
Menghadapi tes IELTS (International English Language Testing System) bisa menjadi tantangan besar, terutama pada bagian Writing.
Bagian ini tidak hanya menguji kemampuan Anda dalam menulis dalam bahasa Inggris, tetapi juga menilai kemampuan berpikir kritis, pengorganisasian ide, dan keakuratan penggunaan bahasa.
Untuk meraih skor tinggi, dibutuhkan strategi yang tepat dan latihan yang konsisten. Dalam artikel ini, kami akan membagikan lima tips penting dan efektif yang bisa membantu Anda berlatih secara optimal untuk bagian Writing dalam tes IELTS.
Setiap tips akan dijelaskan secara rinci agar Anda bisa mengimplementasikannya dengan baik dalam proses belajar.
Baca juga: Kosakata Teknis TOEIC untuk Bisnis Yang Wajib Kamu Tahu!
1. Baca dan Pahami Pertanyaan dengan Seksama
Kesalahan umum yang sering terjadi pada peserta IELTS adalah langsung menulis tanpa memahami pertanyaan secara mendalam. Padahal, memahami pertanyaan adalah kunci utama untuk menulis dengan tepat sesuai permintaan soal.
Mengapa Ini Penting?
Dalam IELTS Writing Task 1 dan Task 2, Anda akan diberikan instruksi yang sangat spesifik. Misalnya, pada Task 2, pertanyaannya mungkin meminta Anda untuk discuss both views and give your own opinion, atau do you agree or disagree.
Banyak peserta yang hanya fokus pada satu sisi argumen atau malah menulis di luar topik karena kurang memahami permintaan soal. Padahal, pemahaman terhadap instruksi adalah fondasi utama untuk mendapatkan skor tinggi di bagian Task Response. Examiner akan menilai apakah tulisan Anda benar-benar menjawab semua bagian dari pertanyaan, bukan hanya sebagian. Jika Anda salah memahami soal, maka seluruh struktur esai bisa menjadi tidak relevan, meskipun tata bahasa dan kosa kata Anda sangat baik.
Misalnya, jika pertanyaan berbunyi “Discuss both views and give your own opinion”, maka Anda wajib membahas kedua sisi pandangan dengan seimbang dan menyertakan opini pribadi yang jelas di akhir. Namun, banyak kandidat yang hanya menjelaskan satu sisi lalu langsung menyatakan pendapatnya. Hal ini bisa menurunkan band score Anda secara signifikan. Begitu juga pada jenis soal “To what extent do you agree or disagree” — Anda harus menunjukkan sejauh mana Anda setuju atau tidak, bukan hanya menulis “I agree” tanpa analisis yang mendalam.
Mengerti arah dan maksud pertanyaan juga membantu Anda menulis dengan fokus. Dengan begitu, setiap paragraf yang Anda buat benar-benar mendukung jawaban utama, bukan hanya sekadar mengisi ruang. Examiner sangat menghargai tulisan yang padat, relevan, dan terstruktur dengan baik. Itulah mengapa memahami instruksi bukan sekadar langkah awal, melainkan strategi penting yang membedakan antara band 6.0 dan band 8.0.
Tips Praktis:
- Baca pertanyaan dua hingga tiga kali untuk memastikan Anda memahami seluruh maksudnya. Banyak peserta terburu-buru menulis setelah membaca sekali, padahal sering kali ada kata kunci tersembunyi yang menentukan arah jawaban. Membaca berulang membantu Anda menangkap detail seperti tense, subjek, atau fokus utama pertanyaan.
- Garisbawahi kata kunci seperti advantages, problems, causes, solutions, atau opinions. Kata-kata ini menentukan struktur argumentasi Anda. Misalnya, untuk pertanyaan yang menanyakan advantages and disadvantages, pastikan Anda menulis dua paragraf utama — satu untuk kelebihan dan satu untuk kekurangan — sebelum menarik kesimpulan pribadi.
- Identifikasi jenis pertanyaan: apakah itu opinion essay, discussion essay, problem-solution essay, atau jenis lainnya. Masing-masing membutuhkan pendekatan yang berbeda. Dalam problem-solution essay, Anda harus menjelaskan penyebab masalah secara logis dan memberikan solusi yang realistis. Sementara dalam discussion essay, Anda perlu menjaga keseimbangan antara dua pandangan tanpa terlihat berat sebelah.
- Buatlah paraphrasing dari soal sebagai kalimat pembuka Anda untuk memastikan Anda tetap pada jalur topik. Teknik ini juga menunjukkan kemampuan bahasa Inggris yang tinggi karena examiner bisa melihat bahwa Anda tidak sekadar menyalin ulang kata-kata dari pertanyaan. Contohnya, jika soal berbunyi “Some people think that technology makes life easier, while others believe it makes people lazy,” Anda bisa memulai dengan kalimat seperti “It is often argued that modern technology has simplified our daily routines, though some claim it has led to a more sedentary lifestyle.”
Selain itu, cobalah membuat outline singkat sebelum menulis. Ini akan membantu Anda menjaga alur tulisan agar tidak melebar ke topik lain. Outline sederhana bisa berupa poin-poin ide utama untuk setiap paragraf. Misalnya, satu paragraf untuk pendapat pertama, paragraf berikutnya untuk pendapat kedua, lalu satu paragraf kesimpulan yang menguatkan opini pribadi. Teknik ini juga membantu Anda menghemat waktu saat ujian karena Anda sudah tahu arah tulisan sejak awal.
Terakhir, jangan lupa untuk berlatih membaca berbagai tipe soal IELTS Writing Task 2 dari sumber-sumber terpercaya seperti IELTS.org atau platform pembelajaran seperti Ultimate Education. Semakin banyak latihan yang Anda lakukan, semakin cepat Anda dapat mengenali pola dan jenis pertanyaan yang muncul berulang. Dengan demikian, Anda tidak hanya meningkatkan pemahaman terhadap instruksi, tetapi juga memperkuat kemampuan berpikir kritis dan argumentatif Anda secara keseluruhan.
2. Kerjakan Task 2 Terlebih Dahulu
Strategi yang cukup efektif dalam mengatur waktu adalah mengerjakan Task 2 terlebih dahulu. Meski secara urutan, Task 1 muncul lebih dulu, Task 2 memiliki bobot nilai lebih besar, yaitu dua kali lipat dibandingkan Task 1.
Keuntungan dari Strategi Ini:
- Anda masih dalam kondisi segar di awal tes, sehingga lebih fokus mengerjakan tugas yang lebih kompleks.
- Task 2 membutuhkan lebih banyak waktu karena terdiri dari esai argumentatif sepanjang minimal 250 kata.
- Jika waktu tidak mencukupi, Anda masih bisa menulis Task 1 dengan singkat tanpa kehilangan terlalu banyak poin, karena bobotnya lebih kecil.
Cara Menerapkannya:
- Setelah membaca keseluruhan soal, langsung fokus pada Task 2 dan alokasikan sekitar 40 menit untuk menulis.
- Sisihkan 5 menit untuk membaca soal dan membuat kerangka ide.
- Gunakan sisa waktu 20 menit untuk menyelesaikan Task 1.
3. Jangan Langsung Mulai Menulis! Rencanakan Terlebih Dahulu
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan peserta adalah langsung menulis tanpa menyusun kerangka terlebih dahulu. Akibatnya, tulisan menjadi tidak terstruktur, ide bercampur aduk, dan alur argumentasi tidak logis.
Manfaat Membuat Kerangka (Outline):
- Membantu mengorganisir ide secara sistematis.
- Memastikan setiap paragraf memiliki fungsi dan isi yang jelas.
- Membuat proses menulis lebih cepat karena Anda tahu apa yang ingin ditulis di setiap bagian.
Baca juga: 6 Kriteria Penting untuk Mendaftar Beasiswa Manaaki New Zealand
Struktur Ideal untuk Task 2:
- Introduction: Parafrase soal dan nyatakan thesis statement Anda.
- Body Paragraph 1: Ide utama pertama dan penjelasan + contoh.
- Body Paragraph 2: Ide utama kedua dan penjelasan + contoh.
- Conclusion: Ringkasan argumen dan pernyataan akhir yang kuat.
Struktur Ideal untuk Task 1 (Academic):
- Overview: Ringkasan umum dari grafik atau data.
- Detail 1: Jelaskan tren atau informasi penting pertama.
- Detail 2: Jelaskan tren atau perbandingan lainnya.
- Conclusion: (opsional) Menyimpulkan data.
4. Patuhi Word Limit! Jangan Kurang, Jangan Terlalu Banyak
IELTS Writing memiliki batasan jumlah kata yang wajib dipenuhi. Untuk Task 1, Anda harus menulis minimal 150 kata, dan untuk Task 2 minimal 250 kata.
Menulis kurang dari batas ini akan dikenai penalti, sementara menulis terlalu panjang dapat menyebabkan Anda kehilangan fokus dan waktu.
Mengapa Penting Mengontrol Jumlah Kata?
- Menulis terlalu sedikit menunjukkan ketidakmampuan dalam mengembangkan ide.
- Menulis terlalu panjang bisa membuat struktur esai melebar dan tidak fokus.
- Anda memiliki waktu terbatas, jadi efisiensi sangat diperlukan.
Tips untuk Mengatur Panjang Tulisan:
- Latih kemampuan memperkirakan jumlah kata tanpa harus menghitung satu per satu.
- Buat kerangka sebelum menulis agar tidak melebar dari topik utama.
- Fokus pada kualitas, bukan kuantitas. Satu ide yang dikembangkan dengan baik lebih baik daripada tiga ide yang dangkal.
5. Perhatikan Gaya Bahasa dan Struktur Tulisan
Bagian Writing IELTS tidak hanya menilai ide Anda, tetapi juga menilai bagaimana Anda menyampaikan ide tersebut. Penggunaan bahasa formal, tata bahasa yang tepat, variasi kosakata, dan struktur kalimat yang kompleks akan meningkatkan skor Anda.
Gaya Bahasa IELTS yang Disarankan:
- Gunakan bahasa formal. Hindari bahasa gaul atau kontraksi seperti don’t, can’t, won’t.
- Gunakan linking words seperti however, furthermore, in addition, consequently, dll.
- Gunakan synonyms untuk menghindari pengulangan kata yang sama.
- Gunakan kalimat kompleks dan variasikan struktur kalimat Anda.
Baca juga: Keren! 6 Influencer Muda Ini Ternyata Kuliah di Kampus Top Dunia
Contoh Kalimat Kompleks:
Alih-alih menulis:
“People like fast food. Fast food is cheap.“
Cobalah menulis:
“Many individuals prefer fast food due to its affordability and convenience, despite its potential health drawbacks.“
Grammar dan Spelling:
- Periksa ulang grammar Anda. Kesalahan kecil seperti subject-verb agreement bisa menurunkan skor.
- Pastikan ejaan Anda tepat, terutama pada kata-kata yang sering membingungkan seperti affect vs effect, their vs there, dan sebagainya.
Latihan Terstruktur Adalah Kunci Sukses
Menguasai bagian Writing dalam IELTS memang tidak bisa instan. Dibutuhkan strategi, pemahaman soal, pengelolaan waktu, serta kemampuan menulis yang terus diasah.
Dengan mengikuti lima tips di atas secara konsisten, Anda akan lebih siap dalam menghadapi tantangan tes IELTS dan meraih skor yang memuaskan.
Ingin Lebih Percaya Diri dalam Tes IELTS? Ultimate Education Siap Membantu!
Jika Anda ingin hasil maksimal dan bimbingan yang terarah, Ultimate Education hadir sebagai solusi terbaik. Kami menyediakan kursus dan bimbingan IELTS yang dirancang khusus untuk membantu Anda memahami setiap bagian tes dengan mendalam, termasuk Writing.
Di Ultimate Education, Anda akan mendapatkan:
- Pengajar berpengalaman dan bersertifikasi.
- Modul latihan eksklusif sesuai standar IELTS terbaru.
- Sesi simulasi tes dengan feedback detail.
- Kelas online dan offline yang fleksibel sesuai kebutuhan Anda.
Apapun target skor Anda — 6.5, 7.0, atau bahkan lebih tinggi — Ultimate Education siap mendampingi Anda setiap langkahnya.
🎯 Daftar sekarang dan mulai perjalanan sukses Anda bersama Ultimate Education!
📍 Info lebih lanjut dan pendaftaran, kunjungi [website resmi Ultimate Education].
