
Saat Anda mempersiapkan diri untuk mengikuti tes TOEFL iBT, salah satu keputusan penting adalah menentukan apakah lebih baik mengambil kursus atau belajar secara mandiri. Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan. Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai kelebihan dan kekurangan antara mengikuti kursus TOEFL iBT atau belajar sendiri, sehingga Anda bisa membuat keputusan yang tepat.
Baca juga: Inilah 5 Podcast Terbaik untuk Meningkatkan Skill Listening
Kursus TOEFL iBT: Pro dan Kontra
Keuntungan Mengikuti Kursus TOEFL iBT
Akses ke Pengajar yang Berpengalaman
Kursus TOEFL iBT sering kali diajarkan oleh pengajar yang berpengalaman dan telah memahami struktur tes TOEFL iBT secara mendalam. Pengajar ini biasanya mengetahui strategi yang efektif untuk menjawab soal, mengelola waktu, dan mengatasi tantangan-tantangan umum yang sering dialami oleh peserta tes.
Materi Terstruktur dan Terarah
Kursus TOEFL iBT umumnya menawarkan materi yang terstruktur dan disusun secara bertahap untuk memastikan peserta memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang setiap bagian tes. Kurikulum ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara menyeluruh, termasuk reading, listening, speaking, dan writing.
Pembelajaran Terjadwal dan Disiplin
Mengikuti kursus memungkinkan peserta untuk belajar dalam jadwal yang teratur, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk mengatur waktu belajar. Dengan bimbingan instruktur, mereka juga dapat mempertahankan konsistensi dalam belajar dan tidak mudah menunda-nunda.
Simulasi Tes TOEFL iBT
Salah satu keuntungan besar dari kursus TOEFL iBT adalah adanya simulasi tes yang mirip dengan kondisi ujian sebenarnya. Hal ini membantu peserta terbiasa dengan format soal dan tekanan waktu saat mengerjakan ujian.
Feedback Langsung dan Konstruktif
Dalam kursus, peserta akan menerima umpan balik langsung dari pengajar mengenai kelemahan dan kelebihan mereka. Hal ini sangat penting untuk perbaikan, terutama dalam sesi speaking dan writing yang memerlukan evaluasi lebih dalam.
Ingin cetak skor TOEFL maksimal dan raih beasiswa impianmu? 🎯✨ Cari tahu caranya di artikel ini dan siapkan dirimu untuk sukses! Jangan sampai terlewat!
Kekurangan Mengikuti Kursus TOEFL iBT

Biaya yang Tinggi
Salah satu kelemahan utama dari mengikuti kursus TOEFL iBT adalah biayanya yang bisa cukup mahal. Kursus TOEFL dengan kualitas yang baik sering kali memerlukan investasi finansial yang cukup besar, dan ini bisa menjadi kendala bagi beberapa orang.
Keterbatasan Waktu dan Tempat
Kursus TOEFL biasanya memiliki jadwal yang tetap, sehingga membutuhkan komitmen waktu yang cukup besar. Bagi mereka yang memiliki jadwal padat atau tinggal di daerah yang jauh dari pusat kursus, hal ini bisa menjadi masalah.
Tidak Selalu Sesuai dengan Gaya Belajar Pribadi
Kursus biasanya mengikuti metode pengajaran tertentu, yang mungkin tidak sesuai dengan gaya belajar setiap peserta. Misalnya, beberapa orang lebih nyaman belajar dengan metode visual atau mandiri, sedangkan kursus mungkin lebih banyak menggunakan metode ceramah atau diskusi.
Ketergantungan pada Pengajar
Peserta kursus kadang menjadi terlalu bergantung pada pengajar, sehingga kurang terbiasa untuk belajar sendiri. Ini bisa menjadi kelemahan jika peserta tidak bisa mengakses bantuan atau instruktur di luar jam kursus.
Baca juga: Beasiswa Bergengsi 2024-2025 untuk Pelajar Internasional
Belajar Mandiri: Pro dan Kontra

Keuntungan Belajar Mandiri untuk TOEFL iBT
Lebih Fleksibel dan Bisa Disesuaikan
Belajar mandiri memberi Anda fleksibilitas dalam hal waktu dan lokasi, yang merupakan keuntungan utama. Anda dapat menentukan sendiri kapan dan di mana belajar sesuai dengan kenyamanan dan ketersediaan waktu Anda. Ini cocok bagi mereka yang memiliki jadwal padat atau tidak dapat mengikuti kursus di jam tertentu.
Biaya Lebih Terjangkau
Belajar mandiri tidak memerlukan biaya tambahan seperti halnya kursus. Anda hanya perlu berinvestasi dalam bahan-bahan pembelajaran seperti buku, aplikasi, atau sumber belajar online, yang biasanya lebih murah dibandingkan biaya kursus.
Kendali Penuh atas Proses Belajar
Dengan belajar mandiri, Anda memiliki kendali penuh atas apa yang Anda pelajari dan bagaimana cara Anda melakukannya. Anda bisa fokus pada area yang paling membutuhkan perbaikan atau menyesuaikan metode belajar yang sesuai dengan gaya belajar Anda.
Meningkatkan Kemampuan Riset dan Inisiatif
Belajar mandiri memerlukan lebih banyak inisiatif dan kemampuan riset dari diri sendiri. Ini membantu meningkatkan keterampilan Anda dalam mencari informasi dan mengatur strategi belajar, yang akan berguna tidak hanya untuk tes TOEFL, tetapi juga untuk keperluan akademis atau profesional di masa depan.
Siap menghadapi TOEFL iBT 2024? 🚀📚 Temukan tips dan strategi efektif yang bisa membantumu meraih skor tinggi di artikel ini! Baca sekarang dan persiapkan dirimu dengan maksimal!
Kekurangan Belajar Mandiri untuk TOEFL iBT
Salah satu tantangan terbesar dari belajar mandiri adalah tidak adanya umpan balik langsung dari pengajar atau mentor. Misalnya, pada bagian speaking dan writing, tanpa evaluasi yang objektif, Anda mungkin kesulitan untuk mengetahui kelemahan Anda dan memperbaikinya. Hal ini dapat menghambat perkembangan kemampuan bahasa Inggris Anda karena kesalahan yang sama bisa terus berulang tanpa disadari. Dalam konteks TOEFL iBT, kemampuan berbicara dan menulis yang baik bukan hanya soal tata bahasa, tetapi juga struktur argumen, penggunaan kosakata akademik, serta kelancaran penyampaian ide.
Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa mencoba menggunakan platform daring yang menyediakan fitur *AI feedback* atau bergabung dalam komunitas belajar online di mana Anda dapat saling menilai hasil pekerjaan satu sama lain. Selain itu, menonton video speaking sample TOEFL dan membandingkannya dengan performa pribadi juga bisa membantu mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Semakin sering Anda mendapatkan masukan, semakin cepat pula peningkatan kemampuan Anda.
Sulit Menentukan Materi Belajar yang Efektif
Belajar mandiri membutuhkan keahlian dalam memilih materi yang tepat dan terfokus pada kebutuhan TOEFL iBT. Tanpa bimbingan, Anda mungkin menghabiskan waktu untuk materi yang kurang relevan atau tidak terlalu bermanfaat dalam konteks tes TOEFL. Misalnya, beberapa pelajar terlalu fokus mempelajari grammar secara mendalam tanpa memperhatikan jenis soal yang sering muncul di tes, atau mengabaikan latihan listening yang memerlukan strategi tersendiri.
Cara terbaik untuk menentukan materi yang efektif adalah dengan memahami struktur ujian TOEFL iBT terlebih dahulu. Ujian ini terdiri dari empat bagian utama: Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Anda dapat memetakan kemampuan Anda di setiap bagian dan fokus memperbaiki area yang paling lemah. Gunakan sumber belajar resmi seperti ETS TOEFL Official Guide atau platform yang menyediakan latihan berbasis format resmi. Dengan pendekatan ini, Anda tidak hanya belajar lebih efisien, tetapi juga menyiapkan diri secara strategis untuk menghadapi tes sebenarnya.
Disiplin yang Tinggi
Belajar mandiri membutuhkan tingkat disiplin yang tinggi, terutama jika Anda tidak memiliki jadwal yang ketat. Sering kali, orang yang belajar sendiri lebih rentan menunda-nunda atau kehilangan motivasi di tengah jalan. Tantangan ini semakin besar ketika tidak ada pihak lain yang mengingatkan atau mendorong Anda untuk tetap konsisten. Padahal, keberhasilan dalam TOEFL iBT sangat bergantung pada latihan rutin dan peningkatan berkelanjutan.
Untuk menjaga disiplin, buatlah jadwal belajar mingguan yang realistis dan mudah diikuti. Misalnya, alokasikan waktu khusus untuk latihan Reading setiap Senin, Listening setiap Rabu, dan Speaking serta Writing pada akhir pekan. Gunakan aplikasi pengingat atau *study tracker* agar Anda bisa memantau progres harian. Selain itu, menetapkan target yang spesifik — seperti “meningkatkan skor Reading dari 22 ke 26 dalam empat minggu” — bisa membuat proses belajar lebih terarah dan terukur. Disiplin yang konsisten akan menjadi fondasi utama untuk mencapai skor TOEFL iBT yang tinggi.
Minimnya Akses ke Simulasi Tes
Beberapa orang yang belajar sendiri mungkin kesulitan mengakses simulasi tes yang sesuai dengan format TOEFL iBT. Padahal, latihan ini penting untuk mengenali pola soal dan meningkatkan kecepatan dalam mengerjakan tes. Simulasi juga membantu Anda memahami bagaimana sistem penilaian bekerja, sehingga Anda dapat menyesuaikan strategi menjawab agar lebih efisien dan tepat sasaran.
Jika Anda tidak memiliki akses ke simulasi resmi, Anda masih bisa mencari alternatif seperti latihan gratis di situs resmi ETS atau kanal YouTube edukatif yang menyediakan *mock test* lengkap. Beberapa platform juga menawarkan paket latihan berbayar dengan pengalaman mirip ujian sesungguhnya, termasuk timer otomatis dan penilaian berbasis AI. Lakukan simulasi minimal satu kali setiap dua minggu untuk mengukur kemajuan Anda. Dengan sering berlatih dalam kondisi mirip ujian, Anda akan terbiasa dengan tekanan waktu dan bisa mengelola stres dengan lebih baik saat ujian sebenarnya.
Memilih Antara Kursus dan Belajar Mandiri: Faktor yang Perlu Dipertimbangkan
Saat menentukan apakah akan mengikuti kursus atau belajar mandiri untuk persiapan TOEFL iBT, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan. Pertama, pertimbangkan gaya belajar Anda — apakah Anda lebih termotivasi belajar bersama orang lain atau lebih nyaman belajar sendiri dengan fleksibilitas penuh. Kedua, evaluasi anggaran dan waktu yang tersedia. Kursus biasanya menawarkan bimbingan langsung dan materi terstruktur, tetapi biaya yang dikeluarkan juga lebih besar dibandingkan belajar mandiri.
Bagi sebagian orang, kursus TOEFL memberikan keuntungan dalam hal bimbingan intensif, evaluasi langsung, serta akses ke mentor berpengalaman yang dapat memberikan tips strategis. Namun, bagi mereka yang memiliki motivasi tinggi dan mampu belajar secara konsisten, belajar mandiri bisa menjadi pilihan efektif dan hemat biaya. Anda bisa mengombinasikan keduanya — misalnya, mengikuti kursus singkat untuk memahami strategi dasar, lalu melanjutkannya dengan belajar mandiri menggunakan sumber resmi TOEFL dan latihan online.
Pada akhirnya, baik kursus maupun belajar mandiri memiliki kelebihan masing-masing. Kunci suksesnya adalah memahami kebutuhan pribadi Anda dan memilih metode yang paling sesuai dengan gaya belajar serta tujuan skor TOEFL yang ingin dicapai. Dengan strategi yang tepat dan dedikasi tinggi, kedua pendekatan ini sama-sama dapat membawa Anda menuju hasil yang maksimal.
Anggaran Keuangan
Jika Anda memiliki anggaran yang cukup, kursus TOEFL iBT mungkin bisa menjadi pilihan yang baik karena memberikan pembelajaran yang terstruktur dan dukungan langsung. Namun, jika Anda ingin menghemat biaya, belajar mandiri dapat menjadi alternatif yang efektif.
Kebutuhan dan Tujuan Spesifik
Pertimbangkan apakah Anda membutuhkan bantuan intensif di beberapa area tertentu atau hanya perlu latihan tambahan. Jika Anda merasa memerlukan bantuan di semua bagian tes dan membutuhkan banyak bimbingan, kursus mungkin lebih cocok. Namun, jika Anda hanya perlu memoles beberapa keterampilan tertentu, belajar mandiri bisa lebih efektif.
Gaya Belajar
Jika Anda lebih cocok dengan pembelajaran berbasis interaksi dan arahan, kursus TOEFL mungkin lebih sesuai. Namun, jika Anda menikmati belajar sendiri dan memiliki kemampuan riset yang baik, belajar mandiri bisa memberikan hasil yang optimal.
Ketersediaan Waktu
Jika Anda memiliki jadwal yang padat, belajar mandiri bisa memberi fleksibilitas yang Anda butuhkan. Namun, jika Anda mampu mengatur jadwal khusus untuk kursus, kursus TOEFL bisa menjadi pilihan yang solid.
Kedekatan dengan Pusat Kursus
Jika Anda tinggal di dekat pusat kursus, mengikuti kelas TOEFL bisa lebih mudah diakses. Namun, jika Anda tinggal jauh atau memiliki keterbatasan akses, belajar mandiri atau kursus online bisa menjadi solusi.
Baca juga: 5 Top Buku TOEFL ini Bisa Meningkatkan Skor Anda!
Baik kursus TOEFL iBT maupun belajar mandiri memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Keputusan yang paling tepat adalah yang sesuai dengan kebutuhan, gaya belajar, dan kondisi pribadi Anda. Jika Anda memiliki anggaran lebih, merasa membutuhkan bantuan bimbingan, dan menginginkan pembelajaran yang terstruktur, kursus TOEFL bisa menjadi pilihan ideal. Namun, jika Anda lebih fleksibel dalam belajar dan mampu belajar dengan inisiatif sendiri, belajar mandiri bisa menjadi cara yang efektif dan hemat biaya.
Pada akhirnya, tujuan Anda adalah mendapatkan skor TOEFL iBT yang optimal dan mencapai target yang diinginkan. Pilihlah metode yang paling cocok untuk Anda dan mulailah persiapan dengan penuh semangat dan disiplin.
Nah, sekarang Anda sudah tahu apa saja yang perlu Anda persiapkan. Mari mulai persiapan Anda untuk mencapai skor yang memenuhi persyaratan universitas target Anda. Banyak sekali tes latihan online yang tersedia di internet, namun masih merasa bingung? Bergabunglah dengan kami sekarang.
FAQs
Apakah kursus TOEFL iBT lebih efektif daripada belajar mandiri?
Tidak ada jawaban yang mutlak. Efektivitas kursus atau belajar mandiri tergantung pada kebutuhan, gaya belajar, dan kemampuan disiplin Anda. Belajar mandiri menawarkan fleksibilitas dan biaya yang lebih rendah, sedangkan kursus menawarkan bimbingan langsung dan materi yang terorganisir.
Berapa biaya rata-rata untuk kursus TOEFL iBT?
Biaya kursus TOEFL iBT bervariasi tergantung lokasi, kualitas pengajar, dan fasilitas yang disediakan. Secara umum, harganya berkisar antara Rp2.000.000 hingga Rp5.000.000 atau lebih untuk program persiapan TOEFL yang komprehensif.
Apakah saya bisa mendapatkan skor tinggi hanya dengan belajar mandiri?
Ya, banyak orang yang berhasil mendapatkan skor tinggi dengan belajar mandiri. Kunci utamanya adalah disiplin, ketekunan, dan akses ke materi belajar yang tepat, termasuk simulasi tes dan feedback untuk sesi speaking dan writing.
Apa saja materi yang harus saya pelajari untuk TOEFL iBT?
TOEFL iBT menguji Reading, Listening, Speaking, dan Writing Anda. Anda harus memahami format dan jenis soal dalam setiap bagian, serta melatih strategi menjawab yang efektif. Gunakan materi latihan resmi atau sumber yang terpercaya agar fokus pada topik yang relevan.
Apakah saya perlu simulasi tes TOEFL iBT?
Sangat disarankan. Simulasi tes sangat membantu untuk mengukur kemampuan Anda, mengenali format soal, dan berlatih manajemen waktu. Banyak kursus yang menyediakan simulasi tes, tetapi Anda juga bisa menemukan simulasi online yang bisa diakses sendiri.
Bagaimana cara mengetahui kelemahan saya dalam TOEFL iBT jika belajar mandiri?
Anda bisa menggunakan skor dari latihan soal atau simulasi tes sebagai indikator. Ada juga platform online yang menyediakan evaluasi speaking dan writing, sehingga Anda bisa mengetahui area mana yang perlu ditingkatkan.
Apakah kursus TOEFL iBT tersedia secara online?
Ya, banyak kursus TOEFL iBT yang kini ditawarkan secara online, dengan kelas interaktif, materi digital, dan simulasi tes. Kursus online ini bisa menjadi solusi bagi mereka yang membutuhkan fleksibilitas atau tinggal jauh dari pusat kursus.
Berapa lama waktu yang biasanya dibutuhkan untuk mempersiapkan TOEFL iBT?
Durasi persiapan sangat bergantung pada kemampuan awal Anda dan target skor yang diinginkan. Umumnya, persiapan intensif selama 1-3 bulan sudah cukup untuk mencapai peningkatan yang signifikan.
Sumber apa yang direkomendasikan untuk belajar mandiri?
Beberapa sumber populer untuk belajar TOEFL mandiri adalah “The Official Guide to the TOEFL iBT Test” dari ETS, aplikasi TOEFL prep, dan situs resmi ETS untuk latihan soal. Anda juga bisa mencari video di platform seperti YouTube untuk tips dan strategi mengerjakan TOEFL.
Apakah belajar mandiri adalah pilihan yang baik untuk pemula dalam bahasa Inggris?
Jika kemampuan bahasa Inggris Anda masih dasar, kursus TOEFL mungkin lebih cocok karena Anda akan mendapat bimbingan lebih intensif. Namun, jika Anda sudah memiliki dasar bahasa Inggris yang baik, belajar mandiri bisa menjadi pilihan yang efektif dengan biaya yang lebih hemat.