Mengarungi dunia ujian kemahiran berbahasa Inggris bisa sangat membingungkan, terutama saat dihadapkan pada berbagai akronim seperti TOEFL ITP, iBT, dan PBT. Setiap format tes melayani tujuan yang berbeda dan menyesuaikan diri dengan pembelajar bahasa yang berbeda. Dalam panduan komprehensif ini, kita akan mendalam ke dalam nuansa tiga varian TOEFL utama ini untuk membantu Anda memahami perbedaan-perbedan mereka dan memilih yang tepat berdasarkan tujuan Anda.
TOEFL, atau Test of English as a Foreign Language, telah menjadi standar emas untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris non-penutur asli sejak diperkenalkan pada tahun 1964 oleh Educational Testing Service (ETS). Seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan, ETS telah mengadaptasi tes ini menjadi berbagai format untuk memenuhi kebutuhan yang beragam. Memahami perbedaan ini tidak hanya membantu dalam persiapan tes, tetapi juga memastikan bahwa sertifikat yang Anda peroleh sesuai dengan persyaratan institusi atau pekerjaan yang dituju, sehingga menghindari pemborosan waktu dan biaya.
Untuk kamu yang sedang bimbang mau ikut tes IELTS atau TOEFL, baca disini yuk untuk mengetahui perbedaan dan manfaat dari kedua tes tersebut.
Sebelum memilih tes, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya, durasi tes, dan ketersediaan lokasi. Misalnya, TOEFL sering kali lebih disukai di Amerika Serikat, sementara IELTS lebih umum di Inggris dan Australia. Dengan memahami konteks ini, Anda dapat membuat keputusan yang lebih informatif yang mendukung tujuan jangka panjang Anda dalam pendidikan atau karir.
Apa Perbedaan antara TOEFL ITP, iBT, dan PBT?

Saat berbicara tentang penilaian kemahiran berbahasa Inggris, TOEFL (Tes Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing) adalah nama yang akrab. Namun, ujian ini ditawarkan dalam format yang berbeda, yaitu TOEFL ITP, iBT, dan PBT. Mari kita telusuri perbedaan-perbedan di antara mereka:
Perbedaan utama terletak pada metode pengiriman tes, cakupan keterampilan yang dinilai, dan tujuan penggunaannya. Memahami ini dapat membantu Anda mempersiapkan diri dengan lebih baik, karena setiap format memerlukan strategi belajar yang sedikit berbeda. Selain itu, dengan perkembangan teknologi, format digital seperti iBT telah menjadi lebih dominan, menawarkan fleksibilitas yang lebih besar bagi peserta tes di seluruh dunia.
TOEFL ITP (Program Pengujian Institusional)
TOEFL ITP dirancang terutama untuk penggunaan di institusi, seperti universitas dan perguruan tinggi, sebagai alat untuk menilai kemampuan berbahasa Inggris para mahasiswa. Ini berfokus pada mengevaluasi pemahaman bahasa Inggris dalam konteks akademis dan biasanya digunakan untuk penempatan. Berbeda dengan format TOEFL lainnya, ITP diujikan secara tertulis dan mencakup pertanyaan-pertanyaan pilihan ganda yang menguji keterampilan mendengarkan, struktur, dan pemahaman membaca.
TOEFL ITP pertama kali diperkenalkan sebagai alat internal untuk institusi pendidikan, dan hingga tahun 2025, masih banyak digunakan di negara-negara berkembang di mana tes online belum sepenuhnya dapat diakses. Contohnya, dalam bagian mendengarkan, Anda mungkin mendengar dialog akademis singkat dan menjawab pertanyaan tentangnya, yang membantu mengasah kemampuan mendengar dalam konteks kuliah atau seminar. Keuntungan utamanya adalah biaya yang lebih rendah dan kemudahan administrasi dalam kelompok besar, membuatnya ideal untuk program orientasi mahasiswa baru.
TOEFL ITP menguntungkan bagi institusi yang memerlukan cara yang hemat biaya dan efisien untuk menilai kemahiran berbahasa Inggris para mahasiswa mereka. Ini memberikan gambaran singkat tentang kemampuan berbahasa siswa dan membantu dalam penempatan kursus yang tepat.
Namun, perlu diingat bahwa skor ITP tidak selalu diterima untuk aplikasi visa atau beasiswa internasional, karena sifatnya yang lebih lokal. Untuk mempersiapkan, fokuslah pada latihan soal berbasis kertas, dan pertimbangkan untuk mengikuti kursus yang menekankan pada grammar dan vocabulary akademis untuk meningkatkan performa Anda.
TOEFL iBT (Pengujian Berbasis Internet)
TOEFL iBT, di sisi lain, adalah format ujian TOEFL yang paling dikenal dan diterima. Ini menilai setiap dari empat kemampuan berbahasa: berbicara, menulis, mendengarkan, dan membaca. Sesuai dengan namanya, ujian ini dilaksanakan secara online, memberikan fleksibilitas lebih besar bagi peserta tes dalam hal lokasi dan jadwal.
Diluncurkan pada tahun 2005, TOEFL iBT telah berevolusi dengan integrasi AI untuk penilaian speaking dan writing, memastikan hasil yang lebih akurat dan cepat. Dalam bagian speaking, misalnya, Anda harus merespons prompt seperti mengintegrasikan informasi dari teks dan audio, yang mensimulasikan diskusi kelas nyata. Ini membuat iBT sangat relevan untuk studi di luar negeri, di mana kemampuan komunikasi terintegrasi sangat penting.
Format TOEFL iBT dikenal karena evaluasi komprehensif terhadap kemahiran berbahasa Inggris seorang kandidat. Ini mencakup tugas-tugas seperti membaca bacaan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan, mendengarkan ceramah dan percakapan, menyatakan pendapat secara lisan, dan menulis esai. Format ini disukai oleh universitas dan organisasi di seluruh dunia sebagai ukuran yang dapat diandalkan terhadap kemampuan seseorang untuk berfungsi efektif dalam lingkungan akademis berbahasa Inggris.
Salah satu insight penting adalah bahwa pada tahun 2025, ETS telah memperkenalkan fitur baru seperti adaptive testing di beberapa bagian, yang menyesuaikan kesulitan soal berdasarkan performa Anda, sehingga tes menjadi lebih efisien dan akurat dalam mengukur level kemampuan.
TOEFL PBT (Ujian Berbasis Kertas)
TOEFL PBT adalah versi tradisional berbasis kertas dari ujian ini. Meskipun menilai keterampilan mendengarkan, membaca, dan menulis, format ini tidak mencakup bagian berbicara terpisah seperti format iBT. Perlu dicatat bahwa ketersediaan format PBT telah berkurang, dengan banyak wilayah beralih ke format iBT karena evaluasi keterampilan bahasanya yang lebih luas.
Menurut update terbaru pada 2025, TOEFL PBT telah sepenuhnya dihentikan di sebagian besar negara, kecuali di area dengan infrastruktur internet yang sangat terbatas. Ini berarti jika Anda mencari format ini, Anda mungkin perlu memeriksa ketersediaan lokal. PBT dulunya populer karena kesederhanaannya, tetapi kekurangannya dalam menilai speaking membuatnya kurang kompetitif dibandingkan iBT.
TOEFL PBT masih dapat berharga dalam situasi tertentu, terutama di wilayah-wilayah di mana akses internet mungkin menjadi tantangan. Namun, keterbatasannya dalam menilai kemampuan berbicara mungkin mendorong institusi untuk meminta bukti tambahan tentang kemahiran berbicara berbahasa Inggris.
Baca juga: Daftar dan biaya lima tempat yang disarankan untuk mengikuti Tes TOEFL!
Untuk transisi dari PBT ke iBT, banyak peserta menemukan bahwa latihan online dapat membantu mengatasi ketidaknyamanan teknologi, dan ETS menyediakan sumber daya gratis untuk adaptasi ini.
Format TOEFL Mana yang Harus Anda Pilih?

Pilihan antara TOEFL ITP, iBT, dan PBT tergantung pada tujuan dan keadaan spesifik Anda. Berikut beberapa skenario yang perlu dipertimbangkan:
Memilih format yang tepat bisa menjadi langkah krusial dalam perjalanan karir atau pendidikan Anda. Pertimbangkan tidak hanya persyaratan saat ini, tetapi juga bagaimana skor tersebut dapat digunakan di masa depan, seperti untuk promosi pekerjaan atau migrasi.
Penerimaan Akademis
Jika tujuan Anda adalah melamar program sarjana atau pascasarjana di negara-negara berbahasa Inggris, TOEFL iBT adalah pilihan paling sesuai. Banyak universitas mensyaratkan skor TOEFL iBT untuk penerimaan, karena ujian ini menilai semua empat kemampuan berbahasa dan mencerminkan lingkungan akademis.
Universitas seperti Harvard atau Oxford sering menetapkan skor minimum 100 untuk iBT, dan memiliki skor tinggi dapat meningkatkan peluang beasiswa. Tips: Mulailah persiapan dengan mempelajari materi akademis seperti jurnal ilmiah untuk bagian reading dan listening.
Kemahiran Bahasa untuk Pekerjaan
Jika Anda perlu membuktikan kemahiran berbahasa Inggris untuk pekerjaan atau sertifikasi profesional, periksa persyaratan industri atau pemberi kerja Anda. Dalam kebanyakan kasus, skor TOEFL iBT lebih disukai karena evaluasi menyeluruh terhadap kemahiran berbahasa.
Di bidang seperti IT atau bisnis internasional, kemampuan speaking dari iBT sangat dihargai untuk meeting virtual. Insight: Banyak perusahaan multinasional menerima skor di atas 90 sebagai bukti kemampuan berkomunikasi efektif.
Penilaian Internal oleh Institusi
Jika Anda menghadiri sekolah atau institusi bahasa yang mensyaratkan penilaian bahasa Inggris untuk tujuan internal saja, TOEFL ITP mungkin cocok. Namun, ingat bahwa format ini tidak secara luas diterima untuk penerimaan universitas.
Institusi seperti universitas lokal sering menggunakan ITP untuk placement test, membantu siswa memilih kelas yang sesuai level mereka. Jika skor rendah, ikuti kursus remedial untuk meningkatkan.
Jika kamu masih bingung mau ambil jenis tes TOEFL apa? Yuk coba kenalan dulu dengan salah satu nya disini.
Persyaratan Visa

Beberapa negara mensyaratkan kemahiran berbahasa Inggris sebagai bagian dari proses aplikasi visa. Periksa persyaratan ujian bahasa Inggris spesifik dari negara yang Anda ajukan. Seringkali, skor TOEFL iBT lebih disukai.
Negara seperti AS atau Kanada sering memerlukan skor minimal 79 untuk visa studi, dan iBT dianggap lebih valid karena mencakup speaking. Pastikan skor Anda masih berlaku saat aplikasi.
Tujuan dan Preferensi Pribadi
Pertimbangkan kekuatan dan preferensi Anda sendiri. Jika Anda lebih nyaman dengan ujian berbasis kertas tradisional, TOEFL PBT mungkin menjadi pilihan. Jika Anda tekno-maju dan menginginkan evaluasi menyeluruh terhadap semua kemampuan berbahasa, TOEFL iBT adalah pilihan yang tepat.
Jika Anda introvert, bagian speaking iBT mungkin menantang, jadi latihlah dengan rekaman diri. Sebaliknya, jika Anda suka teknologi, iBT menawarkan pengalaman yang lebih interaktif.
Penilaian Kemampuan Berbicara
Jika Anda ingin kemampuan berbicara Anda dinilai, TOEFL iBT adalah satu-satunya format yang mencakup bagian Berbicara. Ini penting jika Anda mendaftar program atau pekerjaan yang membutuhkan keterampilan komunikasi lisan yang kuat.
Bagian ini terdiri dari 4 tugas, termasuk integrated speaking, yang menguji kemampuan sintetis informasi. Tips: Praktik dengan timer untuk membangun kepercayaan diri.
Ingatlah bahwa institusi dan organisasi individu memiliki persyaratan yang berbeda, sehingga penting untuk melakukan penelitian dan mengonfirmasi format TOEFL yang mereka terima. Sebelum membuat keputusan, nilai tujuan Anda, ketersediaan format di daerah Anda, dan persyaratan spesifik dari institusi atau pemberi kerja target Anda.
Dengan riset yang teliti, Anda dapat menghindari kesalahan umum seperti memilih format yang salah, yang bisa menunda rencana Anda.
Skor
Skor TOEFL (Tes Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing) dirancang untuk mengukur kemahiran berbahasa Inggris Anda. Setiap format—TOEFL ITP, TOEFL iBT, dan TOEFL PBT—memiliki sistem penilaian masing-masing. Mari kita jelajahi mekanisme penilaian untuk setiap format:
Skor bukan hanya angka; mereka merepresentasikan level CEFR (Common European Framework of Reference for Languages), membantu institusi memahami kemampuan Anda secara global.
TOEFL ITP (Program Pengujian Institusional)
Skor Total: Skor total untuk TOEFL ITP umumnya berkisar antara 310 hingga 677 poin.
Bagian: Tes ini terdiri dari tiga bagian: Pemahaman Mendengarkan, Struktur dan Ekspresi Tertulis, dan Pemahaman Membaca. Tidak ada bagian Berbicara terpisah.
Rentang Penilaian: Setiap bagian dinilai secara individu, dan skornya kemudian digabungkan untuk menghitung skor total. Skor bagian biasanya berkisar antara 31 hingga 68 poin.
Skor 500 sering dianggap sebagai benchmark untuk level intermediate, cukup untuk penempatan kursus dasar.
TOEFL iBT (Ujian Berbasis Internet)
Skor Total: Skor total untuk TOEFL iBT berkisar dari 0 hingga 120 poin.
Bagian: Ujian ini terdiri dari empat bagian: berbicara, menulis, mendengarkan, dan membaca. Untuk mendapatkan skor akhir, skor individu untuk setiap bagian dijumlahkan.
Rentang Penilaian: Untuk setiap bagian, rentang skor dapat bervariasi. Biasanya, bagian Membaca dan Mendengarkan dinilai dari 30 poin masing-masing, sedangkan bagian Berbicara dan Menulis dinilai dari 30 dan 20 poin, secara berurutan.
Pada 2025, ETS telah menyesuaikan skala untuk lebih selaras dengan kebutuhan digital, dengan feedback rinci per bagian.
TOEFL PBT (Ujian Berbasis Kertas)
Skor Total: Skor total untuk TOEFL PBT berkisar dari 310 hingga 677 poin.
Bagian: Serupa dengan TOEFL ITP, PBT terdiri dari tiga bagian: Pemahaman Mendengarkan, Struktur dan Ekspresi Tertulis, dan Pemahaman Membaca. Tidak ada bagian Berbicara terpisah.
Rentang Penilaian: Setiap bagian dinilai secara individu, dan skornya kemudian digabungkan untuk menghitung skor total. Skor bagian biasanya berkisar antara 31 hingga 68 poin.
Baca juga: Skor TOEFL yang Dibutuhkan di Beberapa Universitas Terkemuka
Konversi dari PBT ke iBT sekitar 550 PBT setara dengan 79 iBT, tapi gunakan tabel resmi ETS.
Membandingkan Penilaian

Baik TOEFL ITP maupun TOEFL PBT memiliki rentang penilaian yang serupa, tetapi mereka berbeda dalam konten dan administrasi. TOEFL PBT ditawarkan dalam format berbasis kertas, sedangkan TOEFL ITP sering digunakan untuk penilaian internal di dalam institusi.
Di sisi lain, TOEFL iBT menilai semua empat keterampilan berbahasa dan memberikan skor total dalam skala 0 hingga 120. Penyertaan bagian Berbicara membedakannya dari format lainnya.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa iBT lebih holistik, sementara ITP dan PBT lebih fokus pada skills pasif.
Menginterpretasikan Skor
Skor TOEFL Anda memberikan indikasi kemahiran berbahasa Inggris Anda. Institusi dan pemberi kerja memiliki persyaratan skor mereka sendiri untuk penerimaan atau pekerjaan.
Skor yang lebih tinggi mencerminkan keterampilan bahasa yang lebih kuat. Penting untuk memeriksa persyaratan skor dari institusi atau pemberi kerja target Anda dan berupaya mencapai skor yang sejajar dengan tujuan Anda.
Misalnya, skor iBT 90-100 menunjukkan level advanced, cocok untuk program master kompetitif.
Masa Berlaku Skor
Hasil ujian TOEFL biasanya berlaku selama dua tahun sejak tanggal ujian. Setelah periode tersebut, skor mungkin tidak diterima untuk tujuan penerimaan atau pekerjaan.
Ingatlah bahwa skor setiap format unik, dan pilihan format harus didasarkan pada tujuan Anda, persyaratan institusi, dan kekuatan pribadi Anda. Disarankan untuk meninjau sumber daya dan panduan resmi TOEFL untuk informasi yang akurat dan terkini tentang penilaian.
Jika sudah memilih jenis tes apa yang akan kamu ambil, sekarang baca disini untuk mendapatkan strategi-strategi agar kamu bisa mendapatkan skor TOEFL yang kamu harapkan.
Rencanakan tes Anda setidaknya 3-6 bulan sebelum deadline untuk memiliki waktu retake jika diperlukan.
Tips untuk Memilih Format yang Tepat

- Pahami Tujuan Anda: Kenali apakah tujuan Anda adalah penerimaan akademis, pekerjaan, atau penilaian pribadi. Sesuaikan pilihan Anda dengan ambisi Anda.
- Jika tujuan akademis, prioritaskan iBT; untuk internal, ITP cukup. Evaluasi jangka panjang untuk menghindari tes ulang.
- Teliti Persyaratan Institusi: Periksa persyaratan kemahiran berbahasa Inggris dari universitas, pemberi kerja, atau negara yang Anda tuju. Sebagian besar institusi akademis lebih memilih TOEFL iBT untuk penerimaan.
- Gunakan situs resmi universitas atau hubungi admissions untuk konfirmasi, karena persyaratan bisa berubah tahunan.
- Perhatikan Kenyamanan Teknologi: Jika Anda nyaman dengan teknologi dan menginginkan evaluasi menyeluruh, TOEFL iBT adalah pilihan yang tepat. Jika Anda lebih suka ujian tradisional, TOEFL PBT mungkin cocok.
- Latih diri dengan software tes jika memilih iBT untuk mengurangi stres hari tes.
- Penilaian Kemahiran Berbicara: Jika jalur yang Anda pilih membutuhkan keterampilan berbicara yang kuat, pilih TOEFL iBT karena ini satu-satunya format yang mencakup bagian Berbicara.
- Praktik speaking dengan partner atau app untuk meningkatkan fluency dan pronunciation.
- Akses Internet: Jika Anda berada di daerah dengan akses internet terbatas, TOEFL PBT mungkin menjadi pilihan yang layak, tetapi ingatlah bahwa popularitasnya menurun.
- Periksa pusat tes terdekat dan pertimbangkan travel jika diperlukan.
Memilih format TOEFL yang tepat krusial untuk mencapai aspirasi linguistik dan akademis Anda. TOEFL ITP, TOEFL iBT, dan TOEFL PBT melayani beragam kebutuhan, dari penerimaan akademis hingga sertifikasi pekerjaan. Utamakan riset, kekuatan pribadi, dan persyaratan institusi target untuk membuat keputusan yang terinformasi. Perjalanan menuju keunggulan bahasa Inggris dimulai dengan memilih format yang sesuai dengan ambisi Anda.
Dengan tips ini, Anda dapat mengoptimalkan persiapan dan mencapai skor optimal, membuka pintu peluang baru.
FAQs
Apakah semua format TOEFL diterima secara universal untuk penerimaan?
Tidak, TOEFL iBT adalah format yang paling banyak diterima untuk penerimaan akademis dan diakui oleh sebagian besar universitas.
ITP sering hanya untuk internal, sementara PBT jarang diterima karena discontinued. Selalu verifikasi dengan institusi.
Bagaimana jika saya ingin keterampilan berbicara saya dinilai?
Pilih TOEFL iBT, karena hanya format ini yang mencakup bagian Berbicara yang khusus.
Ini mencakup tugas independent dan integrated, memberikan penilaian komprehensif.
Di era digital saat ini, apakah TOEFL PBT masih relevan?
Popularitas ujian online telah mengurangi kegunaan TOEFL PBT. Format ini biasanya tersedia di tempat-tempat dengan konektivitas internet yang buruk.
Pada 2025, sangat jarang, jadi pertimbangkan alternatif seperti iBT home edition.
Apakah saya bisa memilih format berdasarkan preferensi pribadi?
Meskipun preferensi pribadi penting, pilihan Anda harus sejalan dengan tujuan dan persyaratan institusi target Anda.
Keseimbangan antara kenyamanan dan penerimaan adalah kunci.
Apakah saya bisa beralih antara format untuk tujuan yang berbeda?
Ya, Anda bisa memilih format yang berbeda berdasarkan tujuan Anda. Namun, pastikan Anda memenuhi persyaratan khusus untuk setiap tujuan.
Misalnya, ITP untuk internal, iBT untuk internasional.
Bagaimana cara saya mempersiapkan diri untuk format TOEFL yang dipilih?
Tidak peduli formatnya, latih semua keterampilan berbahasa – membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis. Kenali persyaratan format yang akan Anda ambil.
Gunakan buku resmi ETS, app, dan kursus online untuk simulasi tes.
Apakah saya bisa mengonversi skor antara format yang berbeda?
Konversi skor antara format tidak sederhana karena perbedaan konten dan penilaian. Lebih baik merujuk pada pedoman konversi resmi jika disediakan.
ETS menyediakan tabel konversi, tapi institusi mungkin tidak menerimanya secara langsung.
Bagaimana cara saya mengetahui format seperti apa yang diterima oleh sekolah tertentu?
Untuk informasi yang paling akurat dan terbaru, kunjungi situs web resmi institusi atau hubungi kantor penerimaan.
Mengarungi dunia format-format TOEFL memerlukan pendekatan yang berpikir. Pertimbangkan tujuan Anda, lakukan riset secara menyeluruh, dan buat keputusan yang terinformasi yang sejalan dengan ambisi Anda.
Nah, sekarang Anda sudah tau kan apa saja yang harus Anda persiapkan. Yuk mulai persiapan TOEFL untuk mendapatkan skor yang sesuai dengan persyaratan universitas yang Anda tuju. Sudah banyak test-test online di internet, tapi masih bingung? Gabung dengan kami sekarang.
Dengan panduan ini, Anda siap menghadapi TOEFL dengan percaya diri, memaksimalkan potensi bahasa Inggris Anda untuk kesuksesan global.
