
Hai, teman-teman! Lagi sibuk cari beasiswa ke luar negeri, atau justru ingin lanjut kuliah S2 di kampus impian? Atau mungkin kamu menargetkan karier di perusahaan multinasional dengan standar internasional?
Apa pun tujuanmu, ada satu hal penting yang hampir selalu jadi syarat utama: tes kemampuan Bahasa Inggris.
Dua tes yang paling populer dan sering diminta adalah TOEFL (Test of English as a Foreign Language) dan IELTS (International English Language Testing System).
Nah, keduanya sama-sama diakui secara global, tapi ternyata ada banyak perbedaan dari segi format, gaya soal, hingga tujuan penggunaannya.
Supaya kamu nggak bingung memilih, yuk kita bahas perbedaan TOEFL dan IELTS secara lengkap, santai, tapi detail. Siapa tahu setelah ini kamu jadi lebih mantap menentukan mana yang pas untuk targetmu.
Baca juga: Format Tes dan Strategi Efektif untuk Mempelajari TOEFL iBT
Apa Itu TOEFL dan IELTS?
Sebelum membandingkan lebih jauh, penting banget buat tahu gambaran umum kedua tes ini.
TOEFL
TOEFL dikembangkan oleh ETS (Educational Testing Service) di Amerika Serikat. Versi yang paling sering dipakai adalah TOEFL iBT (Internet-Based Test).
Fokus utamanya adalah Bahasa Inggris dalam konteks akademik, misalnya memahami kuliah, membaca jurnal, atau menulis esai panjang.
Kalau tujuanmu kuliah di Amerika, Kanada, atau universitas yang bekerjasama dengan program beasiswa Fulbright, TOEFL biasanya jadi syarat wajib.
IELTS
IELTS dikembangkan oleh British Council, IDP: IELTS Australia, dan Cambridge Assessment English. Tes ini punya dua modul berbeda:
- Academic → untuk kuliah dan riset.
- General Training → untuk kerja atau imigrasi.
Tes ini lebih sering diminta oleh universitas di Inggris, Australia, atau Selandia Baru, dan juga populer untuk kebutuhan imigrasi ke Kanada.
Fakta menarik: menurut data 2024, ada lebih dari 3,5 juta peserta IELTS dan 2 juta peserta TOEFL di seluruh dunia. Dari Indonesia sendiri, puluhan ribu orang ikut tes ini setiap tahun untuk beasiswa LPDP, Chevening, hingga kuliah S1/S2/S3 di luar negeri.
Perbedaan TOEFL dan IELTS! Mana yang Lebih Cocok?
Supaya lebih jelas, mari kita bedah perbedaan keduanya berdasarkan beberapa aspek penting.
1. Tujuan dan Penerimaan
- TOEFL → Lebih dominan dipakai untuk kampus di Amerika dan Kanada. Diakui oleh lebih dari 11.000 institusi di 150 negara. Contohnya, Harvard, MIT, atau University of Toronto.
- IELTS → Lebih fleksibel karena ada versi Academic dan General Training. Diakui oleh universitas di Inggris, Australia, Eropa, dan juga syarat imigrasi Kanada.
👉 Jadi, kalau targetmu adalah universitas di AS atau beasiswa Fulbright, pilih TOEFL. Kalau kamu lebih condong ke Inggris, Australia, atau imigrasi, IELTS lebih aman.
2. Format Tes
TOEFL iBT (3 jam)
- Reading: 54–72 menit (3–4 teks akademik).
- Listening: 41–57 menit (kuliah dan percakapan).
- Speaking: 17 menit, jawab 4 tugas via rekaman.
- Writing: 2 tugas, salah satunya esai 300+ kata.
IELTS (2 jam 45 menit)
- Listening: 30 menit, 40 soal dengan aksen beragam.
- Reading: 60 menit, teks akademik atau teks umum.
- Writing: 2 tugas (Academic → grafik/esai, General → surat/esai).
- Speaking: 11–14 menit tatap muka dengan penguji.
👉 Kalau kamu lebih nyaman bicara langsung dengan orang, IELTS terasa lebih natural. Tapi kalau kamu terbiasa mengetik di komputer dan suka soal integrated (gabungan listening & reading), TOEFL lebih cocok.
Baca juga: Study Abroad! Definisi, Manfaat dan Tantangannya di Masa Depan
3. Skala Skor
- TOEFL iBT → 0–120. Setiap bagian maksimal 30 poin.
- Skor populer: LPDP = 80, Ivy League = 100+.
- IELTS → 0–9 (band score).
- Skor populer: LPDP = 6.5, imigrasi Kanada = 7.0–8.0.
Konversinya: TOEFL 94 ≈ IELTS 7.0. Jadi kalau kamu bingung, periksa dulu syarat kampus/beasiswa yang dituju.
4. Gaya Soal
- TOEFL → Lebih akademis, soal panjang, banyak pilihan ganda, dan writing fokus pada esai analitis.
- IELTS → Lebih variatif, bisa True/False/Not Given, melengkapi kalimat, atau menulis surat.
5. Durasi Tes
- TOEFL: sekitar 3 jam, semua berbasis komputer.
- IELTS: lebih singkat, sekitar 2 jam 45 menit, dan pilihan computer-based atau paper-based.
6. Biaya & Lokasi Tes (2025)
- TOEFL iBT: Rp2,5 juta – Rp3 juta.
- IELTS: Rp2,8 juta – Rp3,2 juta.
Lokasi tes TOEFL biasanya di lembaga resmi ETS (contoh: IIEF Jakarta), sedangkan IELTS lebih luas jangkauannya karena ada British Council, IDP, dan IALF.
7. Hasil Tes
- TOEFL: keluar dalam 6–10 hari.
- IELTS: lebih cepat, 3–5 hari (kalau computer-based).
👉 Jadi kalau kamu dikejar deadline aplikasi beasiswa, IELTS bisa lebih menguntungkan.
Bagaimana Cara Menentukan Pilihanmu?
Pilih TOEFL kalau:
- Target kuliah di AS/Kanada.
- Lebih nyaman dengan format komputer & esai panjang.
- Suka soal dengan konteks akademik mendalam.
Pilih IELTS kalau:
- Target kuliah di Inggris, Australia, atau imigrasi ke Kanada.
- Suka tes dengan variasi soal dan wawancara langsung.
- Butuh hasil cepat untuk deadline aplikasi.
Tantangan Umum dan Solusi
- Speaking susah?
TOEFL → latih rekaman suara dengan struktur singkat.
IELTS → latihan interview langsung bersama tutor. - Writing kurang pede?
TOEFL → perbanyak latihan menulis esai 300+ kata.
IELTS → fokus pada grafik/surat (Task 1) dan esai (Task 2). - Listening bingung aksen?
TOEFL → biasakan dengar kuliah online atau podcast Amerika.
IELTS → dengarkan BBC, ABC, atau podcast beraksen Inggris/Australia.
Baca juga: Mengenal Ausbildung! Panduan Lengkap untuk Karier Internasional
Tips Persiapan Agar Skor Tinggi
- Kenali format tes dari situs resmi.
- Ikut kursus profesional (misalnya di Ultimate Education).
- Latih listening dengan podcast atau video kuliah.
- Baca artikel akademik (NYT, The Guardian).
- Tulis esai tiap hari, lalu minta feedback tutor.
- Latih speaking dengan rekaman (TOEFL) atau simulasi interview (IELTS).
- Kuasai grammar dasar hingga kompleks.
- Tambah kosakata akademik tiap minggu.
- Ikut simulasi tes sebelum hari-H.
- Latih manajemen waktu dengan timer.
Kenapa Harus Ultimate Education?
Persiapan tes nggak bisa instan. Kamu butuh strategi, bimbingan, dan latihan terstruktur. Di sinilah Ultimate Education bisa jadi partner terbaikmu.
Di sini tersedia:
- Kursus TOEFL/IELTS dengan tutor berpengalaman.
- Les privat Bahasa Inggris yang fokus ke kelemahanmu.
- Jasa translate dokumen akademik.
- Interpreter untuk simulasi wawancara.
- Persiapan tes lain seperti SAT atau GRE.
Ribuan pelajar Indonesia sudah terbukti sukses lolos ke universitas dunia lewat bimbingan Ultimate Education. Mulai dari Harvard, Oxford, hingga University of Melbourne.
Cek info lengkapnya di www.ultimateducation.co.id dan langsung dapatkan konsultasi gratis!
Baik TOEFL maupun IELTS sama-sama jadi “tiket emas” untuk melanjutkan studi, beasiswa, atau karier impianmu. Perbedaannya ada di format, gaya soal, serta tujuan penggunaan.
- TOEFL → unggul untuk universitas di AS/Kanada.
- IELTS → lebih fleksibel untuk Inggris, Australia, hingga imigrasi.
Apapun pilihanmu, yang terpenting adalah persiapan matang. Yuk, mulai latihan dari sekarang, ikut kursus TOEFL/IELTS di Ultimate Education, dan wujudkan mimpimu kuliah atau bekerja di luar negeri. 🚀
