Back

Tes ACT: Mengenal Definisi hingga Skor dan Penilaian

Tes ACT

ACT (American College Testing) adalah salah satu ujian standar yang banyak digunakan dalam proses penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi di Amerika Serikat. Berbeda dengan SAT yang populer, ACT lebih berfokus pada kurikulum sekolah dan seringkali dianggap lebih mencerminkan pencapaian akademis siswa. Hasil dari tes ACT juga digunakan oleh berbagai universitas sebagai salah satu indikator dalam proses seleksi mahasiswa baru.  Dalam artikel ini kita akan mengenal tentang ACT , format ujian, hingga skor dan penilaian ujian tes ACT. Tunggu apa lagi? Yuk simak artikel berikut!

Baca juga: Panduan Persiapan SAT: Memahami Struktur Ujian dan Skor SAT

Definisi tes ACT

Tes ACT adalah salah satu tes yang diwajibkan pemerintah Amerika Serikat sebelum memasuki jenjang perguruan tinggi. Didirikan pada tahun 1959, tes ini dirancang untuk mengukur kesiapan akademis siswa SMA untuk mengikuti ujian tingkat pendidikan tinggi. Setiap bagian dirancang untuk menilai kemampuan siswa dalam memahami dan menganalisis materi yang diajarkan di sekolah menengah.

Manfaat tes ACT

Selain peran utamanya dalam proses penerimaan perguruan tinggi, tes ACT juga memberikan manfaat lain bagi siswa dan institusi pendidikan antara lain:

  • Membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan akademis

Dalam hal ini, siswa dapat merencanakan perbaikan sebelum memasuki perguruan tinggi. Tes ini juga menyediakan laporan subscore dan STEM score untuk memberi gambaran yang lebih rinci mengenai kemampuan siswa di bidang tertentu.

  • Beberapa program beasiswa menggunakan skor ACT sebagai kriteria seleksi

Selain itu, beberapa negara bagian di Amerika Serikat menggunakan ACT sebagai ujian kelulusan sekolah menengah atau sebagai bagian dari evaluasi kinerja sekolah.

  • Tes ACT membantu mengidentifikasi bakat dan minat siswa

Tes ini tidak hanya penting untuk masuk ke perguruan tinggi, tetapi juga bisa membuka peluang beasiswa dan membantu siswa merencanakan karir masa depan mereka. Dengan begitu, tes ACT  menjadi langkah penting dalam perjalanan pendidikan banyak siswa di Amerika Serikat.

Format Tes AC

Tes ACT terdiri dari empat bagian antara lain:

Bahasa Inggris (English):

  • Durasi: 45 menit
  • Jumlah soal: 75 soal pilihan ganda
  • Fokus: Menguji tentang tata bahasa, struktur kalimat, dan gaya bahasa.

Matematika (Mathematics):

  • Durasi: 60 menit
  • Jumlah soal: 60 soal pilihan ganda
  • Fokus: Menguji pengetahuan matematika, penalaran untuk memecahkan masalah praktis dalam matematika.

Membaca (Reading):

  • Durasi: 35 menit 
  • Jumlah soal: 40 soal pilihan ganda
  • Fokus: Menguji kemampuan pemahaman bacaan dengan memahami dan menganalisis teks bacaan fiksi dan non fiksi serta menerjemahkan makna tersirat.

Sains (Science):

  • Durasi: 35 menit
  • Jumlah soal: 40 soal pilihan ganda
  • Fokus: Menguji interpretasi, analisis, evaluasi, penalaran, dan keterampilan pemecahan masalah dalam konteks ilmu alam.

Menulis (Writing): – Opsional

  • Durasi: 40 menit 
  • Format: Satu esai 
  • Fokus: Menguji keterampilan menulis dan kemampuan menyampaikan argumen secara logis.

Waktu yang diperlukan untuk mengerjakan tes ACT adalah sekitar 2 jam 55 menit jika tanpa bagian Writing. Setiap bagian dari ujian ACT dirancang untuk menilai kemampuan akademik siswa dalam berbagai mata pelajaran yang diajarkan di sekolah menengah. Banyak perguruan tinggi mengharuskan bagian writing sebagai syarat dari proses penerimaan. Hasil dari tes ACT memberikan gambaran menyeluruh tentang kesiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Baca juga: Beasiswa MBA Harvard Boustany Foundation: Langkah Menuju Karier

Skor dan Penilaian Tes ACT

Skor dan Penilaian tes ACT

Empat bagian dari ACT dinilai pada skala 1-36. Nilai bagian individual ini kemudian dirata-rata untuk membuat skor komposit yang juga akan berada di antara 1 dan 36. 

Anda akan menerima satu poin untuk setiap pertanyaan yang dijawab dengan benar dan nol poin untuk setiap pertanyaan yang dijawab salah atau dikosongkan. Jika Anda mengambil ACT dengan Writing, maka hasil Writing tersebut akan dievaluasi dengan skala 1-6 dengan beberapa aspek yang dinilai meliputi ide dan analisis, pengembangan, organisasi, dan penggunaan bahasa.

Note: Anda tidak boleh membiarkan pertanyaan kosong karena tidak ada skor penalti untuk menjawab salah. Coba tebak jika Anda tidak punya waktu atau tidak tahu jawaban untuk pertanyaan tertentu, dan jika Anda menghilangkan pilihan jawaban yang salah, Anda meningkatkan kemungkinan Anda untuk “menebak” jawaban yang benar dan mencetak poin.

Nah, sekarang Anda sudah tahu apa saja tentang tes ACT. Mari mulai persiapan Anda untuk mencapai skor yang memenuhi persyaratan universitas target Anda. Banyak sekali tes latihan online yang tersedia di internet, namun masih merasa bingung? Bergabunglah dengan kami sekarang.

FAQ(s)

Apakah bagian Writing wajib diambil?

Bagian Writing bersifat opsional, tetapi banyak perguruan tinggi mengharuskannya sebagai syarat dalam proses penerimaan mahasiswa.

Bagian Writing dalam tes ACT dirancang untuk menilai kemampuan menulis argumentatif dan analitis peserta. Meskipun tidak semua universitas mewajibkannya, namun bagian ini dapat menjadi nilai tambah penting terutama jika Anda melamar ke jurusan yang berfokus pada bidang komunikasi, jurnalistik, sastra, atau ilmu sosial. Tes Writing biasanya meminta Anda untuk membaca prompt (topik) tertentu, kemudian menuliskan esai dengan struktur yang logis, lengkap dengan argumentasi yang kuat.

Jika Anda berencana untuk melanjutkan studi ke luar negeri, ada baiknya untuk mengambil bagian Writing sebagai bentuk kesiapan akademik. Nilai Writing juga dapat membantu menunjukkan kemampuan bahasa Inggris yang komprehensif, tidak hanya dalam aspek grammar dan vocabulary, tetapi juga dalam hal penalaran dan penyusunan ide.

Kapan tes ACT biasanya diadakan?

Tes ACT diadakan beberapa kali dalam setahun, biasanya pada bulan Februari, April, Juni, Juli, September, Oktober, dan Desember.

Calon peserta dianjurkan untuk memeriksa jadwal terbaru melalui situs resmi ACT karena jadwal dapat berubah setiap tahunnya tergantung pada lokasi test center dan kebijakan penyelenggara. Selain itu, penting untuk mendaftar lebih awal agar mendapatkan lokasi dan waktu ujian yang sesuai dengan rencana studi Anda. Biasanya, hasil tes akan keluar sekitar 2–8 minggu setelah ujian berlangsung, sehingga Anda bisa memperkirakan kapan waktu terbaik untuk mengikuti tes sebelum masa pendaftaran universitas dimulai.

Beberapa siswa juga memilih untuk mengikuti tes lebih dari satu kali sepanjang tahun untuk meningkatkan skor mereka. Dengan perencanaan yang baik, Anda bisa memanfaatkan jeda antar jadwal tes untuk mempersiapkan diri lebih matang.

Bagaimana cara mendaftar untuk tes ACT?

Anda dapat mendaftar untuk tes ACT secara online melalui situs resmi ACT, biasanya beberapa minggu sebelum tanggal ujian.

Proses pendaftaran cukup mudah. Anda hanya perlu membuat akun di situs resmi ACT, melengkapi data pribadi, memilih lokasi tes, dan membayar biaya pendaftaran sesuai ketentuan. Pastikan Anda menyiapkan dokumen yang dibutuhkan, seperti kartu identitas yang masih berlaku dan foto terbaru. Setelah pendaftaran selesai, Anda akan menerima konfirmasi jadwal ujian melalui email yang harus dibawa pada hari pelaksanaan.

Tips tambahan: lakukan pendaftaran jauh-jauh hari, terutama jika Anda berencana mengikuti tes di luar negeri. Kursi di pusat tes populer bisa cepat penuh, terutama menjelang musim pendaftaran universitas internasional.

Bagaimana jika saya tidak puas dengan skor yang saya peroleh?

Anda dapat mengambil ulang tes ACT untuk mencoba mendapatkan skor yang lebih baik.

Tidak ada batasan berapa kali seseorang boleh mengikuti tes ACT, sehingga Anda dapat mencobanya beberapa kali hingga mencapai skor yang diinginkan. Sebagian besar universitas juga akan mempertimbangkan “superscore” — yaitu gabungan nilai tertinggi dari beberapa kali tes yang pernah Anda ambil. Ini memberikan kesempatan lebih besar bagi Anda untuk menampilkan hasil terbaik.

Namun, penting untuk melakukan evaluasi terlebih dahulu sebelum mencoba lagi. Pelajari bagian mana yang paling menantang, apakah itu Reading, Math, Science, atau English. Dengan analisis ini, Anda bisa fokus pada area yang perlu diperbaiki. Banyak siswa juga memilih mengikuti kursus atau bimbingan belajar sebelum ujian ulang untuk meningkatkan kepercayaan diri dan strategi menjawab soal.

Apakah ada persiapan khusus yang diperlukan untuk tes ACT?

Persiapan diri dengan mengikuti kursus persiapan ACT, menggunakan buku panduan, atau berlatih dengan tes-tes sebelumnya yang tersedia secara online.

Persiapan yang efektif tidak hanya sekadar menghafal materi, tetapi juga memahami format soal dan manajemen waktu selama ujian berlangsung. Anda dapat mencoba latihan soal resmi ACT yang tersedia di situs web mereka, serta berbagai sumber belajar daring lainnya. Gunakan waktu belajar Anda secara konsisten, misalnya 2–3 bulan sebelum ujian, dengan fokus pada keterampilan membaca cepat, penalaran logis, dan kemampuan berhitung.

Mengikuti kursus persiapan ACT bisa menjadi langkah strategis karena biasanya Anda akan mendapatkan simulasi tes, analisis hasil, serta tips menghadapi soal sulit. Banyak peserta melaporkan peningkatan signifikan setelah mengikuti pelatihan intensif yang difokuskan pada strategi pengerjaan soal, bukan hanya penguasaan materi.

Selain belajar, jangan lupa untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Tidur yang cukup, makan bergizi, dan istirahat yang cukup menjelang ujian dapat membantu menjaga fokus dan performa Anda saat hari H.

Apakah hasil tes ACT berlaku selamanya?

Tidak, hasil tes ACT berlaku selama lima tahun. Setelah itu beberapa perguruan tinggi mungkin meminta Anda untuk mengikuti tes lagi.

Durasi lima tahun ini dianggap cukup untuk mencerminkan kemampuan akademik dan bahasa Inggris seseorang pada masa tersebut. Namun, jika Anda berencana untuk melamar ke universitas setelah masa berlaku skor berakhir, Anda wajib mengambil tes ulang agar hasilnya tetap relevan. Beberapa universitas mungkin juga memiliki kebijakan internal yang lebih ketat, misalnya hanya menerima skor maksimal dua atau tiga tahun terakhir.

Sebagai catatan, nilai ACT bukan hanya sekadar angka, tetapi juga cerminan kesiapan Anda dalam menghadapi tantangan akademik di universitas. Dengan perencanaan matang dan persiapan yang baik, Anda dapat memaksimalkan peluang diterima di universitas impian Anda.