Buat Ngelewatinnya

Bahasa Jerman, Salah Satu Bahasa Paling Berpengaruh di Eropa

Sebelum masuk ke daftar negaranya, kita bahas sedikit kenapa bahasa Jerman itu worth it buat dipelajari. Bahasa Jerman adalah bahasa resmi di lebih dari satu negara dan digunakan oleh lebih dari 100 juta penutur di seluruh dunia.

Di Eropa, bahasa ini punya peran penting dalam dunia pendidikan, ekonomi, teknologi, dan riset. Banyak universitas top dunia berada di negara-negara berbahasa Jerman. Selain itu, perusahaan global di bidang otomotif, teknik, farmasi, dan teknologi juga banyak berasal dari wilayah ini.

Jadi, kemampuan bahasa Jerman bisa membuka peluang yang jauh lebih luas, bukan cuma terbatas di satu negara. Sekarang kita masuk ke inti pembahasannya.

1. Jerman: Pusat Bahasa dan Budaya Jerman

Jerman adalah negara utama yang menggunakan bahasa Jerman sebagai bahasa resmi nasional. Di sinilah bahasa Jerman berkembang dan menjadi standar yang sering diajarkan di seluruh dunia, dikenal dengan istilah Hochdeutsch atau Jerman baku.

Peran Bahasa Jerman di Jerman

Di Jerman, bahasa Jerman digunakan di semua aspek kehidupan. Mulai dari pendidikan, pemerintahan, media, hingga dunia kerja. Sistem pendidikan di Jerman juga sepenuhnya menggunakan bahasa Jerman, termasuk di universitas negeri yang terkenal dengan biaya kuliah rendah bahkan gratis.

Buat mahasiswa internasional, kemampuan bahasa Jerman sering jadi syarat utama, terutama untuk program studi berbahasa Jerman. Di sinilah sertifikat seperti TestDaF punya peran penting sebagai bukti kemampuan bahasa.

Dialek yang Beragam

Walaupun bahasa resminya sama, Jerman punya banyak dialek daerah. Ada dialek Bavaria, Swabia, Saxon, dan lainnya. Tapi tenang saja, dalam konteks formal dan pendidikan, yang dipakai tetap Hochdeutsch. Jadi, belajar bahasa Jerman standar itu sudah cukup aman untuk dipakai di seluruh wilayah Jerman.

Peluang Studi dan Karier

Jerman jadi salah satu tujuan favorit pelajar internasional karena kualitas pendidikan tinggi dan peluang kerja setelah lulus. Banyak perusahaan membuka kesempatan kerja untuk tenaga asing, terutama di bidang teknik, IT, kesehatan, dan riset. Tapi tentu saja, kemampuan bahasa Jerman tetap jadi nilai plus yang besar.

2. Austria: Bahasa Jerman dengan Sentuhan Lokal

Austria juga menggunakan bahasa Jerman sebagai bahasa resmi nasional. Secara tertulis dan formal, bahasa Jerman di Austria hampir sama dengan yang digunakan di Jerman. Namun, dalam percakapan sehari-hari, ada perbedaan aksen dan kosakata yang cukup terasa.

Bahasa Jerman di Austria

Bahasa resmi yang digunakan di Austria disebut Austrian German. Walaupun masih termasuk dalam standar bahasa Jerman, ada beberapa istilah yang khas Austria. Contohnya, beberapa kosakata makanan, administrasi, dan kehidupan sehari-hari berbeda dengan yang biasa dipakai di Jerman.

Meski begitu, penutur bahasa Jerman dari Jerman tetap bisa memahami bahasa Jerman Austria tanpa kesulitan berarti, terutama dalam konteks formal.

Budaya dan Gaya Komunikasi

Orang Austria dikenal lebih santai dan hangat dalam komunikasi sehari-hari. Ini tercermin juga dalam cara mereka menggunakan bahasa. Buat pendatang baru, adaptasi bahasa dan budaya di Austria biasanya terasa lebih smooth, apalagi kalau sudah punya dasar bahasa Jerman yang kuat.

Kesempatan Kuliah dan Kerja

Austria juga punya banyak universitas berkualitas tinggi, terutama di kota seperti Wina dan Graz. Biaya kuliah relatif terjangkau dan sistem pendidikannya terbuka untuk mahasiswa internasional. Lagi-lagi, kemampuan bahasa Jerman menjadi kunci utama untuk bisa beradaptasi dan sukses di sana.

Baca juga: Ini Daftar Negara yang Tidak Melakukan Diskriminasi Umur saat Perekrutan Pegawainya

3. Swiss: Bahasa Jerman dalam Lingkungan Multibahasa

Swiss mungkin jadi negara yang paling unik di antara ketiganya. Di Swiss, bahasa Jerman adalah salah satu dari empat bahasa resmi, bersama bahasa Prancis, Italia, dan Romansh.

Bahasa Jerman di Swiss

Sekitar 60 persen penduduk Swiss menggunakan bahasa Jerman sebagai bahasa utama. Namun, yang menarik adalah bahasa Jerman yang digunakan sehari-hari di Swiss dikenal sebagai Swiss German atau Schweizerdeutsch.

Swiss German ini cukup berbeda dari Hochdeutsch, terutama dalam pengucapan dan kosakata. Bahkan, bagi penutur asli Jerman sekalipun, memahami percakapan Swiss German bisa jadi tantangan tersendiri.

Bahasa Formal vs Sehari-hari

Dalam konteks resmi seperti pendidikan, dokumen pemerintahan, dan media tertulis, Swiss tetap menggunakan Hochdeutsch. Jadi, kalau kamu belajar bahasa Jerman standar, itu sudah cukup untuk kuliah atau kerja di Swiss.

Sedangkan Swiss German biasanya dipelajari secara natural lewat interaksi sehari-hari dengan penduduk lokal.

Peluang Internasional

Swiss dikenal sebagai negara dengan standar hidup tinggi dan pusat banyak organisasi internasional. Banyak peluang karier di bidang keuangan, farmasi, teknologi, dan riset. Kemampuan bahasa Jerman tentu menjadi aset besar, terutama di wilayah Swiss yang berbahasa Jerman.

Kenapa Penting Tahu Negara-Negara Berbahasa Jerman?

Mengetahui negara mana saja yang menggunakan bahasa Jerman sebagai bahasa resmi bisa membantu kamu menentukan tujuan belajar, studi, atau karier. Bahasa yang sama bisa membuka pintu ke beberapa negara sekaligus, bukan cuma satu.

Selain itu, pemahaman tentang variasi bahasa dan budaya juga bikin proses adaptasi jadi lebih mudah. Kamu nggak akan kaget saat menemukan perbedaan aksen atau istilah, karena sudah tahu konteksnya sejak awal.

Belajar Bahasa Jerman, Mulainya dari Mana?

Belajar bahasa Jerman memang dikenal cukup menantang, terutama di bagian grammar. Tapi dengan metode yang tepat dan bimbingan yang sesuai, prosesnya bisa jauh lebih efektif dan menyenangkan.

Buat kamu yang punya target studi atau kerja di negara berbahasa Jerman, biasanya dibutuhkan sertifikat resmi seperti TestDaF. Tes ini diakui secara internasional dan sering menjadi syarat masuk universitas maupun keperluan profesional.

Selain itu, kemampuan menerjemahkan dokumen juga sering dibutuhkan, entah untuk keperluan akademik, administrasi, atau pekerjaan.

Baca juga: Bikin Bangga! Ini 5 Brand Global yang Aslinya Milik Perusahaan Indonesia!

Waktunya Upgrade Skill Bahasa Jerman Kamu

Kalau kamu serius ingin belajar bahasa Jerman dan punya target jelas seperti kuliah atau kerja di Jerman, Austria, atau Swiss, belajar sendiri sering kali nggak cukup. Perlu strategi, latihan terarah, dan pemahaman format ujian yang matang.

Sebagai rekomendasi, Ultimate Education menyediakan kursus dan bimbingan TestDaF dengan metode belajar yang terstruktur, pengajar berpengalaman, dan materi yang disesuaikan dengan standar internasional.

Nggak cuma itu, Ultimate Education juga menyediakan jasa penerjemah profesional untuk membantu kebutuhan dokumen akademik maupun profesional kamu. Dengan pendampingan yang tepat, proses belajar bahasa Jerman jadi lebih terarah, efisien, dan siap dipakai untuk masa depan.