
Bahasa Inggris menjadi kunci untuk berkomunikasi dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari. IELTS General Training (International English Language Testing System – General Training) hadir sebagai ujian yang menilai kemampuan bahasa Inggris seseorang dalam situasi non-akademis. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi secara mendalam tentang IELTS General Training, bagaimana ujian ini berbeda dari IELTS Academic, serta manfaatnya dalam mengukur kemahiran berbahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita memahami betapa pentingnya ujian ini dalam mengevaluasi dan menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris dalam konteks sehari-hari yang relevan dengan kehidupan kita.
Baca juga: Panduan Lengkap Persiapan Tes IELTS
Apa itu IELTS General Training?
IELTS General Training (International English Language Testing System – General Training) adalah ujian yang dirancang untuk mengevaluasi kemampuan bahasa Inggris dalam situasi sehari-hari di luar lingkungan akademis. Ujian ini terdiri dari empat bagian: Listening (Mendengarkan), Reading (Membaca), Writing (Menulis), dan Speaking (Berbicara).
Biasanya digunakan untuk keperluan non-akademis, seperti imigrasi, program pelatihan, pengalaman kerja, atau untuk keperluan imigrasi ke negara-negara yang membutuhkan bukti kemampuan berbahasa Inggris dalam konteks sehari-hari. Bagian-bagian ujian dari tes ini menguji keterampilan komunikasi bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam situasi seperti berkomunikasi dengan orang-orang di tempat kerja, di tempat umum, atau saat melakukan transaksi harian.
Temukan pilihan ujian bahasa Inggris yang tepat untukmu! Baca artikel ini untuk memahami perbedaan antara IELTS dan TOEFL sehingga kamu bisa membuat keputusan yang bijak dalam menentukan ujian yang sesuai dengan kebutuhanmu.
Komponen Tes IELTS General Training

Komponen tes IELTS General Training terdiri dari empat bagian utama yang menguji kemampuan bahasa Inggris dalam situasi sehari-hari:
Listening (Mendengarkan)
Bagian ini menguji kemampuan mendengarkan dan memahami percakapan sehari-hari melalui rekaman audio. Peserta akan mendengarkan dialog dan monolog yang mencakup situasi sosial, percakapan di tempat kerja, atau interaksi di lingkungan sekitar.
Reading (Membaca)
Bagian ini mengevaluasi kemampuan membaca dan memahami teks dalam konteks sehari-hari. Peserta akan dihadapkan pada teks-teks seperti artikel, iklan, petunjuk, dan surat kabar, serta diminta untuk mengidentifikasi informasi detail, ide utama, dan makna tersirat.
Writing (Menulis)
Bagian ini menguji kemampuan peserta dalam menulis teks dalam konteks kehidupan sehari-hari. Peserta akan diminta untuk menulis surat, catatan, laporan, atau esai pendek berdasarkan situasi yang diberikan.
Speaking (Berbicara)
Bagian ini menilai kemampuan peserta dalam berbicara dalam situasi sehari-hari. Peserta akan melakukan percakapan dengan penguji mengenai topik-topik umum, pengalaman pribadi, kebiasaan, atau rencana di masa depan.
Baca juga: Persiapan Sukses IELTS: Manfaat dan Pentingnya Simulasi
Kenali Perbedaan antara IELTS Academic dan IELTS General Training
Kedua tes ini memiliki tujuan dan konteks ujian yang berbeda. IELTS Academic untuk studi di luar negeri, sementara IELTS General Training untuk situasi sehari-hari, seperti imigrasi, pelatihan, atau pengalaman kerja. Meski komponen ujiannya mirip, fokus penggunaannya berbeda sesuai kebutuhan individu.
Apa perbedaan antara TOEFL, IELTS, TOEIC, dan PTE? Pelajari perbedaan masing-masing tes bahasa Inggris ini, tujuan penggunaannya, dan mana yang cocok untuk Anda. Baca selengkapnya disini.
Tips Sukses Mengikuti IELTS General Training

Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda meraih kesuksesan dalam mengikuti ujian IELTS General Training:
Familiarisasi dengan Format Ujian
Pahami struktur ujian seperti komponen-komponen tes dan jenis soal yang biasanya muncul dalam setiap bagian ujian.
Latihan Reguler
Rutin latihan dengan materi ujian seperti contoh soal, tes latihan, dan ujian simulasi. Ini membantu Anda memahami tipe-tipe soal serta meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam menjawab.
Meningkatkan Keterampilan Mendengarkan
Dengarkan berbagai jenis materi dalam bahasa Inggris seperti podcast, wawancara, atau berita untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan dan memahami informasi dalam konteks sehari-hari.
Latihan Menulis Terstruktur
Latihan menulis surat, catatan, atau esai singkat sesuai dengan tema sehari-hari untuk meningkatkan kemampuan menyampaikan pikiran secara tertulis dengan jelas dan terstruktur.
Berpikir Cepat dalam Berbicara
Latihan berbicara tentang topik-topik umum, praktik menjelaskan ide-ide dengan jelas dan ringkas, serta melatih kemampuan berbicara dalam konteks sehari-hari.
Manajemen Waktu yang Baik
Selama latihan dan ujian simulasi, latihlah untuk menyelesaikan setiap bagian ujian dalam batas waktu yang ditentukan.
Perluas Kosakata
Tingkatkan kosa kata Anda dengan membaca, mendengarkan, dan berlatih menggunakan kata-kata baru dalam konteks yang relevan.
Dengan konsistensi dalam latihan dan persiapan yang baik, Anda dapat memperoleh kepercayaan diri yang diperlukan untuk menghadapi ujian ini dengan lebih baik. Pelajari strategi dan tips penting dalam menjalani simulasi Tes IELTS untuk memperoleh skor tinggi, disini.
Kegunaan dari Skor IELTS General Training
Skor IELTS General Training memiliki beragam kegunaan yang penting dalam konteks kehidupan sehari-hari:
Imigrasi
Sering kali diperlukan sebagai syarat untuk proses imigrasi ke beberapa negara. Skor ini dapat menjadi bukti kemampuan bahasa Inggris yang diperlukan oleh pihak berwenang dalam negara tujuan.
Pendidikan dan Pelatihan
Digunakan sebagai persyaratan untuk penerimaan dalam program-program pendidikan non-akademis, seperti kursus pelatihan, program imigrasi, atau pengajaran bahasa Inggris.
Kualifikasi Profesional
Dalam beberapa kasus, skor ujian ini juga diakui oleh beberapa perusahaan sebagai standar untuk menilai kemampuan berbahasa Inggris calon karyawan atau bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan di lingkungan kerja internasional.
Perkembangan Pribadi
Mendapatkan skor yang baik dalam ujian ini dapat menjadi prestasi pribadi yang membanggakan, meningkatkan kepercayaan diri, dan memberikan dorongan motivasi dalam mengasah kemampuan bahasa Inggris sehari-hari.
Skor pada ujian ini bukan hanya mencerminkan kemampuan berbahasa Inggris seseorang, tetapi juga memberikan akses dan peluang dalam berbagai bidang kehidupan, baik dalam konteks imigrasi, pendidikan, karier, maupun pengembangan pribadi.
Nah, sekarang Anda sudah tahu apa saja yang perlu Anda persiapkan. Mari mulai persiapan Anda untuk mencapai skor yang memenuhi persyaratan universitas target Anda. Banyak sekali tes latihan online yang tersedia di internet, namun masih merasa bingung? Bergabunglah dengan kami sekarang.
FAQs (Pertanyaan Umum)
Apa itu IELTS General Training?
Merupakan ujian bahasa Inggris yang menilai kemampuan berbahasa Inggris seseorang dalam konteks situasi sehari-hari, seperti di tempat kerja, sosial, atau kehidupan sehari-hari.
Secara umum, IELTS General Training dirancang untuk mereka yang ingin bekerja, bermigrasi, atau mengikuti pelatihan di negara berbahasa Inggris seperti Australia, Kanada, Selandia Baru, atau Inggris. Tes ini menilai sejauh mana seseorang dapat menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi dalam kehidupan nyata, bukan hanya dalam konteks akademik. Oleh karena itu, kontennya lebih praktis dan berfokus pada kemampuan memahami instruksi, menulis surat, serta berdialog dalam percakapan sehari-hari.
Bagi Anda yang berencana pindah ke luar negeri melalui jalur imigrasi, IELTS General Training sering kali menjadi syarat wajib dari lembaga resmi seperti Immigration, Refugees and Citizenship Canada (IRCC) atau UK Visas and Immigration (UKVI). Tes ini menunjukkan bahwa Anda mampu beradaptasi dengan lingkungan baru yang menuntut komunikasi aktif dalam bahasa Inggris.
Bagaimana Komponen Ujian IELTS General Training?
Ujian ini terdiri dari empat bagian: Listening (Mendengarkan), Reading (Membaca), Writing (Menulis), dan Speaking (Berbicara), yang menguji keterampilan bahasa Inggris dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Pada bagian Listening, peserta akan mendengarkan berbagai percakapan atau monolog dengan aksen Inggris, Australia, hingga Amerika. Materinya biasanya berupa percakapan di tempat umum, perbincangan antara dua orang di lingkungan kerja, atau penjelasan umum tentang suatu topik.
Sementara bagian Reading pada IELTS General Training berfokus pada teks yang sering ditemui dalam kehidupan nyata, seperti iklan, panduan kerja, atau artikel pendek. Kemampuan memahami informasi eksplisit maupun implisit menjadi kunci untuk mendapatkan skor tinggi di bagian ini.
Bagian Writing biasanya terdiri dari dua tugas: menulis surat formal atau semi-formal, dan menulis esai dengan opini atau argumen sederhana. Tujuan utamanya adalah menilai kemampuan Anda menyampaikan ide dengan jelas dan terstruktur menggunakan tata bahasa yang baik.
Terakhir, Speaking berlangsung seperti wawancara langsung dengan penguji. Tes ini menilai kemampuan berbicara spontan, kelancaran, pelafalan, serta kemampuan menjawab pertanyaan secara logis. Latihan berbicara dengan teman atau tutor berpengalaman dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri Anda.
Apa Bedanya IELTS General Training dan IELTS Academic?
IELTS General Training lebih fokus pada situasi sehari-hari dan umumnya digunakan untuk tujuan imigrasi, program pelatihan, atau pengalaman kerja. Sementara IELTS Academic lebih berorientasi pada konteks akademis dan umumnya digunakan untuk masuk ke universitas atau institusi pendidikan tinggi di luar negeri.
Perbedaan utamanya terletak pada konten dan tingkat kesulitan soal. Pada IELTS Academic, teks bacaan dan tugas menulis sering kali bersumber dari jurnal ilmiah, laporan riset, atau artikel akademis. Sedangkan pada IELTS General Training, materi lebih ringan dan mencerminkan kehidupan nyata seperti membaca pengumuman, surat formal, atau petunjuk penggunaan.
Jika Anda adalah calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di luar negeri, maka IELTS Academic adalah pilihan tepat. Namun, jika tujuan Anda adalah bekerja, menetap, atau mengikuti pelatihan profesional di negara berbahasa Inggris, IELTS General Training akan lebih relevan. Dengan memahami perbedaan ini, Anda dapat menentukan jenis tes yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan karier Anda.
Apa Kegunaan Skor IELTS General Training?
Skor IELTS General Training dapat digunakan untuk tujuan imigrasi, penerimaan dalam program non-akademis, syarat kerja di lingkungan internasional, serta sebagai ukuran prestasi dalam menguasai bahasa Inggris sehari-hari.
Misalnya, banyak lembaga imigrasi seperti Australian Department of Home Affairs atau New Zealand Immigration yang menetapkan skor minimum IELTS sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris calon migran. Selain itu, perusahaan multinasional juga sering menjadikan skor IELTS sebagai tolok ukur kemampuan komunikasi calon karyawan mereka.
Skor yang diperoleh dari IELTS juga bisa menjadi modal penting dalam pengembangan karier. Dengan nilai yang baik, Anda menunjukkan kepada pemberi kerja bahwa Anda siap berinteraksi dalam lingkungan global, menulis laporan profesional, serta berpartisipasi aktif dalam rapat atau diskusi berbahasa Inggris.
Untuk mencapai hasil optimal, penting untuk memahami format ujian, berlatih secara konsisten, dan mengikuti simulasi tes agar terbiasa dengan tekanan waktu dan variasi pertanyaan. Dengan persiapan yang matang, Anda tidak hanya mendapatkan skor tinggi, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang bermanfaat dalam jangka panjang.
