Back

6 Alasan Mengapa Kamu Gak Bakal Nyesel untuk Kerja di Prancis!

Alasan Kerja di Prancis

Banyak orang bermimpi untuk bisa bekerja di luar negeri, dan salah satu negara yang kerap menjadi tujuan idaman adalah Prancis. Negara ini tidak hanya menawarkan keindahan alam dan sejarah yang kaya, tetapi juga peluang karier yang menjanjikan bagi para profesional dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dengan ekonomi yang stabil dan inovasi di berbagai sektor seperti teknologi, fashion, dan pariwisata, Prancis menjadi magnet bagi mereka yang mencari pengalaman kerja internasional yang berkualitas.

Negara yang terkenal dengan Menara Eiffel, budaya elegan, dan kuliner yang mendunia ini bukan hanya tempat yang indah untuk dikunjungi, tapi juga tempat yang menarik untuk dijadikan tujuan karier. Bayangkan bisa bekerja di tengah kota romantis seperti Paris sambil menikmati croissant segar setiap pagi—itu hanyalah salah satu daya tarik kecil dari kehidupan kerja di sana. Selain itu, Prancis juga dikenal dengan komitmennya terhadap hak-hak pekerja, yang membuatnya menjadi salah satu negara terbaik di Eropa untuk membangun karier jangka panjang.

Tapi, pertanyaannya: apa benar kerja di Prancis gak bakal nyesel? Jawabannya bisa saja iya, asal kamu tahu manfaat dan sistem kerja di sana. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa alasan kerja di Prancis bisa menjadi salah satu keputusan terbaik dalam hidupmu. Kita akan mengupas tuntas berbagai aspek mulai dari regulasi kerja hingga dukungan sosial, sehingga kamu bisa mendapatkan gambaran lengkap sebelum memutuskan untuk melamar pekerjaan di sana. Ini penting karena memahami budaya kerja dan fasilitas yang ditawarkan akan membantu kamu beradaptasi lebih cepat dan sukses di lingkungan baru.

Dari work-life balance yang luar biasa, hingga berbagai subsidi dan tunjangan yang membuat hidup terasa lebih ringan. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Baca juga: Culture Shock yang Dialami Orang Indonesia saat di Korea Selatan

1. Work-Life Balance yang Sehat dan Manusiawi

Salah satu hal yang paling menonjol dari dunia kerja di Prancis adalah penghargaan terhadap waktu pribadi. Di tengah dunia yang semakin kompetitif, Prancis tetap mempertahankan filosofi bahwa kebahagiaan karyawan adalah kunci produktivitas. Budaya kerja di sini dirancang untuk memastikan bahwa pekerja memiliki waktu yang cukup untuk menikmati hidup di luar pekerjaan, sehingga mereka bisa kembali bekerja dengan energi yang segar.

Jika di beberapa negara orang terbiasa bekerja lembur demi mengejar target atau insentif, maka di Prancis, budaya kerja cenderung menempatkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi sebagai prioritas. Hal ini bukan hanya sekadar slogan, tetapi diatur secara ketat oleh hukum. Misalnya, Prancis memiliki undang-undang yang membatasi jam kerja maksimal untuk melindungi karyawan dari eksploitasi dan kelelahan.

Rata-rata jam kerja mingguan di Prancis adalah 35 jam. Ya, kamu tidak salah baca, 35 jam per minggu! Ini jauh lebih singkat dibandingkan banyak negara lain, termasuk Indonesia, di mana 40 jam atau lebih adalah hal yang umum. Dengan jam kerja yang lebih pendek, karyawan memiliki lebih banyak waktu untuk mengejar hobi, berkumpul dengan keluarga, atau sekadar bersantai di kafe sambil menikmati suasana kota.

Pemerintah Prancis secara hukum membatasi jam kerja agar karyawan tidak bekerja secara berlebihan dan tetap memiliki waktu untuk kehidupan pribadi, keluarga, dan rekreasi. Kebijakan ini didukung oleh budaya perusahaan yang menghormati batas-batas waktu kerja. Di banyak perusahaan, bekerja setelah jam kerja dianggap tidak lazim, dan bahkan tidak disarankan kecuali dalam situasi tertentu.

Selain itu, karyawan di Prancis juga memiliki hak untuk memutuskan koneksi dari pekerjaan di luar jam kantor, yang dikenal dengan istilah “right to disconnect“. Ini artinya, kamu tidak diwajibkan untuk membalas email pekerjaan saat akhir pekan atau hari libur. Hukum ini diperkenalkan untuk memastikan bahwa karyawan dapat benar-benar terlepas dari tekanan pekerjaan saat berada di luar kantor, sehingga keseimbangan hidup dapat terjaga.

Sikap seperti ini tentu memberikan ketenangan pikiran dan membantu menjaga kesehatan mental karyawan. Tidak heran, banyak ekspatriat yang merasa lebih bahagia dan produktif setelah pindah kerja ke Prancis. Dengan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan mental, kamu bisa fokus pada pengembangan karier tanpa harus mengorbankan kehidupan pribadi. Ini adalah salah satu alasan utama mengapa Prancis sering disebut sebagai surga bagi pekerja.

2. Subsidi Transportasi yang Meringankan

Tinggal dan bekerja di kota besar seperti Paris, Lyon, atau Marseille memang menyenangkan, tapi tentu saja memerlukan biaya hidup yang tidak sedikit. Biaya transportasi, khususnya, sering kali menjadi beban besar bagi pekerja di kota-kota metropolitan. Namun, di Prancis, pemerintah dan perusahaan bekerja sama untuk memastikan bahwa karyawan tidak terbebani oleh biaya ini.

Salah satu pengeluaran rutin yang cukup besar adalah transportasi. Tapi tenang, di Prancis kamu akan mendapat subsidi transportasi dari perusahaan tempat kamu bekerja. Menurut hukum, sebagian besar perusahaan diwajibkan untuk menanggung setidaknya 50% dari biaya langganan transportasi publik karyawannya, seperti tiket metro, bus, tram, atau kereta. Dalam beberapa kasus, terutama di perusahaan besar atau instansi pemerintah, mereka bahkan menanggung hingga 100% biaya transportasi.

Bayangkan, dengan sistem transportasi umum di Prancis yang sangat efisien—terutama di kota-kota besar seperti Paris dengan jaringan metro yang luas—subsidi ini benar-benar terasa manfaatnya. Kamu bisa bepergian ke kantor dengan nyaman, tepat waktu, dan tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Selain itu, sistem transportasi di Prancis juga ramah lingkungan, dengan banyak pilihan seperti sepeda umum atau kereta berkecepatan tinggi (TGV) untuk perjalanan antar kota.

Subsidi ini tidak hanya membantu keuangan, tetapi juga mendorong gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Banyak pekerja memilih untuk menggunakan transportasi umum daripada mobil pribadi, yang juga membantu mengurangi kemacetan dan polusi. Bagi ekspatriat, ini adalah salah satu keuntungan besar yang membuat hidup di Prancis terasa lebih mudah dan terjangkau.

3. Libur Panjang yang Memanjakan

Kalau kamu termasuk orang yang suka traveling atau sekadar ingin punya waktu luang untuk rehat dari rutinitas kerja, maka kamu akan jatuh cinta dengan sistem cuti di Prancis. Rata-rata pekerja di Prancis mendapatkan minimal 5 minggu cuti tahunan berbayar. Ini adalah salah satu jumlah cuti tahunan terbesar di dunia, dan menjadi salah satu alasan utama mengapa banyak orang ingin bekerja di sana.

Dan itu belum termasuk hari libur nasional yang cukup banyak, yakni sekitar 11 hari setiap tahunnya. Hari libur nasional ini mencakup perayaan seperti Hari Bastille, Hari Buruh, dan Natal, yang dirayakan dengan penuh semangat di seluruh negeri. Beberapa perusahaan bahkan memberikan tambahan hari libur khusus atau sistem RTT (Réduction du Temps de Travail), yaitu hari libur tambahan bagi karyawan yang jam kerjanya melebihi 35 jam per minggu.

Artinya, kamu punya cukup banyak waktu untuk jalan-jalan ke Eropa, mengunjungi keluarga di tanah air, atau sekadar menikmati waktu di rumah tanpa harus memikirkan pekerjaan. Prancis juga memiliki lokasi yang strategis di Eropa, sehingga kamu bisa dengan mudah bepergian ke negara tetangga seperti Italia, Spanyol, atau Jerman selama akhir pekan panjang atau masa cuti. Ini adalah kesempatan emas untuk menjelajahi destinasi impian tanpa harus khawatir kehilangan pendapatan.

Selain itu, budaya di Prancis sangat menghargai waktu libur. Banyak orang Prancis memanfaatkan cuti mereka untuk berlibur ke pedesaan, pantai, atau pegunungan, yang membuat gaya hidup mereka terasa lebih seimbang. Bagi pekerja asing, ini adalah kesempatan untuk menikmati gaya hidup Eropa yang santai sambil tetap mengejar karier.

4. Voucher Makan (Fasilitas yang Bikin Dompet Tetap Aman)

Bekerja di Prancis tidak hanya soal gaji, tapi juga berbagai tunjangan yang menunjang kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah ticket restaurant atau voucher makan. Ini adalah salah satu fasilitas yang sangat dinikmati oleh pekerja, terutama di kota-kota besar di mana biaya makan bisa cukup tinggi.

Voucher ini diberikan oleh perusahaan sebagai subsidi makanan harian. Umumnya, perusahaan akan menanggung sekitar 50% dari nilai voucher, dan sisanya dipotong dari gaji karyawan. Nilainya bisa berkisar antara €8 hingga €12 per hari kerja, tergantung kebijakan perusahaan. Dengan voucher ini, kamu bisa makan siang di restoran, membeli makanan siap saji, atau bahkan belanja bahan makanan di supermarket tertentu.

Baca juga: Ingin Lolos Ausbildung di Jerman? Hindari 5 Kesalahan Fatal Ini!

Bayangkan betapa hematnya hidup dengan adanya voucher ini. Di Paris, misalnya, makan siang di restoran bisa menghabiskan €15-€20 per hari. Dengan voucher makan, biaya ini menjadi jauh lebih terjangkau, sehingga kamu bisa menyisihkan lebih banyak uang untuk tabungan atau kebutuhan lainnya. Selain itu, voucher ini juga memberikan fleksibilitas, karena bisa digunakan di berbagai tempat, mulai dari kafe kecil hingga supermarket besar.

Keuntungan lain dari voucher makan adalah mendorong karyawan untuk menikmati kuliner lokal. Prancis terkenal dengan makanannya yang lezat, seperti quiche, baguette, atau dessert seperti crème brûlée. Dengan voucher ini, kamu bisa menjelajahi kekayaan kuliner Prancis tanpa harus khawatir tentang anggaran. Ini adalah salah satu cara kecil namun bermakna yang membuat kerja di Prancis terasa sangat menyenangkan.

5. Sistem Perlindungan Sosial yang Kuat

Prancis dikenal sebagai salah satu negara dengan sistem kesejahteraan sosial terbaik di dunia. Sistem ini dirancang untuk memberikan rasa aman kepada seluruh penduduk, termasuk pekerja asing, sehingga mereka bisa fokus pada karier tanpa khawatir tentang risiko finansial yang tidak terduga.

Selain asuransi kesehatan universal (sécurité sociale) yang mencakup hampir semua layanan medis, pekerja juga mendapat perlindungan dalam bentuk tunjangan pengangguran, tunjangan keluarga, hingga pensiun. Asuransi kesehatan ini memungkinkan kamu untuk mendapatkan perawatan medis berkualitas tinggi dengan biaya yang sangat terjangkau, bahkan gratis dalam banyak kasus. Misalnya, konsultasi dokter, rawat inap, atau obat-obatan sering kali ditanggung sebagian besar oleh sistem ini.

Jika kamu kehilangan pekerjaan, kamu berhak mengajukan tunjangan pengangguran dengan syarat tertentu. Tunjangan ini memberikan bantuan finansial sementara sambil kamu mencari pekerjaan baru, sehingga kamu tidak perlu panik dalam menghadapi masa transisi. Selain itu, jika kamu memiliki anak, ada berbagai tunjangan yang bisa membantu biaya hidup, pendidikan, hingga pengasuhan, yang membuat kehidupan keluarga menjadi lebih mudah.

Sistem ini mencerminkan komitmen Prancis untuk menciptakan masyarakat yang adil dan mendukung. Bagi pekerja asing, ini berarti kamu bisa menjalani kehidupan dengan lebih tenang, mengetahui bahwa ada jaring pengaman sosial yang kuat di belakangmu. Hal ini sangat penting, terutama jika kamu baru pindah ke negara asing dan masih beradaptasi dengan lingkungan baru.

6. Lingkungan Multikultural dan Peluang Karier Global

Sebagai negara besar di Uni Eropa, Prancis menjadi pusat dari berbagai industri dan bisnis internasional. Paris, khususnya, adalah rumah bagi banyak perusahaan multinasional di bidang teknologi, keuangan, fashion, dan lainnya. Hal ini menciptakan lingkungan kerja yang dinamis dan penuh peluang bagi para profesional dari seluruh dunia.

Banyak perusahaan multinasional memiliki kantor pusat di Paris dan kota-kota besar lainnya. Hal ini membuka peluang besar untuk bekerja di lingkungan global yang multikultural. Kamu akan bekerja dengan orang-orang dari berbagai latar belakang, belajar budaya baru, dan memperluas jaringan profesional. Pengalaman ini sangat berharga dan bisa menjadi batu loncatan untuk karier internasional yang lebih luas di masa depan.

Selain itu, bekerja di Prancis juga memberikan akses ke pasar kerja Uni Eropa yang lebih luas. Dengan pengalaman kerja di Prancis, kamu bisa lebih mudah melamar posisi di negara-negara Eropa lainnya, karena banyak perusahaan menghargai pengalaman internasional. Ini adalah keuntungan besar bagi mereka yang ingin membangun karier global yang kompetitif.

Tantangan Bahasa? Bisa Diatasi dengan Persiapan yang Tepat

Tentu saja, bekerja di negara asing juga memiliki tantangan, salah satunya adalah bahasa. Di Prancis, penggunaan bahasa Prancis masih sangat dominan, baik di lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari. Bahkan di perusahaan multinasional, kemampuan berbahasa Prancis sering kali menjadi nilai tambah yang signifikan.

Oleh karena itu, kemampuan berbahasa Prancis menjadi nilai tambah, bahkan bisa menjadi syarat utama di banyak sektor. Tanpa kemampuan bahasa yang memadai, kamu mungkin akan kesulitan untuk berintegrasi dengan tim atau memahami nuansa budaya kerja lokal. Namun, ini bukanlah hambatan yang tidak bisa diatasi.

Tapi jangan khawatir, tantangan ini bisa diatasi dengan persiapan yang baik. Mengikuti kursus bahasa Prancis dan mempersiapkan diri untuk tes kemampuan seperti DELF (Diplôme d’Études en Langue Française) adalah langkah awal yang tepat. DELF adalah sertifikasi resmi yang diakui secara internasional dan sering menjadi syarat untuk melamar pekerjaan atau studi di Prancis.

Dengan menguasai bahasa Prancis, kamu tidak hanya membuka peluang kerja yang lebih luas, tapi juga akan lebih mudah beradaptasi dengan budaya lokal dan membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja maupun masyarakat sekitar. Selain itu, belajar bahasa Prancis juga membuka pintu untuk menikmati literatur, film, dan seni Prancis yang kaya, yang akan memperkaya pengalaman hidupmu di sana.

Kenapa Kamu Gak Bakal Nyesel Kerja di Prancis?

Bekerja di Prancis menawarkan banyak keuntungan nyata:

  • Work-life balance yang luar biasa
  • Subsidi transportasi yang membantu keuangan
  • Libur panjang yang memberi waktu berkualitas
  • Voucher makan yang praktis dan menguntungkan
  • Sistem kesejahteraan sosial yang kuat
  • Lingkungan kerja internasional dan multikultural
  • Peluang karier global

Semua ini membuat pengalaman bekerja di Prancis menjadi sangat menarik, baik secara profesional maupun personal. Dengan sistem kerja yang manusiawi, dukungan finansial yang nyata, dan peluang untuk berkembang di lingkungan internasional, Prancis adalah destinasi yang sulit untuk dilewatkan bagi mereka yang ingin meraih karier impian di luar negeri.

Baca juga: Deretan Negara yang Ternyata Mempelajari Bahasa Indonesia

Tentu saja, dibutuhkan persiapan yang matang, terutama dalam penguasaan bahasa Prancis sebagai modal utama untuk beradaptasi dan berkembang di lingkungan kerja di sana. Selain itu, memahami budaya kerja dan etiket sosial di Prancis juga akan membantu kamu untuk lebih cepat diterima oleh rekan kerja dan masyarakat lokal.

Siap Wujudkan Karier Impian di Prancis? Mulailah dari Sini!

Kalau kamu serius ingin bekerja atau melanjutkan studi di Prancis, langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah memperkuat kemampuan bahasa Prancis dan mempersiapkan diri untuk tes DELF sebagai sertifikasi resmi yang diakui secara internasional. Selain itu, penting juga untuk mempelajari proses visa kerja, seperti Visa de Long Séjour pour Travail, yang diperlukan untuk bekerja secara legal di Prancis.

Ultimate Education hadir sebagai partner terbaik kamu dalam meraih mimpi tersebut. Kami menyediakan kursus bahasa Prancis yang komprehensif serta bimbingan khusus untuk menghadapi ujian DELF. Dengan pengajar berpengalaman, kurikulum terstruktur, dan suasana belajar yang menyenangkan, kami akan membantu kamu mencapai target dengan percaya diri.

Selain kursus bahasa, Ultimate Education juga menawarkan panduan praktis untuk mempersiapkan dokumen aplikasi kerja, wawancara, dan adaptasi budaya di Prancis. Kami memahami bahwa pindah ke negara baru adalah langkah besar, dan kami berkomitmen untuk mendampingi kamu di setiap tahap perjalananmu.

Yuk, mulai langkahmu bersama Ultimate Education! Karena kerja di Prancis bukan sekadar mimpi, tapi tujuan yang bisa kamu raih!