GMAT (Graduate Management Admission Test) adalah tes standar yang dirancang khusus untuk mengevaluasi kesiapan calon mahasiswa dalam mengikuti program pascasarjana manajemen, terutama MBA (Master of Business Administration) atau program bisnis tingkat lanjut lainnya. Tes ini dikelola oleh GMAC (Graduate Management Admission Council), sebuah organisasi nirlaba global yang berkomitmen untuk memajukan pendidikan manajemen. GMAT tidak hanya mengukur pengetahuan akademis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, analisis data, pemecahan masalah, serta keterampilan verbal dan kuantitatif yang esensial bagi pemimpin bisnis masa depan. Dengan durasi sekitar 3 jam 7 menit (untuk GMAT Focus Edition terbaru), tes ini terdiri dari bagian-bagian yang adaptif secara komputer, di mana tingkat kesulitan soal menyesuaikan dengan performa peserta. Skor GMAT berkisar dari 205 hingga 805, dengan rata-rata penerimaan di sekolah bisnis top dunia berada di kisaran 700+. Bagi pelajar Indonesia yang bercita-cita melanjutkan studi di institusi seperti Harvard Business School, Stanford GSB, atau INSEAD, GMAT sering menjadi syarat utama, meskipun beberapa sekolah kini juga menerima GRE sebagai alternatif.
Berikut adalah beberapa tips komprehensif yang dapat membantu Anda meraih skor GMAT tinggi, meningkatkan peluang diterima di sekolah bisnis impian, dan mempersiapkan diri secara optimal untuk karir manajemen global:
- Pelajari format ujian secara mendalam
- Buat rencana belajar yang terstruktur dan realistis
- Fokus pada kemampuan yang lemah dengan strategi targeted
- Berlatih dengan tes simulasi resmi secara rutin
- Gunakan bahan referensi yang tepat dan terupdate
- Bergabung dengan kelas-kelas persiapan GMAT yang tersedia
- Perhatikan manajemen waktu selama latihan dan ujian
- Cari tahu kebijakan perguruan tinggi target
- Bersantai dan jangan terlalu stres menjelang hari-H
Jika Anda sedang mempersiapkan diri untuk mengambil tes GMAT, daftar sekarang! Persiapan yang matang tidak hanya meningkatkan skor, tetapi juga membangun kepercayaan diri untuk menghadapi tantangan program MBA yang demanding.
1. Pelajari format ujian

Pastikan Anda memiliki pemahaman mendalam tentang format ujian dan jenis pertanyaan yang akan ditanyakan sebelum mengambil tes GMAT. Anda dapat memperoleh pengetahuan ini dengan mengambil tes simulasi atau membaca panduan GMAT resmi dari GMAC. Memahami struktur tes adalah fondasi utama kesuksesan, karena GMAT menggunakan format Computer Adaptive Test (CAT) yang menyesuaikan kesulitan soal berdasarkan jawaban sebelumnya—jawaban benar akan memunculkan soal lebih sulit, sementara jawaban salah menurunkan tingkat kesulitan.
GMAT, singkatan dari Graduate Management Admission Test, adalah ujian standar yang digunakan di seluruh dunia yang menilai kemampuan akademik dan analitis seseorang dalam bidang manajemen dan bisnis. Universitas dan perguruan tinggi di seluruhVIOUS dunia menggunakan ujian ini sebagai bagian dari proses seleksi siswa untuk program pascasarjana bisnis. Tes ini telah berevolusi sejak 1954 dan kini tersedia dalam format Focus Edition yang lebih efisien, dengan penekanan pada keterampilan yang benar-benar dibutuhkan di dunia bisnis modern seperti Data Insights.
Ujian GMAT disusun dalam tiga bagian utama pada Focus Edition (atau empat pada versi klasik):
- Analytical Writing Assessment (AWA): Peserta diminta menulis satu esai analisis argumen dalam 30 menit, mengevaluasi kemampuan berpikir kritis dan komunikasi tertulis.
- Integrated Reasoning (IR): 12 soal dalam 30 menit, menguji kemampuan menginterpretasikan data dari berbagai sumber seperti grafik, tabel, dan teks—sangat relevan dengan pengambilan keputusan bisnis.
- Quantitative Reasoning: 21 soal dalam 45 menit, mencakup aljabar, geometri, dan analisis data tanpa kalkulator (kecuali Data Sufficiency).
- Verbal Reasoning: 23 soal dalam 45 menit, meliputi Reading Comprehension, Critical Reasoning, dan Sentence Correction untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris tingkat lanjut.
Setiap bagian memiliki waktu dan jumlah soal tertentu. Peserta dapat mengerjakan soal dalam urutan apa pun yang mereka inginkan pada Focus Edition; namun, mereka tidak dapat kembali ke bagian sebelumnya setelah menyelesaikan satu bagian. Skor total didasarkan pada performa di Quantitative dan Verbal, sementara IR dan AWA dilaporkan terpisah. Untuk mempersiapkan diri untuk ujian GMAT, Anda harus meluangkan waktu untuk belajar dan berlatih secara teratur. Anda dapat meningkatkan kemampuan Anda dengan membaca buku panduan resmi, mengikuti kursus persiapan ujian, atau mengikuti ujian contoh secara online di mba.com. Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk diterima di program pascasarjana bisnis yang Anda inginkan dengan memahami format ujian GMAT dan mempersiapkan diri dengan baik. Banyak kandidat sukses menghabiskan 100-200 jam persiapan selama 2-3 bulan.
2. Buat rencana belajar

Sangat penting untuk membuat jadwal belajar yang terorganisir untuk ujian GMAT, dan ini adalah beberapa saran untuk membantu Anda merancang rencana yang efektif, terukur, dan berkelanjutan. Rencana belajar yang baik bukan hanya tentang jumlah jam, tetapi juga kualitas dan konsistensi.
- Tentukan Waktu yang Tepat: Pilih slot waktu di mana Anda paling produktif—pagi hari untuk yang suka fokus dini, atau malam untuk night owl. Alokasikan 1-2 jam per hari selama 5-6 hari seminggu, dengan satu hari istirahat untuk menghindari burnout. Gunakan aplikasi seperti Google Calendar atau Notion untuk tracking.
- Tentukan Sasaran Belajar: Gunakan SMART goals—Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound. Misalnya: “Meningkatkan skor Quantitative dari 40 ke 48 dalam 6 minggu” atau “Menyelesaikan 500 soal Verbal dalam 1 bulan”.
- Penyusunan Rencana Belajar yang Terstruktur: Bagi menjadi fase: Minggu 1-4 untuk konsep dasar, Minggu 5-8 untuk latihan intensif, Minggu 9-10 untuk review dan mock test. Sertakan review mingguan untuk mengukur progress.
- Gunakan Berbagai Sumber Pembelajaran: Kombinasikan Official Guide GMAC, Manhattan Prep, Veritas Prep, dan platform online seperti GMAT Club atau Target Test Prep. Variasi sumber mencegah kebosanan dan memberikan perspektif berbeda.
- Strategi Pembelajaran yang Efektif: Gunakan teknik Pomodoro (25 menit belajar, 5 menit istirahat), active recall, spaced repetition dengan Anki, dan error log untuk mencatat kesalahan umum. Belajar kelompok seminggu sekali bisa meningkatkan motivasi.
Dengan membuat jadwal belajar yang terorganisir, Anda dapat mempersiapkan diri secara efektif dan efisien untuk ujian GMAT. Ingatlah untuk tetap disiplin dan berlatih secara konsisten untuk mencapai tujuan belajar Anda. Penelitian menunjukkan bahwa kandidat dengan rencana terstruktur meningkatkan skor rata-rata 50-100 poin lebih tinggi daripada yang belajar acak.
3. Fokus pada kemampuan yang lemah

Untuk mempersiapkan diri dengan baik untuk ujian GMAT, sangat penting untuk meningkatkan kemampuan Anda yang kurang, terutama dalam materi yang sering muncul dan memiliki bobot skor tinggi seperti Data Sufficiency atau Critical Reasoning. Lakukan diagnostic test awal untuk mengidentifikasi baseline skor dan area lemah. Berikut adalah pendekatan sistematis untuk memperbaiki kelemahan:
Identifikasi Materi
Gunakan hasil mock test untuk memetakan kekuatan dan kelemahan. Misalnya, jika Reading Comprehension sering salah, fokus pada teknik skimming, identifying main idea, dan inference questions. Buat error log dengan kolom: Soal, Kesalahan, Konsep yang Hilang, Cara Benar.
Pelajari konsep dasar
Kembali ke fondasi—untuk Quantitative, kuasai properties of numbers, ratios, dan work-rate problems. Gunakan Khan Academy atau buku Foundations of GMAT Math untuk menutup gap pengetahuan SMA.
Latihan soal secara intensif
Mulai dari 10 soal mudah, naik ke medium, lalu hard. Target 80% akurasi sebelum lanjut. Gunakan Official Guide dan Question Bank GMAC untuk soal autentik.
Bergabunglah dengan kelompok studi
Diskusi dengan sesama peserta GMAT di forum seperti GMAT Club atau grup WhatsApp lokal membantu melihat pendekatan berbeda. Ajarkan konsep yang sudah dikuasai—teaching is the best learning.
Gunakan berbagai sumber pembelajaran
Manfaatkan video explanation di YouTube (GMAT Ninja, Manhattan Prep), podcast, atau apps seperti Magoosh. Variasi mencegah plateau dan memperkaya pemahaman. Anda dapat mempersiapkan diri dengan baik dan meningkatkan peluang Anda untuk meraih nilai yang baik pada ujian dengan berkonsentrasi pada kemampuan Anda yang lemah.
4. Berlatihlah dengan tes simulasi

Melakukan latihan mengerjakan soal ujian GMAT secara teratur dapat membantu Anda menjadi lebih terbiasa dengan format ujian dan menjawab pertanyaan dengan lebih cepat. Buku panduan atau situs web resmi GMAT menyediakan tes simulasi GMAT resmi yang identik dengan ujian asli, termasuk algoritma adaptif dan antarmuka. Lakukan minimal 6-8 full-length mock tests selama persiapan, dengan jeda 3-5 hari di antaranya untuk review mendalam.
Selama simulasi, tiru kondisi ujian sebenarnya: gunakan ruangan tenang, timer ketat, istirahat 8 menit opsional, dan hindari gangguan. Analisis post-test harus mencakup: waktu per soal, jenis kesalahan (careless vs conceptual), dan strategi guessing. Selain itu, Anda dapat menemukan kumpulan soal latihan GMAT di situs web pendidikan atau di forum diskusi online yang khusus membahas ujian GMAT. Dengan meluangkan waktu untuk berlatih, Anda akan semakin terbiasa dengan format ujian dan dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk ujian. Kandidat yang rutin mock test meningkatkan skor akhir rata-rata 30-50 poin.
BACA JUGA: Mempersiapkan Studi di Luar Negeri: Apa yang Perlu Anda Ketahui
5. Gunakan bahan referensi yang tepat

Pastikan untuk menggunakan sumber referensi yang tepat, seperti buku panduan GMAT resmi dari GMAC atau platform terverifikasi, karena akan membantu Anda memahami materi dengan lebih baik dan memberi Anda latihan yang cukup untuk mempersiapkan diri dengan baik untuk ujian GMAT. Hindari bahan bajakan atau ketinggalan zaman yang bisa menyesatkan.
Pilih Official Guide for GMAT Review (terbaru), Official Advanced Questions, dan GMAT Focus Verbal/Quantitative Review. Untuk strategi, Manhattan Prep Strategy Guides atau Powerscore Critical Reasoning Bible sangat direkomendasikan. Sehingga Anda dapat belajar sesuai dengan konten dan format ujian yang sesungguhnya, pastikan Anda memilih buku panduan atau sumber referensi online yang terbaru dan terpercaya. Periksa tanggal publikasi dan update GMAT Focus Edition. Selain itu, pastikan Anda memperoleh materi yang mencakup semua jenis soal yang akan muncul dalam ujian GMAT, termasuk Data Insights yang baru. Untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat tentang kualitas dan keuntungan dari bahan referensi, baca ulasan di GMAT Club atau Reddit r/GMAT.
6. Bergabung dengan kelas-kelas persiapan GMAT yang tersedia

Jika Anda merasa sulit untuk mempersiapkan diri untuk ujian GMAT secara mandiri, Ultimate Education menawarkan program persiapan GMAT yang dapat Anda ikuti. Program-program ini tersedia dalam bentuk les privat satu-satu atau kelompok kecil (maksimal 5 orang) yang dipandu oleh tutor berpengalaman dengan skor 700+.
Dengan metode belajar yang sistematis dan efektif, program persiapan GMAT Ultimate Education dapat membantu Anda meningkatkan kemampuan Anda dalam menjawab soal-soal ujian GMAT. Program ini menawarkan latihan soal harian, ujian simulasi mingguan, dan feedback personal untuk setiap kesalahan. Selain itu, program persiapan GMAT Ultimate Education memungkinkan Anda memilih metode belajar yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda, seperti sesi online fleksibel atau tatap muka di Jakarta. Akses ke library soal resmi GMAC dan progress tracking via dashboard digital menjadi nilai tambah. Banyak alumni berhasil masuk sekolah top seperti Wharton, LBS, dan NUS Business School.
BACA JUGA: Ingin Melanjutkan Kuliah di Luar Negeri? Ini Dia Program Beasiswa yang Bisa Kamu Coba
7. Perhatikan waktu

Karena tes GMAT terdiri dari banyak bagian dengan tenggat waktu ketat (sekitar 2 menit per soal di Quantitative/Verbal), sangat penting untuk memperhatikan waktu saat menjawab pertanyaan dan mencoba untuk tidak terjebak pada satu pertanyaan untuk waktu yang lama. Time management adalah kunci antara skor 600 dan 700+.
Untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam mengatur waktu, latih pacing: Quantitative target 2 menit/soal, Verbal 1.5-2 menit. Gunakan teknik “flag and skip” untuk soal sulit. Jangan lupa bahwa setiap pertanyaan ujian GMAT memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda—soal awal lebih berbobot. Anda dapat memperoleh skor GMAT yang tinggi dengan memperhatikan waktu dan mengatur strategi dengan baik, termasuk eliminasi pilihan jawaban cepat dan educated guessing.
8. Cari tahu kebijakan perguruan tinggi

Sebelum mendaftar, periksa perguruan tinggi mana yang akan menerima Anda berdasarkan nilai GMAT Anda. Rata-rata skor penerimaan bervariasi: Harvard ~730, Stanford ~737, INSEAD ~710, NUS ~670. Beberapa sekolah seperti Chicago Booth lebih holistik, mempertimbangkan pengalaman kerja dan esai lebih berat.
Anda dapat menemukan kebijakan penerimaan di situs web resmi perguruan tinggi atau menghubungi departemen penerimaan mahasiswa untuk mengetahuinya. Perhatikan juga apakah sekolah menerima GMAT Focus Edition (skor 205-805) atau masih klasik. Dengan mengetahui kebijakan mereka, Anda dapat mempersiapkan diri secara tepat dan meningkatkan kemungkinan Anda diterima di perguruan tinggi yang Anda pilih. Ingat, GMAT hanya 20-30% dari aplikasi—GPA, WE, dan rekomendasi sama pentingnya.
9. Bersantai dan jangan terlalu stres

Meskipun GMAT adalah ujian penting, jangan biarkan stres mengganggu Anda. Stres berlebih dapat menurunkan performa hingga 50 poin. Cobalah untuk tetap santai dan fokus selama ujian, dan pastikan Anda mendapatkan cukup istirahat sebelum ujian—tidur 7-8 jam malam sebelumnya.
Sebelum ujian, praktikkan mindfulness, olahraga ringan, atau visualisasi sukses. Hindari belajar hingga larut malam. Pada hari-H, makan makanan bergizi, datang lebih awal, dan ingat: Anda bisa retake hingga 5 kali dalam 12 bulan. Jangan biarkan stres menghalangi kesuksesan Anda dalam tes GMAT; tetaplah tenang dan fokus!
BACA JUGA: 5 Negara Terbaik Tujuan Kuliah Luar Negeri
Untuk memenangkan tes GMAT, Anda harus mempersiapkan diri dengan baik dan tepat. Jangan lupa untuk membuat rencana belajar dan mempelajari format ujian. Selain itu, Anda dapat bergabung dengan berbagai institusi pendidikan yang menawarkan kursus GMAT, salah satunya Ultimate Education. Anda akan diajarkan secara langsung oleh guru berpengalaman, dan Anda akan memiliki akses tanpa batas ke soal-soal GMAT dari tahun-tahun sebelumnya. Tunggu apa lagi? Daftar segera!
