Back

IELTS vs TOEFL! Ternyata Ini Perbedaan dan Persamaannya

Halo, teman-teman!
Pernah nggak sih bingung harus pilih IELTS atau TOEFL untuk keperluan kuliah di luar negeri, daftar beasiswa LPDP, Chevening, Fulbright, atau bahkan buat syarat imigrasi?

Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak banget calon mahasiswa dan profesional yang galau di persimpangan ini.

Kedua tes ini sama-sama bergengsi, diakui secara internasional, dan bisa jadi “gerbang emas” untuk mewujudkan mimpimu studi atau kerja di luar negeri. Tapi tentu saja, IELTS dan TOEFL punya format, gaya soal, hingga penilaian yang berbeda.

Supaya kamu lebih mantap menentukan pilihan, yuk kita bahas perbedaan, persamaan, plus tips persiapan untuk keduanya.

Dan jangan khawatir, kalau butuh pendampingan serius, Ultimate Education siap bantu kamu lewat kursus IELTS, kursus TOEFL, sampai les privat Bahasa Inggris yang fleksibel.

Baca juga: Cara Belajar IELTS dari Nol Hingga Mahir! Panduan Lengkap di Tahun 2025

Apa Itu IELTS dan TOEFL?

Sebelum membandingkan lebih jauh, kita kenalan dulu, yuk.

IELTS
  • Dikelola oleh British Council, IDP, dan Cambridge Assessment English.
  • Tersedia dua jenis:
    • Academic → untuk kuliah atau beasiswa.
    • General Training → untuk kerja atau imigrasi (misalnya ke Australia atau Kanada).
TOEFL
  • Dikelola oleh ETS (Educational Testing Service).
  • Versi yang paling populer adalah TOEFL iBT (internet-based test).
  • Umumnya digunakan untuk kuliah di Amerika Serikat, Kanada, atau beasiswa internasional.

Fakta menarik: menurut data terbaru, setiap tahunnya lebih dari 3,5 juta orang ambil IELTS, sementara 2 juta orang mengikuti TOEFL iBT. Di Indonesia, IELTS lebih populer untuk Eropa, Australia, dan beasiswa LPDP, sementara TOEFL banyak dipilih buat daftar universitas Amerika.

Perbedaan IELTS dan TOEFL

Agar lebih jelas, simak tabel ringkas berikut:

AspekIELTSTOEFL iBT
PenyelenggaraBritish Council, IDP, CambridgeETS
Format TesListening, Reading, Writing, Speaking (tatap muka)Reading, Listening, Speaking, Writing (via komputer)
Durasi±2 jam 45 menit±3 jam
Skor0–9 (band score)0–120
SpeakingWawancara langsung dengan pengujiRekaman via komputer
WritingTask 1 (grafik/surat, 150 kata), Task 2 (esai 250 kata)Integrated Task (teks+audio), Independent Essay (300+ kata)
AksenInggris, Australia, AmerikaMayoritas Amerika
Hasil Tes6–13 hari4–8 hari
Biaya (2025)Rp2,8–3,2 jutaRp2,5–3 juta

👉 Catatan penting: IELTS lebih fleksibel untuk imigrasi (misalnya ke Australia atau Kanada), sementara TOEFL lebih “ramah” buat universitas Amerika.

Baca juga: Panduan dan Strategi Lengkap untuk Bisa Lolos Beasiswa Luar Negeri

Persamaan IELTS dan TOEFL

Meski beda format, keduanya tetap punya kesamaan mendasar:

  • Sama-sama menguji Listening, Reading, Writing, dan Speaking.
  • Materi tes berhubungan dengan konteks akademik (kuliah, riset, artikel ilmiah).
  • Hasil tes berlaku 2 tahun.
  • Sama-sama butuh persiapan serius: dari kosa kata akademik, grammar, sampai strategi manajemen waktu.

IELTS atau TOEFL? Mana yang Cocok untuk Kamu?

Pilihan terbaik sangat tergantung tujuan dan gaya belajarmu.

Pilih IELTS jika:
  • Targetmu kuliah di Inggris, Australia, atau Eropa.
  • Butuh syarat imigrasi ke Kanada, Australia, atau Selandia Baru.
  • Lebih nyaman bicara tatap muka saat tes Speaking.
  • Nggak terlalu suka menulis esai panjang (karena IELTS Task 2 “cuma” 250 kata).

Contoh: Mau daftar Oxford, University of Melbourne, atau beasiswa Chevening → IELTS lebih aman.

Pilih TOEFL jika:
  • Targetmu kuliah di Amerika atau Kanada.
  • Suka tes berbasis komputer.
  • Terbiasa dengan aksen Amerika.
  • Nggak masalah bikin esai panjang (300+ kata).

Contoh: Mau daftar Harvard, MIT, atau beasiswa Fulbright → TOEFL biasanya lebih pas.

Strategi Persiapan IELTS & TOEFL

Supaya skor maksimal, coba ikuti langkah-langkah ini:

  1. Kenali format tes – pelajari tipe soal, jangan cuma belajar grammar.
  2. Perkuat kosa kata akademik – target hafal minimal 50 kata baru per minggu.
  3. Asah Listening – IELTS: dengarkan BBC, TOEFL: dengarkan NPR atau TED Talks.
  4. Reading rutin – latih skimming & scanning pakai artikel berita/ilmiah.
  5. Writing harian – bikin esai sesuai format tes, gunakan Grammarly untuk koreksi.
  6. Speaking practice – IELTS: latihan wawancara dengan teman/tutor, TOEFL: rekam jawaban di komputer.
  7. Simulasi tes penuh – lakukan tiap 2 minggu biar terbiasa dengan durasi.
  8. Evaluasi kesalahan – catat kelemahan dan fokus perbaikan.
  9. Manajemen waktu – latih diri dengan timer, jangan terlalu lama di 1 soal.
  10. Gunakan sumber belajar resmi – Cambridge IELTS, Official Guide to TOEFL, atau website resmi.

Baca juga: Daftar 10 Universitas Korea Terbaik untuk Mahasiswa Internasional

Tantangan Umum dan Solusinya

  • Listening terasa cepat? → Latihan note-taking 30 menit/hari.
  • Reading bikin pusing? → Coba baca 3 artikel pendek setiap hari.
  • Writing mentok? → Tulis esai harian dan minta koreksi dari tutor.
  • Speaking gugup? → Latihan roleplay dengan teman atau gunakan aplikasi seperti ELSA.

Butuh Bantuan Persiapan IELTS atau TOEFL?

Jujur aja, belajar sendiri bisa, tapi seringkali bikin progress lambat. Apalagi kalau targetmu skor tinggi untuk universitas top atau beasiswa. Nah, di sinilah Ultimate Education bisa jadi partner terbaikmu.

Kami menyediakan:

  • Kursus IELTS/TOEFL intensif untuk target skor 6.5+ atau 80+.
  • Les privat Bahasa Inggris buat fokus di Writing, Speaking, atau grammar.
  • Jasa translate dokumen akademik dan esai aplikasi.
  • Jasa interpreter buat simulasi wawancara atau latihan Speaking.

Dengan tutor berpengalaman dan metode yang mudah dipahami, Ultimate Education sudah membantu ribuan pelajar Indonesia menembus kampus impian. Yuk, cek info lebih lanjut di www.ultimateducation.co.id dan dapatkan konsultasi gratis!

Pilih Tes yang Tepat, Raih Impianmu

Baik IELTS maupun TOEFL, keduanya adalah tiket menuju peluang internasional. Bedanya hanya di format, aksen, dan preferensi universitas.

  • Mau ke Eropa atau Australia? → IELTS.
  • Mau ke Amerika atau Kanada? → TOEFL.

Apapun pilihanmu, kuncinya ada pada persiapan matang: rajin latihan, kenali format tes, dan jangan ragu minta bantuan mentor berpengalaman.

Jadi, sudah siap menentukan pilihan? Yuk, mulai langkah pertamamu sekarang bersama Ultimate Education, biar mimpi kuliah atau kerja di luar negeri makin dekat jadi kenyataan! ✨