
Meninggalkan tanah air untuk menetap atau belajar di luar negeri adalah keputusan besar yang diambil banyak orang Indonesia.
Baik karena alasan pendidikan, pekerjaan, bisnis, maupun kehidupan yang lebih baik, jutaan warga Indonesia kini tersebar di berbagai belahan dunia.
Dari sekian banyak negara tujuan, ada tujuh negara yang menjadi favorit bagi orang Indonesia untuk tinggal, bekerja, dan belajar.
Selain karena faktor peluang kerja dan kualitas pendidikan, negara-negara ini juga menawarkan komunitas diaspora yang cukup besar, sehingga memudahkan para pendatang dari Indonesia untuk beradaptasi.
Berikut adalah tujuh negara dengan populasi orang Indonesia terbanyak beserta alasan mengapa negara-negara ini menjadi tujuan utama.
Baca juga: 7 Negara ASEAN dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi
1. Malaysia – 2,5 Juta Orang
Sebagai negara tetangga terdekat, Malaysia menjadi rumah bagi sekitar 2,5 juta orang Indonesia. Kedekatan geografis, budaya yang mirip, dan bahasa yang hampir serupa membuat Malaysia menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin merantau.
Faktor utama yang menarik orang Indonesia ke Malaysia meliputi:
- Peluang kerja di sektor konstruksi, perkebunan, manufaktur, dan jasa.
- Pendidikan yang berkualitas, dengan banyak universitas ternama seperti Universiti Malaya dan Universiti Kebangsaan Malaysia.
- Kemudahan akses bagi orang Indonesia dengan adanya berbagai jalur visa dan kebijakan tenaga kerja yang fleksibel.
Malaysia juga memiliki komunitas besar masyarakat Indonesia, termasuk organisasi mahasiswa dan pekerja, yang mempermudah adaptasi bagi pendatang baru.
2. Belanda – 1,7 Juta Orang
Belanda memiliki sejarah panjang dengan Indonesia sejak masa kolonial, sehingga tidak mengherankan jika negara ini menjadi tujuan utama bagi orang Indonesia.
Saat ini, sekitar 1,7 juta orang Indonesia tinggal di Belanda, terdiri dari keturunan Indo-Belanda, pelajar, dan pekerja profesional. Keunggulan Belanda sebagai tujuan bagi orang Indonesia antara lain:
- Kualitas pendidikan yang tinggi, dengan banyak universitas seperti Universiteit van Amsterdam dan TU Delft yang menawarkan program berbahasa Inggris.
- Kesempatan karier di berbagai sektor teknologi, bisnis, dan keuangan.
- Budaya yang inklusif, dengan banyaknya komunitas diaspora Indonesia yang aktif di berbagai kota seperti Amsterdam, Rotterdam, dan Den Haag.
Selain itu, kuliner Indonesia juga sangat populer di Belanda, sehingga memudahkan perantau untuk tetap merasa dekat dengan rumah.
3. Arab Saudi – 1 Juta Orang
Arab Saudi menjadi salah satu negara dengan populasi pekerja migran Indonesia terbesar, dengan jumlah mencapai 1 juta orang. Sebagian besar dari mereka bekerja di sektor rumah tangga, industri minyak dan gas, serta layanan haji dan umrah.
Baca juga: Lakukan Amalan ini agar Impian Studimu dapat Segera Terwujud
Faktor yang membuat Arab Saudi menarik bagi orang Indonesia antara lain:
- Kesempatan kerja dengan gaji yang lebih tinggi dibandingkan di Indonesia.
- Iklim religius yang kuat, yang menjadi daya tarik bagi umat Muslim.
- Hubungan diplomatik yang baik antara Indonesia dan Arab Saudi, termasuk kebijakan visa haji dan umrah yang lebih mudah.
Selain sebagai negara tujuan pekerja migran, Arab Saudi juga menjadi destinasi favorit bagi mahasiswa Indonesia yang ingin mendalami studi Islam di universitas-universitas ternama seperti Universitas Islam Madinah.
4. Taiwan – 300 Ribu Orang
Taiwan telah menjadi destinasi utama bagi pelajar dan pekerja Indonesia dalam beberapa dekade terakhir. Saat ini, sekitar 300 ribu orang Indonesia tinggal di Taiwan, dengan mayoritas bekerja di sektor manufaktur dan perawatan lansia.
Beberapa alasan utama mengapa Taiwan menarik bagi orang Indonesia:
- Industri yang berkembang pesat, terutama dalam bidang teknologi dan manufaktur.
- Peluang studi dengan beasiswa, seperti program Taiwan Scholarship dan Huayu Enrichment Scholarship yang populer di kalangan pelajar Indonesia.
- Gaji yang kompetitif bagi tenaga kerja migran dibandingkan negara lain di Asia.
Taiwan juga dikenal sebagai negara yang ramah bagi ekspatriat, dengan kebijakan pemerintah yang mendukung tenaga kerja asing serta komunitas diaspora Indonesia yang cukup besar.
5. Singapura – 198 Ribu Orang
Sebagai salah satu pusat keuangan dunia, Singapura menjadi tujuan utama bagi profesional dan pelajar Indonesia. Saat ini, terdapat sekitar 198 ribu orang Indonesia yang menetap di negara kecil namun maju ini.
Singapura menarik bagi orang Indonesia karena:
- Kualitas pendidikan kelas dunia, dengan universitas ternama seperti National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU).
- Peluang kerja yang luas, terutama di bidang teknologi, keuangan, dan bisnis.
- Lokasi yang sangat dekat, memungkinkan orang Indonesia untuk sering pulang kampung dengan penerbangan singkat.
Selain itu, banyak pengusaha Indonesia yang memilih Singapura sebagai basis bisnis mereka karena sistem ekonomi yang stabil dan regulasi yang mendukung.
6. Hong Kong – 168 Ribu Orang
Hong Kong menjadi rumah bagi sekitar 168 ribu orang Indonesia, mayoritas bekerja di sektor rumah tangga, jasa, dan bisnis. Meskipun biaya hidup di Hong Kong cukup tinggi, banyak orang Indonesia tetap memilih untuk bekerja di sana karena gaji yang lebih kompetitif.
Keunggulan Hong Kong sebagai tujuan bagi orang Indonesia:
- Peluang kerja yang besar, terutama di sektor jasa dan keuangan.
- Gaji yang lebih tinggi dibandingkan negara lain di Asia.
- Sistem transportasi yang efisien, memudahkan mobilitas bagi pekerja dan mahasiswa.
Selain itu, Hong Kong memiliki komunitas Indonesia yang cukup besar, dengan berbagai organisasi sosial dan keagamaan yang aktif membantu pekerja migran.
7. Amerika Serikat – 142 Ribu Orang
Amerika Serikat merupakan tujuan utama bagi orang Indonesia yang ingin mengejar pendidikan tinggi dan karier di berbagai bidang. Saat ini, terdapat sekitar 142 ribu orang Indonesia yang menetap di AS, baik sebagai pelajar, profesional, maupun pengusaha.
Baca juga: Mengenal Group of Eight! Asosiasi Universitas Terbaik di Australia
AS menjadi favorit karena:
- Pendidikan terbaik di dunia, dengan universitas seperti Harvard, MIT, dan Stanford yang menawarkan berbagai peluang akademik.
- Kesempatan kerja luas, terutama di sektor teknologi, bisnis, dan penelitian.
- Komunitas Indonesia yang kuat, terutama di kota-kota besar seperti Los Angeles, New York, dan San Francisco.
Meskipun proses imigrasi ke AS lebih ketat dibandingkan negara lain, banyak orang Indonesia tetap berusaha untuk mendapatkan visa kerja, pelajar, atau bahkan menjadi penduduk tetap di sana.
Persiapkan Masa Depanmu untuk Kuliah atau Bekerja di Luar Negeri!
Ketujuh negara di atas menjadi pilihan utama bagi orang Indonesia yang ingin tinggal, belajar, atau bekerja di luar negeri.
Faktor seperti peluang kerja, kualitas pendidikan, serta keberadaan komunitas Indonesia yang besar menjadi alasan utama mengapa negara-negara ini sangat populer.
Namun, sebelum kamu benar-benar memutuskan untuk melangkah, ada banyak hal penting yang perlu dipersiapkan. Mulai dari riset negara tujuan, memahami budaya lokal, hingga mengurus dokumen seperti paspor, visa, dan asuransi kesehatan. Perencanaan yang matang akan membuat proses adaptasi di negara baru menjadi jauh lebih mudah.
Jika kamu berencana untuk belajar atau bekerja di luar negeri, salah satu langkah awal yang penting adalah menguasai bahasa asing, terutama bahasa Inggris atau bahasa resmi negara setempat.
Kemampuan bahasa yang baik akan sangat membantu dalam menyesuaikan diri, mendapatkan pekerjaan, dan berinteraksi dengan masyarakat setempat.
Misalnya, jika kamu ingin kuliah di Australia atau Inggris, kemampuan bahasa Inggris yang kuat adalah keharusan mutlak. Kamu perlu memahami berbagai jenis ujian seperti IELTS, TOEFL, atau PTE yang menjadi syarat masuk universitas. Sementara itu, untuk kamu yang tertarik bekerja di Jepang, Korea Selatan, atau Jerman, memahami bahasa lokal akan menjadi nilai tambah yang besar dalam proses seleksi kerja dan kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya bahasa, kamu juga perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang etika kerja dan kebiasaan sosial di negara tujuan. Misalnya, di Jepang ketepatan waktu sangat dijunjung tinggi, sementara di negara-negara Eropa komunikasi yang terbuka dan jujur menjadi bagian penting dari budaya profesional mereka. Memahami hal-hal ini akan membuat kamu lebih mudah diterima dan dihormati di lingkungan baru.
Selain itu, mulailah mencari informasi mengenai biaya hidup di kota yang kamu tuju. Setiap negara memiliki standar biaya yang berbeda, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga kebutuhan sehari-hari. Dengan membuat perencanaan keuangan yang baik, kamu bisa hidup lebih nyaman tanpa khawatir kekurangan dana selama berada di luar negeri.
Jika kamu berencana melanjutkan kuliah, jangan lupa untuk mencari tahu tentang program beasiswa yang tersedia. Banyak universitas maupun lembaga pemerintah yang menawarkan beasiswa penuh atau parsial bagi pelajar internasional. Beasiswa seperti LPDP, Chevening, Erasmus+, atau DAAD dapat menjadi pintu masuk bagi kamu untuk menempuh pendidikan berkualitas tanpa terbebani biaya tinggi.
Bagi yang ingin bekerja, pastikan kamu memahami izin kerja dan jenis visa yang diperlukan. Setiap negara memiliki aturan yang berbeda terkait durasi tinggal, jam kerja maksimal bagi pelajar, serta syarat legalitas bagi pekerja asing. Dengan memahami hal ini sejak awal, kamu bisa menghindari masalah hukum atau administrasi di kemudian hari.
Pada akhirnya, keberhasilan untuk kuliah atau bekerja di luar negeri tidak hanya bergantung pada keberuntungan, tetapi juga pada kesiapan mental dan keterampilan yang kamu miliki. Bersikap terbuka terhadap hal-hal baru, mau belajar dari perbedaan budaya, serta tetap menjaga hubungan baik dengan sesama warga Indonesia di luar negeri akan menjadi bekal penting untuk masa depanmu.
Jadi, mulai sekarang, persiapkan dirimu sebaik mungkin! Pelajari bahasa, tingkatkan kemampuan akademik maupun profesional, dan rancang strategi keuanganmu dengan bijak. Dengan langkah yang tepat, impian untuk belajar atau bekerja di luar negeri bukanlah sesuatu yang mustahil.
Jika kamu berencana untuk kuliah atau bekerja di luar negeri, Ultimate Education siap membantu dalam persiapan tes bahasa Inggris dan Mandarin.
Kami menawarkan kursus dan bimbingan untuk:
- IELTS – Tes utama untuk studi dan migrasi ke negara berbahasa Inggris.
- TOEFL iBT & TOEFL ITP – Persiapan akademik bagi yang ingin kuliah di luar negeri.
- HSK – Tes bahasa Mandarin bagi yang ingin ke Taiwan atau Tiongkok.
Bersama Ultimate Education, kamu bisa belajar dari pengajar berpengalaman, mendapatkan materi terbaik, serta strategi jitu untuk mencapai skor tinggi dalam tes bahasa.
Siapkan diri kamu sekarang dan raih masa depan serg impianmu di luar negeri! Hubungi kami segera untuk konsultasi dan jadwal kelas terbaik!
