
Ujian Graduate Management Admission Test (GMAT) diperlukan sebagai persyaratan utama untuk mendaftar ke program MBA di universitas-universitas terkemuka di berbagai belahan dunia. Di Jakarta, minat terhadap ujian GMAT terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya profesional yang ingin meningkatkan kualifikasi akademis dan karir mereka. Artikel ini akan membahas secara komprehensif tentang ujian GMAT di Jakarta, mulai dari persiapan hingga tempat tes dan tips sukses.
Baca juga: Persiapan GMAT: Cara Persiapan & Langkah Sukses
Apa itu GMAT?
GMAT adalah ujian standar yang digunakan oleh banyak sekolah bisnis untuk menilai kesiapan akademis calon mahasiswa untuk program MBA dan program bisnis lainnya. Kemampuan analitis, kuantitatif, verbal, dan penulisan diukur dalam ujian ini. Skor GMAT sangat berpengaruh dalam proses penerimaan di banyak program MBA.
Yuk, temukan semua yang perlu kamu ketahui tentang kursus persiapan GMAT di Jakarta dalam artikel ini!
Struktur Ujian GMAT

Ujian GMAT terdiri dari empat bagian utama, masing-masing dirancang untuk mengukur berbagai aspek kemampuan akademis dan analitis calon mahasiswa. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang setiap bagian ujian GMAT:
Analytical Writing Assessment (AWA)
Durasi: 30 menit
Bagian ini terdiri dari satu esai yang mengharuskan peserta menulis analisis terhadap sebuah argumen. Peserta diharapkan untuk:
- Mengidentifikasi dan menganalisis argumen yang diberikan.
- Menyusun esai yang teratur dan logis.
- Menggunakan contoh konkret untuk mendukung analisis mereka.
Penilaian AWA berkisar dari 0 hingga 6, dengan penilaian dalam kelipatan setengah poin. Esai ini dinilai oleh komputer serta oleh evaluator manusia yang terlatih.
Integrated Reasoning (IR)
Durasi: 30 menit
Bagian ini menguji kemampuan untuk menganalisis dan menafsirkan data yang disajikan dalam berbagai format. Bagian ini memiliki empat kategori pertanyaan:
- Graphics Interpretation: Memahami dan menafsirkan informasi grafis.
- Two-Part Analysis: Memecahkan masalah kompleks yang membutuhkan analisis dua bagian.
- Table Analysis: Analisis tabel data untuk mendapatkan informasi yang relevan.
- Multi-Source Reasoning: Menilai informasi dari beberapa sumber untuk menjawab pertanyaan.
Penilaian IR berkisar dari 1 hingga 8, dengan kelipatan satu poin. Bagian ini penting karena mencerminkan kemampuan untuk bekerja dengan data yang kompleks, keterampilan yang sangat dihargai dalam dunia bisnis.
Quantitative Reasoning
Durasi: 62 menit
Jumlah Pertanyaan: 31
Bagian ini mengukur kemampuan kuantitatif dan pemecahan masalah. Terdapat dua jenis pertanyaan:
- Problem Solving: Menguji kemampuan untuk memecahkan masalah matematika.
- Data Sufficiency: Menilai kemampuan untuk menganalisis masalah berbasis kuantitatif dan menentukan data yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Penilaian Quantitative Reasoning berkisar dari 6 hingga 51. Pertanyaan-pertanyaan dalam bagian ini mencakup topik seperti aritmatika, aljabar, geometri, dan analisis data dasar.
Verbal Reasoning
Durasi: 65 menit
Jumlah Pertanyaan: 36
Bagian ini menilai kemampuan membaca dan memahami teks, mengevaluasi argumen, dan mengoreksi bahan tulisan. Terdapat tiga jenis pertanyaan:
- Reading Comprehension: Menguji kemampuan untuk memahami dan menganalisis teks yang ditulis.
- Critical Reasoning: Menilai kemampuan untuk mengevaluasi argumen dan merumuskan rencana tindakan.
- Sentence Correction: Menguji pengetahuan tentang tata bahasa dan gaya penulisan dalam Bahasa Inggris.
Penilaian Verbal Reasoning juga memiliki rentang skor antara 6 hingga 51. Bagian ini penting untuk menilai kemampuan berkomunikasi secara efektif, yang sangat penting dalam lingkungan bisnis.
Penilaian Keseluruhan
Skor total GMAT berkisar dari 200 hingga 800, yang merupakan kombinasi dari skor Verbal dan Quantitative Reasoning. Penilaian atas Analytical Writing Assessment dan Integrated Reasoning dilakukan secara independen dan tidak berdampak pada skor total.
Memahami struktur dan jenis pertanyaan yang akan dihadapi dalam ujian GMAT adalah langkah penting dalam persiapan ujian. Dengan latihan yang cukup dan strategi yang tepat, peserta dapat mengoptimalkan kinerja mereka di setiap bagian ujian ini.
Baca juga: GMAT: Langkah Sukses dalam Persiapan & Strategi
Persiapan Ujian GMAT
Untuk mempersiapkan ujian GMAT, penting untuk mengikuti langkah-langkah yang terstruktur dan sistematis. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa diambil untuk memastikan Anda siap menghadapi ujian GMAT:
Pelajari Format Ujian
Mengapa Penting:
Memahami format ujian dan jenis pertanyaan yang akan dihadapi sangat penting untuk mempersiapkan strategi belajar yang efektif.
Langkah-langkah:
- Teliti Panduan Resmi: Baca panduan resmi dari Graduate Management Admission Council (GMAC) untuk memahami struktur ujian dan tipe-tipe pertanyaan.
- Ambil Ujian Simulasi: Lakukan ujian simulasi untuk mengenal alur ujian dan mengukur waktu pengerjaan setiap bagian.
Materi Belajar
Mengapa Penting:
Belajar dengan materi yang lengkap dan berkualitas tinggi akan mempermudah pemahaman terhadap konsep-konsep dan jenis pertanyaan yang umumnya muncul dalam ujian GMAT.
Sumber-sumber Belajar:
- Buku Resmi: “The Official Guide for GMAT Review” merupakan sumber utama yang mencakup berbagai soal latihan yang pernah diujikan.
- Kursus Online: Platform seperti Coursera, edX, dan Magoosh menawarkan kursus persiapan GMAT yang mencakup video pembelajaran, soal latihan, dan tips strategi.
- Aplikasi Mobile: Ada berbagai aplikasi mobile seperti GMAT Prep & Practice dan Ready4GMAT yang dapat membantu belajar saat bepergian.
Latihan Soal
Mengapa Penting:
Melakukan latihan soal secara teratur membantu dalam menilai perkembangan, mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, serta meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam menjawab soal.
Langkah-langkah:
- Ujian Praktik Resmi: Gunakan ujian praktik resmi yang tersedia di situs GMAC untuk simulasi ujian sebenarnya.
- Bank Soal: Manfaatkan bank soal dari buku dan kursus online untuk latihan harian.
- Analisis Hasil: Setelah mengerjakan soal latihan, tinjau dan analisis hasilnya untuk mengidentifikasi kelemahan dan fokus pada perbaikan.
Kursus Persiapan GMAT
Mengapa Penting:
Mengikuti kursus persiapan dapat memberikan struktur belajar yang lebih terarah dan bimbingan dari instruktur berpengalaman.
Pilihan Kursus di Jakarta:
- Manhattan Review: Menawarkan berbagai program persiapan GMAT, termasuk kelas tatap muka, kelas online, dan sesi privat.
- Kaplan: Menyediakan kursus persiapan yang mencakup materi belajar lengkap, soal latihan, dan tes simulasi.
- Quipper Campus: Memberikan program persiapan dengan modul interaktif dan dukungan tutor yang berpengalaman.
- Ultimate Education: Tempat kursus yang menyediakan beragam program persiapan GMAT, termasuk kelas private offline maupun online.
Strategi Belajar
Mengapa Penting:
Strategi belajar yang efektif akan membantu mengoptimalkan waktu belajar dan memastikan semua topik tercakup dengan baik.
Langkah-langkah:
- Buat Jadwal Belajar: Rencanakan jadwal belajar harian atau mingguan dengan waktu khusus untuk setiap bagian ujian.
- Targetkan Kelemahan: Fokus pada bagian atau jenis pertanyaan di mana Anda merasa kurang kuat.
- Manajemen Waktu: Latih manajemen waktu saat mengerjakan soal untuk memastikan semua bagian ujian dapat diselesaikan tepat waktu.
Tips Tambahan
- Tetap Konsisten: Belajar secara konsisten setiap hari lebih efektif daripada belajar maraton sesekali.
- Jaga Kesehatan: Pastikan Anda mendapatkan cukup istirahat, makan makanan sehat, dan berolahraga untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.
- Minta Dukungan: Bergabung dengan kelompok belajar atau forum online untuk mendapatkan dukungan dan tips dari sesama peserta ujian GMAT.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas dan memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia, Anda dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi ujian GMAT dan mencapai skor yang diinginkan.
Jangan lewatkan artikel ini yang membahas segala hal tentang les GMAT online! Temukan tips dan strategi terbaik untuk persiapanmu sekarang juga!
Tips Sukses dalam Ujian GMAT

Mencapai skor tinggi dalam ujian GMAT memerlukan persiapan yang matang dan strategi yang efektif. Berikut adalah tips yang lebih rinci untuk membantu Anda sukses dalam ujian GMAT:
Mulai Persiapan Lebih Awal
Mengapa Penting:
Memulai persiapan sejak dini, setidaknya 3–6 bulan sebelum tanggal ujian, memberi Anda cukup waktu untuk mempelajari seluruh materi, mengidentifikasi kelemahan, dan memperbaiki keterampilan secara bertahap. GMAT bukan ujian yang bisa dikuasai dalam waktu singkat, karena selain menguji kemampuan logika dan analisis, tes ini juga menilai manajemen waktu, strategi berpikir cepat, dan konsistensi belajar Anda. Dengan waktu persiapan yang cukup, Anda dapat membangun fondasi yang kuat tanpa harus merasa terburu-buru menjelang ujian.
Banyak peserta ujian yang menyesal karena baru mulai belajar satu atau dua minggu sebelum hari H. Akibatnya, mereka tidak memiliki waktu untuk memahami pola soal, melakukan evaluasi dari simulasi, atau memperkuat kemampuan di bagian-bagian yang sulit seperti Quantitative Reasoning atau Verbal Reasoning. Dengan memulai lebih awal, Anda juga dapat menyesuaikan gaya belajar sesuai kebutuhan pribadi, baik dengan bimbingan, kursus online, maupun belajar mandiri.
Langkah-langkah:
- Riset Materi: Mulailah dengan membaca panduan resmi GMAT dan memahami struktur ujiannya. Pelajari jenis soal yang sering keluar, waktu pengerjaan per bagian, dan strategi yang direkomendasikan oleh test taker berpengalaman. Anda juga bisa mengunjungi situs resmi GMAT Official untuk melihat contoh soal dan panduan terbaru.
- Ambil Tes Awal: Lakukan diagnostic test untuk mengukur kemampuan Anda di awal. Hasilnya akan membantu menentukan strategi belajar, misalnya apakah Anda perlu lebih fokus pada matematika dasar, pemahaman bacaan kompleks, atau kemampuan analisis data di bagian Integrated Reasoning.
- Rencanakan Waktu: Buat rencana belajar yang realistis dan konsisten. Hindari belajar maraton atau belajar terlalu lama dalam satu sesi karena bisa menyebabkan kelelahan mental. Lebih baik belajar sedikit tapi rutin setiap hari, misalnya 1–2 jam dengan fokus berbeda-beda tiap sesi.
- Gunakan Sumber Belajar Resmi: Buku seperti Official Guide for GMAT Review atau platform digital seperti GMATPrep akan membantu Anda memahami gaya soal asli. Hindari terlalu banyak sumber acak karena dapat membuat fokus belajar terpecah.
- Bangun Kebiasaan Belajar: Cobalah belajar di jam yang sama setiap hari agar otak terbiasa fokus pada waktu tertentu. Kebiasaan ini dapat meningkatkan produktivitas dan memudahkan Anda mempertahankan disiplin belajar hingga hari ujian.
Semakin awal Anda mulai, semakin besar peluang Anda untuk meningkatkan skor GMAT. Anda bisa memecah target besar menjadi beberapa target kecil mingguan, seperti meningkatkan skor Quant 10 poin atau memperbaiki kecepatan membaca di bagian Verbal. Pendekatan bertahap seperti ini terbukti lebih efektif dibandingkan belajar intensif menjelang ujian.
Buat Jadwal Belajar
Mengapa Penting:
Jadwal belajar yang realistis dan konsisten adalah kunci utama untuk mencapai skor GMAT yang optimal. Tanpa perencanaan waktu yang matang, Anda bisa kewalahan dengan banyaknya materi dan jenis soal yang harus dipelajari. Dengan jadwal yang teratur, setiap sesi belajar memiliki fokus dan tujuan yang jelas sehingga hasilnya lebih maksimal.
Selain itu, jadwal belajar juga membantu menjaga keseimbangan antara persiapan akademik dan kesejahteraan mental. Anda bisa menyisihkan waktu untuk istirahat, olahraga ringan, atau aktivitas yang menyenangkan agar tidak mudah stres. Belajar GMAT bukan hanya soal hafalan dan latihan soal, tapi juga soal manajemen energi dan motivasi.
Langkah-langkah:
- Tetapkan Tujuan: Buat target yang jelas untuk setiap minggu. Misalnya, minggu pertama fokus memahami struktur tes, minggu kedua latihan soal Quantitative, dan minggu ketiga mendalami Verbal. Pastikan Anda juga mencatat perkembangan dan evaluasi setelah menyelesaikan tiap tahap.
- Alokasikan Waktu: Tentukan jam belajar harian, misalnya satu jam pagi untuk membaca teori dan satu jam malam untuk latihan soal. Jika Anda bekerja atau kuliah, manfaatkan akhir pekan untuk ujian simulasi agar terasa seperti kondisi ujian sebenarnya.
- Sisihkan Waktu untuk Latihan: Jangan hanya belajar teori. Lakukan latihan soal rutin dan ujian simulasi agar terbiasa dengan tekanan waktu. Gunakan hasil simulasi untuk menganalisis bagian mana yang paling lemah dan butuh perbaikan.
- Gunakan Alat Bantu Digital: Aplikasi seperti GMAT Official Prep, Magoosh, atau Manhattan Prep dapat membantu Anda mengatur jadwal dan memantau progres belajar secara otomatis. Beberapa platform bahkan memberikan rekomendasi topik yang harus diulang berdasarkan performa Anda.
- Jangan Lupakan Evaluasi: Setelah setiap minggu, luangkan waktu 15–20 menit untuk meninjau kemajuan Anda. Tulis catatan kecil tentang apa yang sudah baik dan apa yang perlu diperbaiki. Evaluasi rutin akan membuat proses belajar lebih terarah.
Dengan jadwal belajar yang terencana, Anda tidak hanya mempersiapkan diri secara akademik tetapi juga melatih kedisiplinan dan konsistensi — dua hal yang sangat penting dalam proses mencapai skor GMAT tinggi. Mulailah dari sekarang, buat perencanaan, dan jalani dengan komitmen hingga hari ujian tiba.
Fokus pada Kelemahan
Mengapa Penting:
Mengidentifikasi dan memperbaiki kelemahan akan meningkatkan keseluruhan skor Anda dengan memastikan bahwa Anda tidak kehilangan poin pada bagian yang sulit. Dalam konteks persiapan ujian, banyak peserta terlalu fokus pada bagian yang mereka kuasai, padahal strategi terbaik justru adalah memperbaiki area yang masih lemah. Dengan memahami pola kesalahan yang sering muncul, Anda dapat menyesuaikan strategi belajar agar lebih efisien dan tepat sasaran. Pendekatan ini tidak hanya membuat nilai meningkat, tetapi juga membangun rasa percaya diri saat menghadapi soal yang sebelumnya terasa menantang.
Selain itu, mengenali kelemahan juga membantu Anda menentukan prioritas belajar. Daripada membagi waktu secara merata, Anda bisa mengalokasikan lebih banyak waktu untuk bagian yang memerlukan perhatian ekstra. Misalnya, jika Anda sering salah dalam soal kuantitatif atau bagian verbal reasoning, maka fokuskan sesi latihan lebih intens di area tersebut. Dengan begitu, hasil belajar menjadi lebih terarah dan berdampak nyata.
Langkah-langkah:
- Analisis Hasil Latihan: Setelah mengerjakan soal latihan atau ujian simulasi, analisis kesalahan dan identifikasi pola kelemahan. Catat jenis soal apa yang paling sering membuat Anda ragu atau salah menjawab. Gunakan hasil analisis ini untuk menyusun rencana belajar mingguan yang lebih fokus.
- Pendekatan Bertahap: Fokus pada satu kelemahan pada satu waktu dan gunakan sumber daya khusus (buku, video, kursus) untuk memperbaikinya. Misalnya, jika Anda kesulitan di bagian Reading Comprehension, cobalah membaca artikel akademik pendek setiap hari untuk melatih kecepatan dan pemahaman bacaan.
- Tinjau Kembali Secara Berkala: Secara rutin mengulang materi yang sulit untuk memastikan pemahaman yang lebih baik. Banyak orang lupa bahwa kelemahan akan kembali muncul jika tidak diulas secara berkala. Gunakan teknik spaced repetition agar materi tersimpan dalam memori jangka panjang.
Dengan strategi di atas, Anda akan melihat perkembangan signifikan dari waktu ke waktu. Belajar bukan sekadar menambah jam, tetapi tentang bagaimana Anda memanfaatkan waktu tersebut untuk mengubah kelemahan menjadi kekuatan. Jika konsisten, bukan tidak mungkin area yang dulu Anda takuti justru menjadi bagian yang paling Anda kuasai.
Manajemen Waktu
Mengapa Penting:
Mengelola waktu dengan baik selama ujian penting untuk memastikan semua bagian dapat diselesaikan tepat waktu dan menghindari stres yang tidak perlu. Salah satu penyebab utama nilai rendah bukan karena kurangnya kemampuan, melainkan karena pembagian waktu yang tidak efisien. Dengan strategi manajemen waktu yang matang, Anda bisa mengerjakan setiap bagian dengan tenang tanpa panik di akhir sesi.
Selain itu, latihan manajemen waktu juga mencerminkan kesiapan mental Anda. Dalam banyak tes, tekanan waktu dapat membuat seseorang kehilangan fokus. Karena itu, membiasakan diri bekerja di bawah batas waktu tertentu akan membantu Anda tetap tenang meski berada dalam situasi menegangkan. Semakin sering Anda berlatih dengan kondisi realistis, semakin siap pula Anda menghadapi ujian sebenarnya.
Langkah-langkah:
- Latihan Ujian Penuh: Lakukan ujian simulasi dengan waktu yang sama seperti ujian sebenarnya untuk mengukur kecepatan dan ketepatan. Catat waktu yang dibutuhkan untuk setiap bagian dan analisis mana yang memakan waktu terlalu lama.
- Tetapkan Batas Waktu untuk Setiap Pertanyaan: Praktikkan untuk menetapkan batas waktu tertentu untuk setiap jenis pertanyaan. Misalnya, tidak lebih dari dua menit untuk soal dengan tingkat kesulitan sedang. Hal ini membantu Anda melatih ritme menjawab secara efektif.
- Teknik Skipping: Jika menemui pertanyaan yang sulit, lewati sementara dan kembali lagi nanti jika ada waktu tersisa. Teknik ini membantu Anda menghindari kehilangan waktu pada satu soal yang terlalu rumit.
Disiplin dalam manajemen waktu tidak hanya membantu Anda saat ujian, tetapi juga membangun kebiasaan efisiensi yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Ketika Anda mampu membagi waktu dengan bijak, baik untuk belajar maupun beristirahat, produktivitas akan meningkat secara signifikan.
Tetap Tenang dan Percaya Diri
Mengapa Penting:
Menjaga keseimbangan kesehatan mental dan fisik akan membantu Anda tetap fokus dan mencapai performa maksimal selama ujian. Rasa panik, stres, atau kurang tidur dapat memengaruhi kemampuan berpikir logis dan kecepatan mengambil keputusan. Oleh karena itu, menjaga kondisi tubuh dan pikiran sama pentingnya dengan belajar materi ujian itu sendiri.
Banyak peserta ujian yang sebenarnya sudah siap secara akademik, tetapi gagal tampil maksimal karena terlalu cemas. Ketenangan akan membantu Anda berpikir lebih jernih dan mampu mengingat kembali materi yang sudah dipelajari. Dengan menjaga mental positif, Anda dapat menghadapi setiap tantangan dengan rasa percaya diri yang lebih kuat.
Langkah-langkah:
- Istirahat yang Cukup: Pastikan Anda tidur cukup setiap malam, terutama malam sebelum ujian. Kurang tidur bisa menurunkan kemampuan konsentrasi dan daya ingat.
- Olahraga dan Diet Seimbang: Berolahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan seimbang akan meningkatkan energi dan konsentrasi Anda. Hindari kafein berlebihan menjelang ujian karena dapat memicu kecemasan.
- Teknik Relaksasi: Gunakan metode relaksasi seperti meditasi atau teknik pernapasan dalam untuk mengurangi tingkat stres. Cobalah tarik napas dalam-dalam selama beberapa detik, lalu hembuskan perlahan untuk menenangkan diri.
- Positif dan Percaya Diri: Pertahankan sikap positif dan yakinkan diri bahwa Anda telah mempersiapkan dengan baik. Ingat, setiap ujian adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik Anda, bukan sesuatu yang perlu ditakuti.
Menjaga ketenangan bukan berarti tidak ada rasa gugup, tetapi tentang bagaimana Anda mengelolanya. Dengan mempersiapkan diri secara menyeluruh—baik dari sisi akademik maupun mental—Anda akan lebih siap menghadapi setiap tantangan ujian dengan tenang, fokus, dan percaya diri.
Tips Tambahan
- Ujian Simulasi Berkala: Lakukan ujian simulasi setiap beberapa minggu untuk memantau kemajuan dan menyesuaikan strategi belajar jika diperlukan.
- Materi Belajar yang Beragam: Gunakan berbagai sumber belajar untuk mendapatkan perspektif yang berbeda dan latihan yang lebih luas.
- Minta Feedback: Jika mengikuti kursus atau bimbingan, minta feedback dari instruktur tentang kemajuan dan area yang perlu ditingkatkan.
- Kelompok Belajar: Bergabung dengan kelompok belajar atau forum online untuk berbagi tips dan strategi dengan peserta lain.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk ujian GMAT dan meningkatkan peluang untuk mencapai skor yang diinginkan. Persiapan yang matang, strategi yang tepat, dan kesehatan mental yang baik adalah kunci kesuksesan dalam ujian GMAT.
Baca juga: Memilih Pengajar Berkualitas untuk Persiapan GMAT di Jakarta
Mengambil ujian GMAT di Jakarta adalah langkah penting bagi mereka yang ingin mengejar pendidikan MBA atau program bisnis lainnya. Dengan persiapan yang baik dan strategi yang tepat, calon peserta dapat mencapai skor yang diharapkan dan membuka peluang dalam pendidikan dan karir yang lebih baik. Mulailah persiapan Anda sekarang dan raih kesuksesan di ujian GMAT!
Nah, sekarang Anda sudah tahu apa saja yang perlu Anda persiapkan. Mari mulai persiapan Anda untuk mencapai skor yang memenuhi persyaratan universitas target Anda. Banyak sekali tes latihan online yang tersedia di internet, namun masih merasa bingung? Bergabunglah dengan kami sekarang.
